KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — PT TIMAH Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penyaluran bantuan sarana perikanan kepada Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang, Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Senin (26/1/2026)
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program rutin perusahaan yang ditujukan untuk membantu kelompok nelayan di wilayah operasional PT TIMAH Tbk, dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.
Dalam kegiatan tersebut, PT TIMAH Tbk menyerahkan sejumlah peralatan penunjang aktivitas penangkapan ikan, yakni kawat bubu, tali untuk pembuatan rumpon, serta satu unit mesin tempel berkekuatan 9,5 PK. Bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan nelayan setempat yang mayoritas masih menggunakan alat tangkap tradisional seperti bubu dan rumpon.
Ketua Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang, Harman, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan PT TIMAH Tbk sangat relevan dan tepat sasaran, mengingat kondisi geografis wilayah pesisir Air Gantang, khususnya Dusun Penganak, yang letaknya berdekatan langsung dengan laut.
“Nelayan di sini memang kebutuhannya seperti bubu dan rumpon. Mesin tempel juga sangat membantu, karena sebelumnya banyak nelayan hanya bisa melaut di sekitar pinggir pantai akibat keterbatasan mesin,” ujar Harman.
Ia menjelaskan, Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang memiliki anggota hampir 100 orang yang berasal dari beberapa dusun, termasuk Dusun Penganak. Dengan jumlah anggota yang cukup banyak, pengelolaan bantuan dilakukan secara kolektif agar manfaatnya bisa dirasakan secara merata.
Menurut Harman, mesin tempel yang diberikan tidak dimiliki secara pribadi oleh anggota kelompok, melainkan digunakan secara bergiliran sesuai kesepakatan dan aturan kelompok. Skema ini diterapkan agar bantuan benar-benar berdampak luas dan tidak hanya dinikmati oleh segelintir pihak.
“Kalau sesuai aturan kelompok, bantuan tidak boleh dimiliki perorangan. Digilir supaya semua nelayan bisa merasakan manfaatnya. Jadi ini benar-benar untuk kepentingan bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Harman juga menyinggung soal dinamika aktivitas ekonomi di wilayah pesisir, termasuk keberadaan pertambangan. Ia menilai, aktivitas pertambangan dan nelayan di laut pada prinsipnya dapat berjalan berdampingan apabila dikelola dengan baik dan dilandasi saling pengertian.
“Kalau dikelola dengan baik, aktivitas pertambangan dan nelayan bisa berjalan bersama. Ini menjadi dua sumber ekonomi masyarakat yang saling mendukung,” katanya.
Atas bantuan yang diterima, pengurus dan anggota Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang menyampaikan apresiasi kepada PT TIMAH Tbk atas perhatian dan kepeduliannya terhadap nelayan tradisional.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian PT TIMAH. Harapannya, hasil tangkapan nelayan semakin meningkat dan kesejahteraan anggota kelompok juga ikut naik,” tutup Harman.
Melalui program bantuan sarana perikanan ini, PT TIMAH Tbk terus berupaya hadir memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi lokal di wilayah operasionalnya. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)










