KBOBABEL.COM (BANGKA) – Komitmen PT Timah terhadap pengelolaan lingkungan hidup terus diwujudkan melalui berbagai program nyata yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Salah satunya adalah kegiatan yang digelar oleh Division Engineering & Operation Excellence PT Timah dengan mengusung program HARI-CERDAS (Helipad, Asri, Rapi, dan Indah – Cerminan Edukasi Ramah Lingkungan dan Dedikasi untuk Alam yang Sehat). Jumat (4/7/2025)
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (3/7/2025) di kawasan Helipad Balai Karya, Kelurahan Air Kantung, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Dalam kegiatan tersebut, PT Timah mengajak masyarakat, pemerintah Kabupaten Bangka, dan sejumlah pihak lain untuk bersama-sama melakukan gotong royong serta menyerahkan sejumlah bantuan terkait lingkungan.
Program ini menjadi wujud kolaborasi antara PT Timah dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Lingkungan Air Kantung Kelurahan Sungailiat, serta Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI). Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan potensi keekonomian, energi terbarukan, serta menjaga ruang terbuka hijau di kawasan tersebut.
Selain gotong royong, Division Engineering & Operation Excellence PT Timah juga menyerahkan bantuan berupa kontainer sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka. Bantuan lain yang diserahkan termasuk bibit tanaman untuk Kelompok Tani Desa Nangnung, bantuan kayu untuk METI yang akan diolah menjadi biomassa, bibit pohon buah untuk Rumah Kompos KSM Resam, serta tong sampah untuk SD Negeri 1 Pemali yang merupakan sekolah Adiwiyata.
Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan pengiriman produksi perdana biomassa PT Timah Balai Karya untuk METI. Biomassa tersebut merupakan hasil dari penataan lahan yang dilakukan PT Timah sebagai bagian dari implementasi program energi baru dan terbarukan.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang terhadap lingkungan, pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). MoU pertama antara PT Timah Division Engineering & Operation Excellence dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka mengenai penanaman pohon Angsana untuk mendukung ketahanan energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca tahun 2025 di Kawasan Industri Balai Karya Sungailiat.
MoU kedua dilakukan antara PT Timah dengan METI, sedangkan MoU ketiga dengan Kelompok Tani Desa Nangnung Kelurahan Sungailiat. Penandatanganan MoU ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Ismir Rachmaddinianto, mengapresiasi langkah PT Timah yang konsisten mendukung pengelolaan lingkungan di daerah tersebut. Ia menyebut, masalah sampah masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Bangka.
“Sampah menjadi persoalan serius di Kabupaten Bangka mengingat masih banyaknya masyarakat yang belum peduli untuk melakukan pengelolaan sampah,” kata Ismir.
Selain itu, ia juga menyampaikan penghargaan atas kontribusi PT Timah dalam membantu Kelompok Tani Nangnung, KSM Resam, dan SD Negeri 1 Pemali dalam meningkatkan sarana dan prasarana pengelolaan lingkungan.
“Sinergi dan kolaborasi yang terjalin antara PT Timah dengan Pemerintah Kabupaten Bangka, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, berjalan dengan baik dan berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan dilaksanakan bersama, tidak hanya hari ini saja. Namun beberapa kegiatan lainnya seperti penenggelaman rumpon, bersih pantai, dan lainnya. Semoga sinergi ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua 3 Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Widi Pancono, menyatakan bahwa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan implementasi nyata Environmental, Social, and Governance (ESG) PT Timah.
“Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu bentuk implementasi ESG yang dilaksanakan PT Timah yang mendukung berbagai sektor seperti ketahanan pangan, energi, dan pengelolaan lingkungan,” ujar Widi.
Ia menambahkan bahwa sebelumnya METI bersama PT Timah juga telah memiliki kebun energi dengan menanam pohon Angsana. Menurutnya, kegiatan kali ini merupakan kelanjutan dari kerja sama tersebut, di mana PT Timah mengirimkan produk kayu hasil penataan lahan yang akan diolah menjadi biomassa.
“Kegiatan hari ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya, dimana PT Timah mengirimkan produk berupa kayu dari hasil penataan lahan yang dilakukan yang nantinya akan diolah untuk menjadi biomassa untuk mendukung energi baru dan terbarukan,” jelas Widi.
METI juga turut menyerahkan bibit pohon Angsana yang akan digunakan untuk program replanting, menggantikan pohon yang telah ditata sebelumnya.
Sementara itu, Department Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, menegaskan bahwa PT Timah selalu mengedepankan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di setiap wilayah operasionalnya.
“PT Timah melaksanakan pengelolaan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan berbagai sektor, sehingga nantinya tidak hanya bisa memberikan dampak ekologi tapi juga ekonomi masyarakat sekitar. Seperti hari ini dilaksanakan di Division Engineering & Operation Excellence. Semoga kedepan sinergi dan kolaborasi ini dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” tutur Anggi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen PT Timah dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menjaga lingkungan, mengurangi emisi, serta memperkuat ketahanan energi melalui sumber energi terbarukan. Sinergi lintas sektor yang dilakukan PT Timah diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem dan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)