KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Warga Kota Pangkalpinang kembali menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ulang Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2025 yang digelar serentak pada Rabu (27/8/2025). Pemungutan suara yang berlangsung hingga pukul 13.00 WIB itu langsung diikuti dengan rilis hasil hitung cepat atau quick count oleh sejumlah lembaga survei. Kamis (28/8/2025)
Salah satunya datang dari Elekta Research Center Universitas Pertiba (Uniper). Lembaga survei ini menyampaikan hasil penghitungan cepat internal mereka pada pukul 16.50 WIB. Direktur Elekta Research Center, Divo Dharma Silalahi, menyebut pasangan calon nomor urut 3, Prof. Saparudin – Dessy Ayutrisna, sementara unggul dengan perolehan 40,03 persen suara.
“Dari 314 TPS yang ada di Kota Pangkalpinang, suara masuk baru 46,5 persen atau sekitar 51.761 suara. Artinya, masih bisa ada kejutan karena data yang masuk belum mencapai 50 persen,” jelas Divo.
Menurut data sementara dari Elekta Research Center, hasil quick count Pilkada Ulang Pangkalpinang adalah sebagai berikut:
-
Pasangan nomor urut 3 (Prof. Saparudin – Dessy Ayutrisna): 40,03 persen
-
Pasangan nomor urut 2 (Maulan Aklil – Zeky Zamani): 27 persen
-
Pasangan nomor urut 4 (Basit Cinda – Dede Purnama Alzulami): 26,66 persen
-
Pasangan nomor urut 1 (Eka Mulya Putra – Radmida Dawam): 5,31 persen
Meski hasil tersebut menunjukkan keunggulan pasangan Udin–Desy, Divo menegaskan bahwa hasil quick count bukanlah keputusan final.
“Hasil tersebut belum final karena penghitungan resmi tetap dilakukan oleh KPU Pangkalpinang secara berjenjang,” tegasnya.
Euforia di Markas PDIP Pangkalpinang
Meski masih bersifat sementara, antusiasme terlihat jelas di markas DPC PDIP Kota Pangkalpinang. Ratusan simpatisan dan pendukung pasangan Prof. Saparudin – Dessy Ayutrisna berkumpul, tumpah ruah merayakan keunggulan versi quick count.
Suasana semakin meriah saat Prof. Saparudin hadir langsung di lokasi. Kehadirannya disambut dengan yel-yel khas pendukung, “Percaya Kite Pacak”, yang bergema di seluruh area markas partai. Bahkan, pasangan Udin–Desy juga menerima kalungan bunga dari simpatisan sebagai bentuk dukungan moral dan simbol rasa optimisme.
Ketua DPC PDIP Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, menyebut momentum ini merupakan catatan sejarah bagi masyarakat.
“Kami selaku tim kampanye Pemenangan Pasangan Udin–Dessy menyampaikan terima kasih pada masyarakat. Apa yang kita lihat hari ini adalah semangat perubahan dari warga Pangkalpinang,” ujarnya.
Bagi para pendukung, pesta demokrasi ulang ini menjadi wujud nyata partisipasi politik masyarakat Pangkalpinang yang ingin memastikan pilihannya benar-benar terwujud.
Kemenangan Sementara di Kabupaten Bangka
Euforia politik tidak hanya terjadi di Kota Pangkalpinang, tetapi juga terasa kuat di Kabupaten Bangka. Berdasarkan hasil quick count Charta Politika dan real count internal DPC PDIP Bangka, pasangan Fery Insani – Syahbudin diklaim unggul dalam pemilihan ulang kepala daerah di wilayah tersebut.
Raut bahagia tampak jelas pada wajah Fery Insani saat menerima ucapan selamat dari berbagai pihak di Kantor DPC PDIP Bangka. Namun, ia menegaskan bahwa kemenangan sementara ini tidak boleh membuat para pendukung terlena.
“Saya tidak mau melampaui batas. Hasil baik ini cukup disyukuri. Fokus kami tetap bekerja dan menjalankan amanah masyarakat,” kata Fery.
Sementara itu, Syahbudin menambahkan bahwa kemenangan ini juga menjadi beban konstitusional yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Apa yang diberikan masyarakat kepada kami harus dijalankan sesuai visi misi. Mari bersama-sama menyumbangkan ide dan tenaga untuk membangun Bangka yang lebih baik,” ungkapnya.
Hasil Resmi Tetap Menunggu KPU
Baik di Pangkalpinang maupun di Kabupaten Bangka, hasil quick count hanyalah gambaran awal yang bersifat sementara. Rekapitulasi resmi tetap berada di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang akan melakukan penghitungan suara secara berjenjang dari tingkat TPS, kecamatan, hingga kabupaten/kota.
Proses ini biasanya memerlukan waktu beberapa hari hingga akhirnya ditetapkan hasil resmi. Oleh karena itu, para pasangan calon dan pendukungnya diimbau untuk tetap menahan diri, menjaga kondusivitas, serta menunggu hasil final dari KPU.
Meski demikian, dinamika yang terjadi dalam Pilkada Ulang 27 Agustus 2025 ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Bangka Belitung untuk menentukan arah kepemimpinan daerah mereka ke depan. Tingkat partisipasi pemilih terpantau cukup tinggi, bahkan di beberapa TPS warga terlihat rela mengantre sejak pagi.
(Sumber: Bangka Pos, Editor: KBO Babel)