Rayakan Kemerdekaan, PT Timah Dukung Festival Pantai Menuang Jadi Magnet Wisata Baru di Bangka Tengah

Festival Pantai Menuang, PT Timah dan Komunitas Peduli Kampung Hidupkan Wisata Bangka Tengah di HUT ke-80 RI

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, PT Timah Tbk mendukung Komunitas Peduli Kampung Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka Tengah, yang akan menggelar rangkaian perlombaan di kawasan Pantai Menuang pada 6 September mendatang. Sabtu (30/8/2025)

Kegiatan ini dikemas dalam tajuk Festival Pantai Menuang yang mengusung semangat kemerdekaan sekaligus promosi pariwisata lokal. Festival ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk datang dan menikmati keindahan Pantai Menuang, yang memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan dengan kekayaan kearifan lokal masyarakat pesisir.

banner 336x280

Ketua Komunitas Peduli Kampung, Nurkholis, mengungkapkan festival tersebut akan diramaikan dengan sejumlah perlombaan tradisional hingga kegiatan santai yang bisa diikuti semua kalangan.

“Untuk Festival Menuang ini ada beberapa kegiatan yang akan kita laksanakan diantarnya jalan santai, lomba muket tarik, juga ada lomba untuk anak-anak dan ibu-ibu. Kegiatan ini merupakan untuk memperingati Hari Kemerdekaan juga,” kata Nurkholis.

Menurutnya, festival tersebut merupakan pengalaman pertama mereka dalam menggelar acara skala besar dengan dukungan langsung dari PT Timah Tbk. Dukungan tersebut, kata dia, sangat berarti dalam memperkenalkan Pantai Menuang kepada masyarakat luas.

“Disini kita ingin memperkenalkan wisata Pantai ini yang merupakan hasil reklamasi dari PT Timah dan masyarakat, yang kami coba untuk kami kenalkan ke masyarakat luas, agar menjadi sumber ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Selain sebagai sarana hiburan dan perayaan HUT ke-80 RI, kegiatan ini juga dirancang untuk menghidupkan kembali tradisi lokal, salah satunya melalui lomba pukat tarik. Nurkholis menyebutkan aktivitas ini merupakan kegiatan rutin nelayan di sekitar pantai, yang juga kerap menarik perhatian warga dari luar daerah.

“Selain itu, mereka juga menggelar lomba pukat tarik, sebab di laut mereka sering dilakukan aktivitas pukat tarik baik dari masyarakat sekitar, maupun dari luar daerah. Sehingga mereka ingin mengenalkan kepada wisatawan bahwa selain berwisata, mereka bisa mencari sumber daya laut yang ada di pantai ini seperti udang, ikan, dan kepiting,” jelasnya.

Menurutnya, keterlibatan nelayan dalam kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi baru. Wisatawan dapat menikmati pengalaman berkeliling pantai menggunakan perahu nelayan, sekaligus merasakan langsung kehidupan masyarakat pesisir.

“Kami juga berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat menjadi sumber ekonomi juga untuk para Nelayan, dimana mereka bisa menyewakan perahunya untuk para wisatawan yang ingin mengitari pantai yang ada di Desa kami ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, kehadiran PT Timah sebagai mitra kegiatan telah memberikan banyak kontribusi nyata bagi masyarakat setempat. Sebelumnya, perusahaan juga turut mendukung program lingkungan seperti penanaman mangrove di kawasan pantai.

“Semoga nanti ini bisa jadi agenda rutin untuk mengenalkan wisata pantai ini, kami juga akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengadakan kegiatan seperti camping dengan teman-teman pramuka dan lain sebagainya. Kami sangat bersyukur sekali, lagi-lagi PT Timah menjadi sponsor utama dalam kegiatan kami ini, semoga kolaborasi bersama PT Timah terus terjalin,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival Pantai Menuang, Asmawati, menyampaikan bahwa pihaknya ingin menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan Desa Baskara Bakti. Menurutnya, festival tersebut bukan hanya menghidupkan semangat kebersamaan, tetapi juga berpotensi besar mendorong ekonomi lokal.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan di Desa Baskara Bakti serta dapat menjadi penggerak ekonomi juga, terutama untuk UMKM, dimana dengan meningkatnya pengunjung atau wisatawan, bisa membantu UMKM kami dan juga memperkenalkan wisata dan hasil laut yang ada di Desa kami,” ujarnya.

Asmawati menjelaskan bahwa Pantai Menuang memiliki banyak daya tarik yang bisa diunggulkan. Salah satunya adalah keberadaan kolong yang dapat dimanfaatkan para pemancing, serta panorama matahari terbenam yang menawan.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya sinergi masyarakat dengan PT Timah untuk membangun daerah. Ia berharap paradigma masyarakat terhadap perusahaan tambang tersebut semakin positif melalui berbagai kolaborasi nyata.

“Mudah-mudahan PT Timah juga tidak bosan-bosannya dalam membantu kami, serta kami juga berharap masyarakat dapat membuka mindsetnya bahwa PT Timah dapat berkolaborasi bersama masyarakat, dan bukan hanya mengambil keuntungan saja. Dan tentunya PT Timah dapat terus bersinergi dalam membangun Bangka Belitung kedepannya,” tutupnya.

Festival Pantai Menuang menjadi momentum penting tidak hanya sebagai ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan destinasi wisata baru yang lahir dari kolaborasi masyarakat dan perusahaan. Dengan dukungan berbagai pihak, Pantai Menuang diharapkan terus berkembang menjadi ikon wisata Bangka Tengah, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir dan pelaku UMKM. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *