Rela Tinggalkan Kampung Halaman, Sarah Kejar Impian di Pemali Boarding School PT Timah

Demi Cita-Cita, Siswi Asal Kundur Ini Menempuh Pendidikan Jauh dari Keluarga di Bangka

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA) – PT Timah Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah operasionalnya. Melalui program Pemali Boarding School, perusahaan tambang ini memberikan beasiswa penuh kepada 36 siswa terpilih untuk jenjang SMA di SMA Negeri 1 Pemali pada tahun ajaran 2025/2026. Senin (14/7/2025)

Puluhan siswa tersebut berasal dari berbagai daerah, termasuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau. Mereka merupakan generasi muda yang telah melewati serangkaian tahapan seleksi ketat, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, psikotes, tes potensi akademik hingga survei lapangan.

banner 336x280

Para penerima beasiswa datang dari latar belakang yang beragam dan wilayah yang berjauhan. Namun, semangat mereka untuk menuntut ilmu demi masa depan yang lebih baik begitu besar. Salah satunya adalah Sarah Syazana Aghina, siswi asal Kundur, Kepulauan Riau, yang kini harus meninggalkan kampung halaman serta keluarganya demi pendidikan.

Di usia yang baru 15 tahun, Sarah memberanikan diri merantau ke Pulau Bangka seorang diri untuk memulai pendidikan di Pemali Boarding School. Keputusan ini tentu tidak mudah, apalagi tanpa pendampingan orang tua. Namun, tekad kuat untuk meraih cita-cita menjadi alasan utamanya.

“Waktu awal tahu ada program ini, Sarah sangat berharap Sarah diterima agar bisa menempuh pendidikan yang berkualitas dan membuktikan ke orang tua kalau Sarah mampu menjadi anak yang mandiri. Sarah rela untuk berjauhan dari keluarga dan teman untuk menggapai cita-cita Sarah,” cerita Sarah dengan mata yang berkaca-kaca.

Ia mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh PT Timah, karena melalui program ini, dirinya bisa mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa harus membebani kedua orang tuanya secara finansial.

“Alhamdulillah Sarah bisa bersekolah gratis dengan kualitas yang bagus, Sarah sangat berterima kasih kepada PT Timah yang sudah memberikan kesempatan bagi Sarah untuk mendapatkan beasiswa Pemali Boarding School,” ungkapnya penuh rasa haru.

Program Pemali Boarding School bukan hanya memberikan fasilitas pendidikan formal, tetapi juga menekankan pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Selama tiga tahun ke depan, SMA Negeri 1 Pemali akan menjadi rumah kedua bagi para siswa-siswi penerima beasiswa ini.

Kepala SMA Negeri 1 Pemali, Eflina, menyampaikan apresiasi kepada para siswa-siswi yang telah berani merantau dan memilih pendidikan sebagai jalan untuk mengubah masa depan mereka.

“Anak-anak ini datang dari berbagai daerah, semangatnya sangat luar biasa. Saya juga sempat menyapa anak-anak dan memberikan dukungan penuh untuk mereka menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Pemali,” ucap Eflina.

Menurutnya, para siswa penerima beasiswa Pemali Boarding School memiliki karakter yang cukup unik dibandingkan siswa lainnya di SMA Negeri 1 Pemali. Hal ini karena mereka telah melewati proses seleksi yang ketat dan menjalani pendidikan berasrama yang menekankan pembentukan mental serta kepemimpinan.

“Untuk anak-anak penerima beasiswa Pemali Boarding School ini saya rasa memiliki karakteristik yang cukup berbeda dengan yang lainnya. Mungkin karena mereka juga ditempa dengan pendidikan karakter dan kepemimpinan yang baik di asrama, mereka menjadi anak yang pemberani, percaya diri, dan mental seorang pemimpin,” jelasnya.

Program Pemali Boarding School merupakan program beasiswa unggulan PT Timah yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade. Program ini menjadi wujud nyata kontribusi PT Timah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul di wilayah lingkar tambang. Dengan sistem pendidikan berasrama, para siswa dibimbing untuk tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, serta kemampuan kepemimpinan.

PT Timah berharap, melalui program ini, para penerima beasiswa dapat menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif di daerah asalnya masing-masing. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menjadi calon-calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas dan kompetensi.

Kisah Sarah Syazana Aghina menjadi salah satu bukti bagaimana program ini mampu membuka jalan bagi anak-anak bangsa untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik. Meski harus berjuang jauh dari keluarga di tanah rantau, semangatnya untuk belajar dan berprestasi menjadi inspirasi bagi banyak orang.

(Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *