
KBOBABEL.COM (BELINYU) — Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu, Kabupaten Bangka, Senin (16/3/2026) sore. Ratusan pemudik asal Kepulauan Bangka Belitung yang selama ini merantau di berbagai daerah akhirnya tiba kembali di kampung halaman melalui program Mudik Gratis 2026 menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut. Selasa (17/3/2026)
Kedatangan para pemudik tersebut disambut langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran orang nomor satu di Bangka Belitung itu menjadi simbol perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat perantau yang pulang untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.

Setibanya kapal di pelabuhan, para pemudik tampak antusias turun dari kapal sambil membawa barang bawaan mereka. Sebagian di antaranya terlihat tak kuasa menahan haru karena akhirnya dapat kembali ke kampung halaman setelah sekian lama merantau. Kehadiran Gubernur yang menyambut langsung di lokasi pun disambut hangat oleh para pemudik.
Dengan penuh kehangatan, Hidayat Arsani menyapa para pemudik yang baru turun dari kapal. Ia menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus rasa syukur karena perjalanan mudik berjalan lancar hingga tiba di Bangka Belitung dengan selamat.
“Selamat datang sepradik-sepradik di kampung halaman. Kita sudah dibantu oleh TNI AL mulai dari keberangkatan hari Minggu kemarin hingga hari ini tiba di Babel. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa menyiapkan fasilitas seperti ini lagi,” ujar Hidayat Arsani saat menyambut pemudik.
Program Mudik Gratis ini merupakan inisiatif dari TNI Angkatan Laut yang setiap tahun memanfaatkan Kapal Perang Republik Indonesia untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri. Program ini tidak hanya menyediakan transportasi laut gratis bagi penumpang, tetapi juga memberi kesempatan bagi pemudik untuk membawa kendaraan pribadi seperti sepeda motor.
Pada tahun 2026, program tersebut terlaksana melalui kolaborasi berbagai pihak. Selain TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kegiatan ini juga didukung oleh Ikatan Keluarga Masyarakat (IKM) Babel, Bank Sumsel Babel, serta PT Timah Tbk.
Sebanyak 1.100 pemudik asal Bangka Belitung diberangkatkan dari Jakarta menggunakan KRI Semarang-594 dengan rute pelayaran Jakarta–Bangka–Belitung. Kapal tersebut berangkat dari Jakarta pada Minggu (15/3/2026) dan tiba di Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu pada Senin sore.
Menurut Gubernur Hidayat, program mudik gratis seperti ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para perantau yang ingin pulang kampung namun terkendala biaya transportasi yang cukup tinggi menjelang Lebaran.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan terus mendukung dan mendorong agar program mudik gratis dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Baginya, program ini merupakan bentuk nyata pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Pemprov Babel tidak lain dan tidak bukan hanya ingin berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Negeri kita adalah negeri yang penuh dengan rasa tanggung jawab,” tegasnya.
Selama perjalanan dari Jakarta menuju Bangka Belitung, para pemudik juga mendapatkan berbagai fasilitas dari pihak penyelenggara. Mereka disediakan makanan untuk berbuka puasa dan sahur selama berada di atas kapal, sehingga perjalanan tetap nyaman meskipun berlangsung cukup lama.
Tidak hanya itu, setibanya di Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu, para pemudik juga langsung difasilitasi dengan transportasi lanjutan menuju berbagai daerah di Bangka Belitung. Hal ini dilakukan untuk memastikan para pemudik dapat melanjutkan perjalanan ke kampung halaman masing-masing dengan lebih mudah dan aman.
Sebanyak 10 unit bus yang disediakan oleh PT Timah Tbk serta enam unit bus dari Pemerintah Kabupaten Bangka dan Pemerintah Kota Pangkalpinang disiapkan untuk mengantar para pemudik menuju berbagai wilayah tujuan di Bangka Belitung.
Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program mudik gratis ini. Menurutnya, keberhasilan program tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, TNI Angkatan Laut, serta berbagai pihak pendukung lainnya.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, saya mengucapkan terima kasih kepada nahkoda, TNI AL, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Berkat kerja sama ini, arus mudik dapat berjalan lancar dan masyarakat bisa pulang dengan aman,” ujarnya.
Ia juga berharap program mudik gratis dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, baik dari segi jumlah peserta maupun fasilitas yang diberikan kepada para pemudik.
Menurutnya, program seperti ini tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para perantau untuk kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halaman saat Hari Raya Idulfitri.
Turut hadir dalam kegiatan penyambutan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Bupati Bangka, Penjabat Sekretaris Daerah, serta jajaran pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Bagi para pemudik, program mudik gratis ini bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman. Lebih dari itu, program ini menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi para perantau yang akhirnya bisa kembali memeluk keluarga setelah sekian lama berada jauh dari rumah.
Dengan adanya program ini, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung bersama TNI Angkatan Laut berharap tradisi mudik Lebaran dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat, khususnya warga Bangka Belitung yang merantau di berbagai daerah di Indonesia. (Faras Prakasa/KBO Babel)















