KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin, menghadiri pembukaan acara BEKISAH (Berbagi Ekonomi dan Keuangan Syariah) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung, Rabu (23/4/2025) malam, di Masjid Agung Kubah Timah. Selasa (29/4/2025)
Kegiatan yang diawali dengan tabligh akbar ini menghadirkan Ustaz Das’ad Latif sebagai penceramah. Kehadiran ratusan jamaah yang memadati masjid mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang penuh nilai spiritual dan edukasi tersebut.
Dengan gaya ceramah khas yang penuh semangat, Ustaz Das’ad Latif berhasil menyampaikan pesan-pesan inspiratif yang mendorong penguatan iman dan pengelolaan ekonomi berbasis syariah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, mengungkapkan bahwa BEKISAH merupakan program tahunan yang dirancang untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di daerah.
Ia menekankan pentingnya peran kegiatan ini dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi perekonomian serta penggunaan transaksi tunai maupun non-tunai.
“Acara ini juga menjadi ajang updating kondisi perekonomian daerah serta wadah sosialisasi transaksi tunai maupun non-tunai kepada masyarakat,” ujar Rommy.
Pj Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia atas peran aktifnya dalam membangun ekosistem ekonomi syariah di Bangka Belitung. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan sektor ini melalui berbagai program strategis.
“Kami terus mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah, baik melalui literasi, sertifikasi halal, pembiayaan syariah, maupun pengelolaan dana ZISWAF,” ungkap Unu.
Unu menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Ia juga berharap kegiatan seperti BEKISAH dapat terus dilaksanakan guna meningkatkan literasi ekonomi syariah di tengah masyarakat.
Acara BEKISAH tidak hanya menjadi ruang untuk menambah wawasan ekonomi syariah, tetapi juga momentum spiritual yang mempererat hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di Bangka Belitung. (Red)











