KBOBABEL.COM (SUNGAILIAT) — Kunjungan kerja Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Minggu (15/2/2026) menjadi momentum strategis yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat pesisir dalam menjaga kedaulatan laut. Senin (23/2/2026)
Bagi Gubernur Babel, Hidayat Arsani, kehadiran pimpinan TNI AL di wilayah kepulauan ini bukan sekadar soal pertahanan negara, tetapi juga wujud perhatian negara terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup pada laut.
Setelah penyambutan resmi di lokasi, rombongan KASAL dan Gubernur Hidayat langsung bertolak menggunakan helikopter menuju lokasi latihan pertahanan pantai. Peninjauan ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI AL dalam menjaga keamanan laut sekaligus memastikan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai potensi ancaman.
Di Pantai Matras dan kawasan Kampung Nelayan, Sungailiat, Gubernur bersama KASAL menyaksikan langsung simulasi latihan pertahanan laut. Latihan ini menampilkan berbagai skenario, mulai patroli laut, respons cepat terhadap ancaman, hingga prosedur evakuasi dan mitigasi bencana di wilayah pesisir.
Gubernur Hidayat mengaku terkesan dengan profesionalisme, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan prajurit yang ditampilkan. Ia menilai bahwa kehadiran TNI AL memberikan rasa aman bagi masyarakat, yang hidup bergantung pada laut sebagai sumber penghidupan utama.
“Melihat langsung latihan ini membuat saya bangga. Prajurit kita siap menjaga laut, menjaga rakyat. Bagi masyarakat kepulauan seperti Bangka Belitung, rasa aman itu sangat penting karena laut adalah ruang hidup kami,” ungkap Hidayat.
Selain aspek pertahanan, kunjungan ini juga menyoroti upaya perlindungan sumber daya alam. Di Kampung Nelayan, TNI AL memamerkan hasil penggagalan penyelundupan timah oleh tim gabungan, dengan total 496 ton yang terdiri dari pasir timah, batang timah, dan koin timah. Penindakan ini menunjukkan langkah tegas aparat dalam menjaga kekayaan laut dari praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.
Gubernur menegaskan bahwa keamanan laut berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat. Dengan laut yang aman, aktivitas nelayan dan ekonomi pesisir pun dapat berjalan optimal. Ia menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.
“Kalau laut aman, ekonomi masyarakat juga ikut aman. Karena itu, kami sangat mendukung langkah tegas aparat dalam menjaga sumber daya alam sekaligus melindungi nelayan,” ujar Hidayat.
Kunjungan kerja ini tidak hanya diisi kegiatan pertahanan, tetapi juga kegiatan sosial. Rombongan menyalurkan 250 paket sembako kepada warga pesisir, berisi beras, gula, mi instan, minyak goreng, dan tepung. Meskipun diguyur hujan, suasana tetap hangat ketika Gubernur berdialog langsung dengan masyarakat, mendengar keluhan, aspirasi, dan harapan mereka.
Bagi Gubernur Hidayat, pendekatan humanis ini penting agar masyarakat merasakan kehadiran negara bukan hanya melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap kehidupan sehari-hari warga pesisir.
“Laut kita bukan hanya soal pertahanan, tapi juga kehidupan masyarakat. Kolaborasi pemerintah daerah dan TNI AL harus terus dijaga supaya keamanan dan kesejahteraan bisa berjalan seiring,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan untuk menjaga stabilitas wilayah pesisir. Kolaborasi ini diperlukan dalam mendukung aktivitas nelayan, mengawasi potensi illegal fishing, serta memastikan pemanfaatan kekayaan laut tetap lestari bagi generasi mendatang.
KASAL Laksamana Muhammad Ali menambahkan bahwa kegiatan ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan aparat dalam menjaga wilayah kepulauan strategis. Ia memuji koordinasi antara Pemprov Babel dan TNI AL yang berjalan harmonis, sehingga latihan pertahanan dapat berlangsung efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kunjungan kerja KASAL ini meninggalkan pesan kuat: pertahanan negara tidak hanya ditunjukkan melalui latihan militer semata, tetapi juga melalui kepedulian sosial. Di pesisir Babel, negara hadir tidak hanya menjaga laut, tetapi juga merangkul masyarakat yang hidup dari laut, membangun rasa aman, sekaligus memastikan kesejahteraan mereka.
Dengan kegiatan ini, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan komitmen Pemprov Babel untuk terus memperkuat sinergi dengan TNI AL, menjaga keamanan laut, melindungi sumber daya alam, serta memastikan masyarakat pesisir dapat hidup aman dan sejahtera di tengah tantangan global dan dinamika sosial yang terus berkembang. (KBO Babel)

















