UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Daerah, PT TIMAH Tbk Bina 117 Mitra Baru Sepanjang 2025

PT TIMAH Tbk Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Program PUMK Tahun 2025

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memainkan peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi nasional dan daerah. Menyadari pentingnya sektor tersebut, PT TIMAH Tbk secara konsisten memperkuat komitmennya dalam membina dan memberdayakan UMKM di wilayah operasional perusahaan melalui berbagai program berkelanjutan. Kamis (8/1/2026)

Sepanjang tahun 2025, PT TIMAH Tbk melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) telah menyalurkan dukungan permodalan sekaligus pembinaan kepada 117 UMKM baru yang resmi menjadi mitra binaan. Ratusan pelaku usaha tersebut tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Riau, dan Sumatera Selatan, yang merupakan wilayah lingkar tambang perusahaan.

banner 336x280

Program PUMK merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang berfokus pada penguatan ekonomi berkelanjutan. Melalui program ini, PT TIMAH Tbk mendorong pelaku UMKM agar mampu berkembang, naik kelas, serta memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar lokal maupun nasional.

Tidak hanya memberikan dukungan modal usaha, PT TIMAH Tbk juga menghadirkan pendampingan berkelanjutan bagi para mitra binaan. Bentuk pendampingan tersebut meliputi pelatihan manajemen usaha, peningkatan kualitas dan kemasan produk, penguatan pencatatan keuangan, hingga fasilitasi promosi dan pemasaran melalui berbagai pameran dan kegiatan ekonomi kreatif.

Beragam sektor usaha tergabung dalam program PUMK, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, fesyen, produk kreatif lokal, perikanan, pertanian, hingga jasa. Keberagaman sektor ini diharapkan dapat memperluas dampak ekonomi dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, menegaskan bahwa pembinaan UMKM merupakan salah satu strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Menurutnya, UMKM memiliki kontribusi besar dalam menopang perekonomian masyarakat dan menciptakan lapangan kerja.

“Keberadaan UMKM tidak hanya menjadi penopang ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi nyata dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan ekonomi kerakyatan. Untuk itu, perusahaan terus berkomitmen mendukung UMKM agar lebih mandiri dan berdaya saing,” ujar Anggi.

Ia menambahkan, melalui program PUMK, PT TIMAH Tbk mendorong pelaku UMKM agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jaringan pemasaran sehingga mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.

Program pembinaan UMKM ini juga sejalan dengan komitmen PT TIMAH Tbk dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja layak, dan pertumbuhan ekonomi.

Salah satu mitra binaan, Kardina, pelaku usaha Pempek Udang Mama Sabil asal Kerabut, mengaku merasakan manfaat program tersebut.

“Saya baru tahun ini menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk. Tujuan saya agar produk semakin dikenal karena mitra binaan sering diajak pameran, dan saya juga sudah ikut promosi,” katanya.

Selama ini, Kardina hanya memasarkan produknya melalui WhatsApp. Dengan pendampingan PT TIMAH Tbk, ia berharap usahanya semakin berkembang dan mampu meningkatkan omzet secara berkelanjutan. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *