Unmuh Babel Resmi Buka Program Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan, Targetkan Cetak SDM Unggul di Bangka Belitung

Kabar Baik untuk Tenaga Pendidik, Unmuh Babel Buka Program Magister Manajemen Pendidikan

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) resmi membuka Program Studi Magister (S2) Manajemen Pendidikan setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) pendirian program studi tersebut. Jum’at (24/7/2026)

Peresmian sekaligus konferensi pers digelar di Ruang Rapat Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Jumat (24/7/2026), dipimpin langsung oleh Rektor Unmuh Babel, Dr. Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM.

banner 336x280

Turut hadir mendampingi, Dr. Alpendi, S.Pd., M.Pd. selaku Penjabat Sementara Ketua Program Studi Pascasarjana (S2) Manajemen Pendidikan, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Dedy Putranto, M.Pd., Wakil Dekan FKIP Agci Hikmawati, M.Pd., serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Sukma Wijaya, S.E.

Rektor Unmuh Babel, Fadillah Sabri, mengatakan hadirnya Program Studi Magister Manajemen Pendidikan menjadi langkah strategis kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurutnya, Unmuh Babel tidak hanya ingin melahirkan lulusan yang memperoleh gelar akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, integritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.

“Kami berharap dengan hadirnya program studi baru ini dapat memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan di Bangka Belitung. Kami ingin memastikan lulusan kami tidak hanya memiliki gelar, tetapi benar-benar memiliki kualitas yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Fadillah.

Ia menegaskan, pembukaan program pascasarjana tersebut merupakan bentuk amanah yang diemban universitas untuk menghadirkan pilihan pendidikan lanjutan bagi masyarakat Bangka Belitung tanpa harus melanjutkan studi ke luar daerah.

“Kami berkomitmen menjaga kualitas pendidikan. Program ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab kami dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung,” katanya.

Pada momentum pembukaan Program Pascasarjana tersebut, Unmuh Babel juga memberikan promo khusus bagi calon mahasiswa.

Sebanyak 10 pendaftar pertama dibebaskan dari biaya pendaftaran senilai Rp500.000.

Selain itu, biaya kuliah juga dibuat lebih fleksibel. Biaya pendidikan per semester sebesar Rp7 juta dapat dibayarkan dalam dua tahap sehingga diharapkan tidak memberatkan mahasiswa.

Sementara itu, biaya pengembangan institusi sebesar Rp5 juta dibayarkan pada semester pertama dan kedua masing-masing Rp2,5 juta. Adapun biaya matrikulasi sebesar Rp1 juta hanya dikenakan apabila mahasiswa diwajibkan mengikuti program tersebut.

Fadillah memastikan seluruh tenaga pengajar telah dipersiapkan untuk mendukung proses pembelajaran sehingga kualitas pendidikan dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Dengan resmi dibukanya Program Studi Magister Manajemen Pendidikan, Fadillah berharap semakin banyak tenaga pendidik, kepala sekolah, pengawas sekolah, birokrat pendidikan, hingga praktisi pendidikan di Bangka Belitung yang dapat melanjutkan studi magister tanpa harus meninggalkan daerah.

“Kehadiran program ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus mempercepat pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tuturnya.

Penjabat Sementara Ketua Program Studi Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan, Dr. Alpendi, S.Pd., M.Pd., mengatakan program studi tersebut menjadi satu-satunya Program Magister Manajemen Pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang secara khusus mengembangkan kajian manajemen pendidikan sesuai karakteristik daerah kepulauan.

Menurutnya, kurikulum dirancang dengan mempertimbangkan tantangan pendidikan di Bangka Belitung, sehingga lulusan nantinya mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan pengelolaan pendidikan.

“Program studi ini hadir dengan kekhasan manajemen pendidikan yang berbasis pada kebutuhan daerah. Kami melihat Bangka Belitung memiliki tantangan tersendiri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga kurikulum kami disusun sesuai kondisi dan karakteristik daerah kepulauan,” jelas Alpendi.

Ia berharap program tersebut mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan, baik bagi guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah maupun para pengelola lembaga pendidikan.

“Harapan kami, program ini menjadi salah satu pionir dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung. Pendidikan yang baik akan melahirkan SDM yang lebih unggul dan mampu bersaing dengan daerah lain,” ujarnya.

Alpendi menjelaskan, kurikulum Program Magister Manajemen Pendidikan dirancang agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam waktu relatif singkat.

Targetnya, mahasiswa dapat menuntaskan pendidikan dalam tiga semester atau sekitar satu setengah tahun, tanpa mengurangi kualitas proses akademik.

Selain menawarkan waktu studi yang lebih efisien, mahasiswa juga akan memperoleh kesempatan mengikuti seminar nasional dan internasional, publikasi pada jurnal nasional maupun internasional terakreditasi, serta memiliki peluang memperoleh hibah penelitian dari Kementerian.

Program tersebut juga didukung jadwal perkuliahan yang fleksibel, dosen profesional, kurikulum berkualitas, jaringan nasional dan internasional, serta fasilitas pembelajaran yang modern. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *