KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Aroma pempek udang yang gurih berpadu dengan wangi kue tradisional memenuhi area bazar UMKM yang digelar PT TIMAH Tbk di Graha Timah Pangkalpinang, Senin (22/12/2025). Bazar ini menjadi bagian dari kegiatan Women in TINS Series bertema “Perempuan Tangguh, Adaptif, dan Berdaya di Era Transformasi,” yang digelar untuk memperingati Hari Ibu sekaligus memberdayakan pelaku UMKM perempuan. Jumat (26/12/2025)
Acara ini bukan sekadar ruang jual beli, tetapi panggung bagi perempuan-perempuan tangguh yang menjalani peran ganda sebagai ibu, istri, dan pelaku usaha. Di balik setiap produk yang dipajang, tersimpan kisah perjuangan, kesabaran, dan harapan yang menjadi inspirasi bagi pengunjung.
PT TIMAH Tbk menghadirkan sepuluh mitra binaan UMKM yang mempromosikan beragam produk food and beverage, mulai dari pempek, kemplang, hingga aneka kue tradisional. Salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah stan Pempek Udang Mama Sabil yang dikelola Kardina (41) asal Kerabut.
“Dulunya orang kalau mau beli pempek udang harus ke Mentok. Tapi saya mencoba menghadirkan pempek udang khas Mentok ini di Pangkalpinang,” ujar Kardina.
Selama enam tahun terakhir, ia meracik pempek udang, kemplang udang, dan kemplang ikan dari dapur rumahnya. Semua proses produksi mulai dari belanja bahan baku hingga pengantaran pesanan masih dikerjakan sendiri.
Sebagai ibu dari dua anak, Kardina menghadapi tantangan berat dalam membagi waktu antara keluarga dan usaha.
“Namanya usaha pasti ada rintangan. Kadang lagi produksi, anak nangis. Pernah juga antar pesanan sambil bawa anak kehujanan,” ucapnya.
Tahun ini menjadi momen spesial karena ia resmi menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk. Lewat bazar Hari Ibu ini, produk pempek udangnya mulai dikenal lebih luas.
Tak jauh dari stan Kardina, Wiwik Nur Fatimah (44) warga Jerambah Gantung memasarkan aneka kue tradisional dengan brand Hamidah, mulai dari semer mendem, sus buah, puding lumut, hingga stik keju. Produk-produknya diproduksi dengan sentuhan tangan dan cita rasa khas rumahan.
Wiwik telah menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk sejak 2019. Baginya, menjadi pelaku UMKM merupakan perjalanan emosional yang penuh makna.
“Rasanya campur aduk. Di satu sisi saya ibu dan istri, di sisi lain pelaku usaha. Tapi dari situ saya belajar banyak hikmah,” ujarnya. Ia juga melibatkan anaknya yang mengambil jurusan manajemen untuk belajar mengelola usaha.
Meski menghadapi tantangan membagi waktu antara keluarga dan pesanan, Wiwik tetap mengutamakan kualitas dan kondisi keluarga.
“Daripada mengecewakan konsumen, lebih baik jujur. Karena kadang anak sakit kita enggak bisa terima orderan,” katanya.
Dukungan keluarga menjadi kunci utama keberhasilan, dengan suami membantu mengantar pesanan dan keluarga besar menjadi support system, terutama pada momen ramai seperti Lebaran.
Selain menyediakan ruang promosi, PT TIMAH Tbk juga memberikan pelatihan dan pendampingan bagi mitra binaan.
“Pernah 17 Agustus jualan laris manis. PT TIMAH sering bantu promosi dan pelatihan, itu sangat berarti. Penghasilan menjadi pelaku UMKM ini lumayan bisa membantu perekonomian keluarga,” ungkap Wiwik.
Kegiatan Women in TINS Series di momen Hari Ibu ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kapasitas diri perempuan dalam menjalankan peran ganda, sekaligus memberikan dampak positif terhadap ekonomi keluarga dan masyarakat. PT TIMAH Tbk menegaskan komitmennya untuk terus memberdayakan perempuan tangguh melalui pembinaan UMKM, agar mereka lebih mandiri dan berdaya.
Bazar UMKM ini pun tidak hanya menjadi arena transaksi, tetapi juga wadah inspirasi bagi perempuan dan masyarakat untuk menghargai kerja keras serta dedikasi para ibu.
(Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)













