KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Setelah tiga hari dalam pencarian aparat kepolisian, terduga pelaku tabrak lari yang menimpa seorang pria lanjut usia di depan Masjid Jamik Pangkalpinang akhirnya menyerahkan diri ke Polresta Pangkalpinang. Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Selasa (9/12/2025) dan sempat menghebohkan masyarakat karena terekam kamera pengawas serta viral di media sosial. Sabtu (13/12/2025)
Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners membenarkan bahwa terduga pelaku telah mendatangi Polresta Pangkalpinang pada Jumat (12/12/2025) sore untuk menyerahkan diri. Ia memastikan bahwa proses hukum terhadap pelaku akan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ya benar, pelaku sudah menyerahkan diri ke Polresta. Silakan langsung koordinasi dengan Kasatlantas Polresta Pangkalpinang,” ujar Max saat dikonfirmasi, Jumat malam.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Pangkalpinang Kompol Ria Arianty menjelaskan bahwa terduga pelaku merupakan seorang laki-laki. Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Laka Lantas untuk mendalami kronologis kejadian serta menentukan status hukumnya.
“Sudah pukul lima sore tadi menyerahkan diri ke Polresta Pangkalpinang. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” kata Ria.
Ria mengungkapkan, berdasarkan keterangan awal yang diterima penyidik, terduga pelaku sempat menunjukkan itikad membantu korban usai kejadian. Pelaku disebut tidak langsung meninggalkan korban di lokasi kejadian, melainkan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Jadi diduga pelaku ini sempat menolong korban dan membawa ke rumah sakit sampai diterima oleh salah satu perawat,” jelas Ria.
Namun, setelah memastikan korban berada di rumah sakit, terduga pelaku justru meninggalkan lokasi tanpa melapor kepada pihak kepolisian. Pelaku kemudian memilih bersembunyi di rumah untuk menghindari sorotan publik dan kejaran aparat.
“Setelah itu, diduga pelaku menitipkan korban dengan perawat dan langsung pergi dari rumah sakit untuk bersembunyi di rumah,” bebernya.
Selama dalam persembunyian, terduga pelaku disebut sempat berdiskusi dengan temannya untuk mencari solusi atas peristiwa yang dialaminya. Ia meminta saran mengenai langkah yang seharusnya diambil setelah terlibat kecelakaan yang menyebabkan korban luka berat.
“Terduga pelaku ini setelah sembunyi, menemui temannya dan meminta masukan untuk langkah selanjutnya. Akhirnya, ia memutuskan menyerahkan diri ke Polresta Pangkalpinang,” jelas Ria.
Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat membeberkan secara rinci kronologis kecelakaan maupun identitas lengkap pelaku. Hal tersebut dikarenakan pemeriksaan masih berlangsung dan penyidik masih mengumpulkan keterangan dari terduga pelaku serta saksi-saksi lainnya.
“Untuk kronologis detail dan keterangan lengkap, nanti akan kami sampaikan setelah proses pemeriksaan selesai,” tegas Ria.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tabrak lari diketahui bernama Yufron, berusia 78 tahun. Korban merupakan warga Jalan Masjid Jamik, Kelurahan Masjid Jamik, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi saat korban hendak menyeberang jalan dari arah Masjid Jamik menuju sebuah warung kopi di seberang jalan. Saat korban berada di tengah badan jalan, sebuah mobil melaju dari arah lampu merah Jalan Mentok menuju lampu merah Ramayana Pangkalpinang.
Diduga, pengemudi mobil tidak mengurangi kecepatan meskipun ada pejalan kaki yang sedang menyeberang. Akibatnya, kendaraan tersebut langsung menabrak korban hingga terpental beberapa meter dari titik benturan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka cukup serius. Korban menderita luka lecet di bagian tangan, luka di kepala, serta patah tulang pada kaki sebelah kanan. Kondisi tersebut membuat korban harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Insiden tabrak lari ini terekam jelas oleh kamera CCTV Masjid Jamik Pangkalpinang. Rekaman tersebut kemudian tersebar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi dari masyarakat. Banyak warganet mengecam tindakan pengemudi yang dinilai tidak bertanggung jawab karena meninggalkan korban tanpa melapor ke polisi.
Viralnya rekaman CCTV tersebut juga mempermudah pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan. Polisi menerima banyak informasi dari masyarakat yang ikut membantu mengungkap identitas kendaraan dan pelaku.
Dengan menyerahnya terduga pelaku ke Polresta Pangkalpinang, pihak kepolisian memastikan proses hukum akan tetap berjalan. Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati serta bertanggung jawab apabila terlibat kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan korban jiwa atau luka berat. (Sumber : Babelpos.id, Editor : KBO Babel)










