KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PUMK). Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, perusahaan melaksanakan berbagai program terintegrasi yang menyasar peningkatan kapasitas, daya saing, hingga perluasan akses pasar UMKM binaan di wilayah operasional perusahaan. Senin (9/2/2026)
Program pembinaan UMKM yang dijalankan PT TIMAH Tbk tidak hanya berfokus pada pemberian permodalan, tetapi juga mencakup pendampingan perizinan, promosi produk, pelatihan peningkatan kapasitas usaha, hingga bantuan alat produksi. Upaya ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendorong UMKM naik kelas sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Salah satu fokus utama PT TIMAH Tbk adalah membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM binaan. Sepanjang 2025, perusahaan secara aktif memfasilitasi keikutsertaan UMKM dalam berbagai pameran dan bazar berskala lokal hingga nasional. Sejumlah event strategis yang diikuti antara lain Inacraft 2025 di Jakarta, Belitung Expo, Festival Ramadhan, Bazar Kampung Ramadhan, hingga Bazar HUT ke-49 PT TIMAH Tbk di berbagai daerah.
Tak hanya itu, produk UMKM binaan juga dipromosikan dalam berbagai event tematik seperti festival ekonomi kreatif, kuliner, fesyen, olahraga, hingga pameran kepemudaan. Promosi produk bahkan dilakukan di lokasi-lokasi strategis seperti bandara, kawasan wisata, serta ruang publik lainnya. Melalui kegiatan ini, UMKM tidak hanya memperoleh ruang promosi, tetapi juga kesempatan memperluas jejaring usaha dan meningkatkan penjualan.
Selain promosi, PT TIMAH Tbk juga memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia pelaku UMKM. Berbagai pelatihan dan workshop diselenggarakan bekerja sama dengan Rumah BUMN Belitung serta mitra strategis lainnya. Materi pelatihan mencakup digital marketing, manajemen dan pelaporan keuangan, strategi pengelolaan modal usaha, hingga pengembangan branding dan pemasaran produk.
Tak kalah penting, pelatihan kreatif seperti membatik, ecoprint, serta pengembangan ide bisnis juga diberikan untuk mendorong inovasi dan kreativitas pelaku UMKM. Ratusan pelaku UMKM binaan telah mengikuti program pelatihan ini sebagai bekal untuk meningkatkan profesionalisme serta daya saing usaha mereka di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan produktivitas, PT TIMAH Tbk juga menyalurkan bantuan alat bantu produksi kepada puluhan UMKM binaan di berbagai sektor usaha. Bantuan tersebut mencakup mesin produksi, oven, freezer, mixer, mesin jahit, peralatan pengemasan, hingga perangkat penunjang lainnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing UMKM.
Bantuan alat produksi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi kerja, serta kualitas produk agar UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Nilai bantuan yang diberikan disesuaikan dengan skala dan kebutuhan usaha, sebagai upaya mendukung keberlanjutan bisnis UMKM binaan.
Di sisi lain, PT TIMAH Tbk juga membantu UMKM dalam pemenuhan aspek legalitas dan perizinan usaha, seperti izin edar produk, sertifikasi Halal, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HAKKI). Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperkuat posisi UMKM di pasar formal.
Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“PT TIMAH Tbk berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar mampu naik kelas dan berdaya saing. Melalui fasilitasi permodalan, perizinan, pameran, pelatihan, hingga bantuan alat produksi, perusahaan ingin UMKM binaan memiliki akses pasar yang lebih luas, kapasitas usaha yang meningkat, serta produktivitas yang berkelanjutan,” ujar Anggi.
Ia menambahkan, program pembinaan UMKM tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi semata, tetapi juga pada penguatan kemandirian dan profesionalisme pelaku usaha.
“Kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah operasional perusahaan,” pungkasnya.
Dukungan terhadap UMKM ini sejalan dengan komitmen PT TIMAH Tbk dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) guna menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan perusahaan secara berkelanjutan. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)










