
KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Saparudin resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Rabu (13/5/2026). Pelantikan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta penyesuaian kebutuhan birokrasi di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.
Pelantikan berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, ASN, serta keluarga pejabat yang dilantik. Dalam sambutannya, Saparudin menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam sistem pemerintahan.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus memberikan ruang pembinaan karier bagi aparatur sipil negara berdasarkan kompetensi dan evaluasi kinerja.
“Hari ini adalah hasil evaluasi dan pengujian, baik melalui job fit maupun mekanisme lelang atau seleksi terbuka yang telah kita lakukan selama enam bulan belakangan ini,” kata Saparudin.
Ia menjelaskan, proses pengisian jabatan kali ini dilakukan melalui tiga mekanisme berbeda yang seluruhnya telah mendapatkan rekomendasi dan persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Mekanisme pertama dilakukan melalui seleksi terbuka untuk mengisi jabatan yang mengalami kekosongan. Jalur ini diterapkan untuk pengisian Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
Menurut Saparudin, mekanisme seleksi terbuka memberikan kesempatan bagi pejabat eselon III untuk naik jabatan ke posisi eselon II berdasarkan kemampuan dan hasil evaluasi kompetensi.
“Sekarang sistem administrasi sudah lebih baik. Setiap perubahan pejabat harus ada rekomendasi atau Pertek dari BKN. Ini untuk menghindari perubahan pejabat dalam waktu singkat yang sering terjadi di daerah-daerah,” jelasnya.
Selain seleksi terbuka, Pemkot Pangkalpinang juga melakukan uji kompetensi internal yang diikuti 18 pejabat yang telah menduduki jabatan selama dua tahun. Evaluasi tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kompetensi pejabat dengan kebutuhan organisasi sekaligus penyegaran posisi.
Sementara mekanisme ketiga dilakukan melalui uji kompetensi antar-instansi yang membuka peluang masuknya pejabat dari luar daerah ke lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Dalam proses tersebut terdapat pejabat yang berasal dari Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Selatan.
Saparudin meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan langsung bekerja menjalankan tugas di organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.
Ia memberikan tenggat waktu maksimal dua minggu untuk menyelesaikan proses serah terima jabatan agar pelayanan publik tidak terganggu akibat pergantian pejabat.
“Saya harapkan dalam waktu paling lama dua minggu sudah melakukan serah terima jabatan di OPD masing-masing. Segera lakukan pembenahan agar pelayanan publik tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang mengalami perubahan. Salah satunya Budiyanto yang dipercaya menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah.
Sementara itu, Dr. Muhammad Yasin dipercaya memimpin Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan. Jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah diisi Muhammad Belly Jawari.
Di sektor pelayanan publik dan infrastruktur, Efran dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan, sedangkan Bartholomeus Suharto dipercaya memimpin Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Untuk bidang kepemudaan dan olahraga, Andika Saputra ditunjuk sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Sedangkan Endang Supriyadi mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Pemkot Pangkalpinang juga melakukan pergantian di sektor pariwisata dengan menunjuk Yan Rizana sebagai Kepala Dinas Pariwisata. Sementara Dr. Erwandi dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.
Di sektor lingkungan hidup, Fahrizal resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Sedangkan posisi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ditempati Agustu Afendi.
Pada bidang kepegawaian, Suprayitno dipercaya menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah. Sedangkan Syarli Nopriansyah ditunjuk sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Untuk posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemkot Pangkalpinang menunjuk Dedi Ristrianto. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Kesehatan dipercayakan kepada dr. Hisar Mangoloi Manalu.
Adapun posisi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik diisi Syafaruddin.
Saparudin berharap para pejabat yang baru dilantik mampu bekerja profesional, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-OPD dalam mendukung program pembangunan Kota Pangkalpinang.
Menurutnya, tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks sehingga diperlukan pejabat yang memiliki kemampuan manajerial, inovasi, dan kecepatan dalam mengambil keputusan.
“Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal. Jabatan itu amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Pelantikan pejabat tinggi pratama ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam memperkuat struktur birokrasi sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik di berbagai sektor pemerintahan. (Mung Harsanto/KBO Babel)









