Semarak HUT ke-81 RI di Pangkalpinang, Gubernur Hidayat Arsani Kibarkan Bendera Start

Ribuan Warga Padati Jalur Pawai HUT RI ke-81, Hidayat Arsani Serukan Semangat Persatuan

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (26/8/2026).

Pawai Baris-Berbaris, Karnaval, dan Parade Drum Band Tahun 2026 berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Pelajar, aparatur sipil negara (ASN), instansi vertikal, badan usaha milik negara (BUMN), organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum ikut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan tersebut.

banner 336x280

Pawai dipusatkan di kawasan Panggung Kehormatan yang berada di sebelah Polsek Taman Sari Pangkalpinang. Gubernur Babel Hidayat Arsani hadir langsung untuk membuka sekaligus melepas peserta pawai.

Hidayat hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Babel Noni Hidayat Arsani. Turut hadir Wali Kota Pangkalpinang Saparudin bersama Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang Susanti, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Penjabat Sekda Babel Fery Afriyanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Babel, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, peserta pawai, serta masyarakat.

Barisan Paskibraka Provinsi Babel dan Kota Pangkalpinang menjadi kontingen pertama yang mengawali pawai. Mengenakan pakaian bernuansa kemerdekaan, para peserta tampil dengan penuh semangat di hadapan masyarakat yang telah memadati sejumlah titik sepanjang jalur pawai.

Gubernur Hidayat Arsani bersama jajaran Forkopimda kemudian mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya rangkaian Pawai HUT ke-81 RI.

Dalam kesempatan tersebut, Hidayat mengajak masyarakat tidak memaknai peringatan kemerdekaan hanya sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum HUT RI harus menjadi pengingat terhadap sejarah panjang perjuangan bangsa dalam meraih kemerdekaan.

“Alhamdulillah, hari ini cuaca bagus dan kita semua sehat. Mari jadikan momentum ini untuk mengingat sejarah, karena kemerdekaan adalah perjuangan yang harus terus kita ingat,” ujar Hidayat.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang ikut mendukung terselenggaranya kegiatan. Menurutnya, kemeriahan perayaan HUT ke-81 RI tidak terlepas dari partisipasi masyarakat serta berbagai unsur yang terlibat.

Hidayat mengajak masyarakat terus menjaga kelestarian, kekompakan, dan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengingatkan seluruh peserta maupun penonton untuk memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.

“Mudah-mudahan kita sehat selalu, berangkat sehat dan pulang juga sehat,” pesannya.

Pawai tersebut diselenggarakan Pemerintah Provinsi Babel dan dimotori Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Babel. Kegiatan dirancang berlangsung selama tiga hari, yakni 26, 27, dan 29 Agustus 2026.

Pada hari pertama, agenda diisi Pawai Baris-Berbaris yang diikuti sebanyak 108 peserta. Peserta terdiri atas 27 kelompok SD/MI, 20 kelompok SMP/MTs, 47 kelompok SMA/SMK/MA, empat kelompok BUMN, serta 10 kelompok umum.

Selain pawai baris-berbaris, kemeriahan hari pertama turut diramaikan penampilan 11 kelompok drum band. Atraksi tersebut menjadi salah satu perhatian masyarakat yang memadati jalur pawai.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada Kamis (27/8/2026) dengan Pawai Karnaval. Sebanyak 127 peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara pada Sabtu (29/8/2026), rangkaian perayaan ditutup dengan Pawai Sepeda Hias, Motor Hias, dan Mobil Hias. Kegiatan terakhir tersebut dijadwalkan diikuti 103 peserta.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Babel Burhanuddin mengatakan antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan pawai tahun ini cukup tinggi. Warga tidak hanya mendaftarkan diri sebagai peserta, tetapi juga datang untuk menyaksikan berbagai penampilan di sepanjang rute.

Burhanuddin juga menyebut rute pawai tahun ini mengalami perubahan dengan jarak yang diperpendek sekitar dua kilometer. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyelenggaraan kegiatan agar pelaksanaan pawai tetap berjalan dengan baik.

“Rutenya juga diperpendek sekitar dua kilometer,” kata Burhanuddin.

Cuaca cerah pada hari pelaksanaan turut mendukung jalannya kegiatan. Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin antusias memenuhi sejumlah lokasi yang menjadi titik keramaian.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Cuacanya juga sangat mendukung. Kami berharap seluruh peserta tetap menjaga kesehatan selama mengikuti kegiatan,” ujarnya.

Untuk Pawai Baris-Berbaris hari pertama, peserta memulai perjalanan dari Kilometer 0 Alun-Alun Taman Merdeka. Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak menuju Transmart Pangkalpinang, Polresta Pangkalpinang, Tugu Simpang 7 DKT, Simpang 4 Jalan Mentok, Kerkhoff atau Pemakaman Belanda, Simpang Theresia/Gramedia, Jalan Tonny Wen, Sun Hotel, Simpang 4 Ramayana, dan berakhir di Wago Petshop, Jalan Surabaya.

Sepanjang jalur tersebut, peserta menampilkan berbagai atraksi. Kekompakan barisan, variasi gerakan, penampilan drum band, serta kreativitas masing-masing kontingen membuat suasana Pangkalpinang semakin semarak.

Masyarakat yang berada di sepanjang jalan terlihat antusias menyaksikan peserta melintas. Sebagian penonton mengabadikan penampilan peserta menggunakan telepon seluler, sementara lainnya memberikan dukungan dan tepuk tangan kepada kontingen yang tampil.

Antusiasme juga datang dari warga luar Pangkalpinang. Tina (46), warga Sungailiat, sengaja datang ke Pangkalpinang untuk memberikan dukungan kepada anaknya yang menjadi komandan pleton (Danton) SMAN 1 Sungailiat.

Ia mengaku senang pawai kembali digelar dan berharap sekolah anaknya dapat mempertahankan prestasi yang diraih pada tahun sebelumnya.

“Saya jauh-jauh dari Sungailiat untuk mendukung anak saya. Saya berharap sekolah anak saya menang lagi seperti tahun sebelumnya. Pokoknya SMANSA is the best!” ujar Tina.

Hal serupa disampaikan Sutriwati (62). Ia datang untuk menyaksikan cucunya tampil bersama SMK Bhakti Pangkalpinang.

Menurutnya, kegiatan pawai menjadi hiburan sekaligus kesempatan bagi keluarga untuk memberikan dukungan secara langsung kepada anggota keluarga yang ikut tampil.

“Saya senang sekali. Besok saya datang lagi untuk nonton pawai karnaval,” tuturnya.

Setelah menyaksikan pelaksanaan pawai dari Panggung Kehormatan, Gubernur Hidayat Arsani tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia menyempatkan diri berinteraksi dengan masyarakat yang berada di sekitar panggung.

Hidayat berbincang dengan sejumlah penonton dalam suasana santai. Ia juga membagikan kudapan dan buah-buahan kepada warga yang berada di sekitar lokasi.

Momen tersebut menambah keakraban antara kepala daerah dan masyarakat dalam suasana perayaan kemerdekaan.

Kemeriahan pawai juga memberikan dampak bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan keramaian dengan berjualan di sepanjang jalan yang menjadi jalur pawai.

Padatnya penonton membuat kawasan tersebut tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi lokasi tumbuhnya aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Perayaan HUT ke-81 RI di Pangkalpinang akhirnya tidak sekadar menghadirkan atraksi baris-berbaris, drum band, dan berbagai kreativitas peserta. Kegiatan tersebut juga mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dalam satu ruang perayaan.

Pelajar, pemerintah, instansi, organisasi, pelaku usaha, dan masyarakat umum berbaur dalam suasana kemerdekaan.

Semangat tersebut menjadi bagian penting dari peringatan HUT ke-81 RI di Pangkalpinang, sekaligus memperkuat pesan tentang persatuan, kekompakan, gotong royong, dan kebersamaan.

Melalui rangkaian pawai yang berlangsung hingga 29 Agustus 2026, Pemerintah Provinsi Babel berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian, kebersamaan, dan kontribusi masyarakat bagi daerah. (Dwi Frasetio/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *