KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Hendro Pandowo, mengajak para siswa di SMK Negeri 2 Kota Pangkalpinang untuk bijak dalam bermedia sosial serta menjauhi berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ajakan tersebut disampaikan Hendro saat memimpin apel pagi di sekolah tersebut, Rabu (17/9/2025), dalam rangka kegiatan Sambang Kamtibmas. Kamis (18/9/2025)
Dalam kesempatan itu, Kapolda Babel membagikan pengalamannya sejak masa sekolah hingga menempuh pendidikan di akademi kepolisian, sebelum akhirnya menjabat sebagai Kapolda di Bangka Belitung. Cerita tersebut dimaksudkan untuk memotivasi para siswa agar terus berjuang menggapai cita-cita dan tidak mudah terjerumus pada hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri.
“Sebagai Kapolda, saya ingin menyampaikan pesan kamtibmas yang menjadi kewajiban kita, terutama terkait perkembangan teknologi saat ini. Mengingat, banyak sumber informasi yang masuk dari mana saja yang bisa berisi apa saja,” kata Hendro di hadapan ratusan siswa dan guru.
Ia menekankan bahwa media sosial dapat memberikan banyak manfaat apabila digunakan secara bijak. Namun, jika tidak disaring dengan baik, informasi yang beredar bisa menimbulkan masalah besar. Oleh karena itu, ia meminta siswa untuk lebih selektif dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
“Melalui handphone, mari kita ambil hal-hal yang positif saja, harus ada pengawasan jati diri kita sendiri, ada save kontrol itu yang bisa memfilter dari pada kemajuan-kemajuan teknologi yang boleh kita ambil sisi positifnya,” terangnya.
Peringatan soal geng motor dan narkoba
Selain soal media sosial, Kapolda juga mengingatkan tentang ancaman lain yang mengintai generasi muda, seperti geng motor, tawuran, minuman keras, hingga penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, semua hal tersebut dapat merusak masa depan para pelajar.
“Geng motor ini bisa menimbulkan kejahatan, kerusuhan, penjarahan. Biasanya yang menjadi korban adalah anak-anak SMA ataupun sejajarannya, perguruan tinggi atau SMP. Berkat strategi yang dilakukan oleh Polda Babel, didukung guru, adik-adik semua sehingga saat ini di Pangkalpinang, di Provinsi Bangka Belitung zero geng motor,” ungkap Hendro.
Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama antara aparat kepolisian, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah munculnya kembali geng motor di Babel. Meski demikian, ia meminta para siswa tetap waspada dan tidak terpengaruh dengan ajakan-ajakan yang dapat menyeret mereka ke hal negatif.
“Kita lihat di beberapa media televisi ada tawuran di mana-mana, namun di Bangka Belitung kita bisa meminimalisir sekecil mungkin. Jadi kita harus bijak bermedsos, apa yang saya sampaikan tadi, geng motor, tawuran, minuman keras, dan bahaya narkoba, sekali mencoba ketagihan seumur hidup. Merusak kegiatan, mental, fisik, dan masa depan,” tegasnya.
Kapolda mengingatkan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Sekali mencoba, kata dia, dampaknya bisa menghancurkan masa depan, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, hingga karier. Oleh karena itu, ia meminta siswa benar-benar menjauhi narkoba dalam bentuk apapun.
Apresiasi untuk siswa SMKN 2 Pangkalpinang
Dalam kesempatan itu, Hendro memberikan apresiasi kepada siswa-siswi SMKN 2 Pangkalpinang yang sejauh ini tidak pernah terlibat dalam kasus geng motor maupun tawuran. Menurut data kepolisian, tidak ada satu pun siswa sekolah tersebut yang terjerat kasus-kasus serupa.
“Dari data statistik di Polda Babel tidak ada satupun dari SMKN 2 Pangkalpinang. Luar biasa, kita harus pertahankan dan terus ditingkatkan. Saya berikan apresiasi, dan sekalian aplus yang meriah untuk adik-adik SMKN 2,” ujarnya.
Kapolda berharap pencapaian positif ini terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi sekolah lain di Bangka Belitung. Ia mendorong para siswa untuk memperkuat akhlak, moral, dan iman sebagai benteng utama dalam menghadapi tantangan zaman.
“Harapan kita, apa yang diperoleh di pertahanan terus untuk menyongsong masa depan, bentengi diri dengan akhlak, dengan moral, dengan agama, laksanakan kewajiban-kewajiban sebagai orang yang beragam,” sambungnya.
Dukungan sekolah dan jajaran kepolisian
Kunjungan Kapolda Babel ke SMKN 2 Pangkalpinang turut didampingi Dirbinmas, Kabid Humas Polda Babel Kombes Fauzan Sukmawansyah, serta Wakapolresta Pangkalpinang. Kehadiran para pejabat kepolisian ini menunjukkan keseriusan institusi Polri dalam memberikan edukasi langsung kepada pelajar terkait kamtibmas.
Pihak sekolah menyambut baik kedatangan Kapolda dan rombongan. Menurut para guru, pesan yang disampaikan Kapolda sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, berprestasi, serta siap menghadapi perkembangan teknologi secara bijak.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa semakin memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif, baik dari dunia nyata maupun dunia maya. Pesan yang dibawa Kapolda Babel bukan hanya sekadar himbauan, tetapi juga motivasi agar para siswa dapat meraih cita-cita dengan cara yang benar dan terhormat.
Menjaga generasi emas Bangka Belitung
Kegiatan Sambang Kamtibmas Kapolda Babel di SMKN 2 Pangkalpinang menjadi salah satu upaya konkret dalam membangun generasi emas di Bangka Belitung. Dengan semakin gencarnya perkembangan teknologi, arus informasi, serta tantangan sosial, pembinaan langsung dari aparat kepolisian dinilai sangat penting.
Kapolda berharap para siswa dapat mengambil hikmah dari pesan yang disampaikan dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai kita kehilangan masa depan hanya karena salah memilih jalan. Bijaklah bermedsos, jauhi narkoba, geng motor, dan tawuran. Mari fokus mengejar cita-cita demi membanggakan orang tua, sekolah, dan bangsa,” tutup Hendro. (Sumber : detiksumbagsel, Editor : KBO Babel)











