Aparat Turun Tangan, Penambang Diminta Setop Operasi di Tembelok–Keranggan

Jelang Lebaran, Polisi Minta Tambang Ponton Selam Kosongkan Laut Mentok

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — Aparat kepolisian mengambil langkah tegas terhadap aktivitas penambangan timah konvensional jenis ponton selam di perairan Tembelok–Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Selasa (3/3/2026)

Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, melalui Kapolsek Mentok, IPTU Rusdi Yunial, secara langsung meminta para penambang menghentikan seluruh aktivitas dan segera mengosongkan wilayah perairan tersebut, Selasa (03/03/2026).

banner 336x280

Dalam arahannya kepada para penambang yang hadir, Kapolsek menegaskan tidak boleh lagi ada kegiatan penambangan di kawasan Tembelok dan sekitarnya. Ia juga meminta agar pesan tersebut disampaikan kepada para penambang lain yang tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

“Kami berharap ponton-ponton yang beraktivitas di Tembelok dan sekitarnya harus mengosongkan, jangan ada yang beraktivitas. Tolong sampaikan kepada rekan-rekan yang tidak hadir di sini untuk mengosongkan kegiatan tambang,” tegas Rusdi.

 

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penertiban guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan tersebut. Aparat mengingatkan agar para penambang dapat bersikap kooperatif dan mematuhi imbauan yang telah disampaikan.

Kapolsek juga memberikan peringatan halus namun serius, agar para penambang tidak mengabaikan instruksi tersebut. Ia mengingatkan bahwa tindakan tegas bisa saja diambil jika imbauan tidak diindahkan.

“Rekan-rekan yang berperan di sini untuk segera menghentikan dan mengosongkan segala aktivitas penambangan. Silakan sampaikan bahasa dari kami, tolong dilaksanakan. Sebentar lagi sudah dekat Lebaran, jangan sampai rekan-rekan tidak bisa Lebaran bersama keluarga,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa aparat tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas tambang yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun konflik di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai batas waktu pengosongan maupun langkah lanjutan yang akan dilakukan aparat jika imbauan tersebut tidak dipatuhi. Namun yang jelas, aparat berharap situasi perairan Tembelok–Keranggan dapat kembali kondusif tanpa aktivitas penambangan dalam waktu dekat. (Fani Tamzona)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *