Budi Gunadi Soroti Perundungan di Dunia Kedokteran, Dokter Muda Jadi Korban Terbanyak

Menkes Ungkap Maraknya Bullying di Kalangan Dokter, Pemerintah Janji Benahi Sistem

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku terkejut setelah menerima banyak laporan mengenai praktik perundungan atau bullying yang terjadi di lingkungan profesi dokter. Menurutnya, persoalan tersebut menjadi salah satu keluhan terbesar yang disampaikan para tenaga medis kepada Kementerian Kesehatan. Kamis (25/6/2026)

Pernyataan itu disampaikan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

banner 336x280

Menteri Kesehatan mengatakan, dari berbagai masukan yang diterima Kementerian Kesehatan, kasus perundungan justru menjadi persoalan yang paling banyak dikeluhkan dokter dibandingkan masalah lainnya.

“Yang pertama yang agak mengagetkan saya, ternyata paling banyak yang dikeluhkan oleh dokter adalah perundungan,” ujar Budi dalam rapat tersebut.

Menurut Budi, praktik perundungan tidak hanya terjadi antara tenaga kesehatan dengan pihak luar, tetapi justru banyak dilakukan oleh sesama dokter maupun dokter senior terhadap dokter yang lebih muda.

Ia menjelaskan, dokter muda yang baru bertugas di suatu daerah atau rumah sakit tertentu kerap menghadapi tekanan dari lingkungan kerja, terutama apabila mereka berasal dari institusi pendidikan atau fakultas kedokteran yang berbeda.

“Misal ada satu dokter mau masuk ke daerah lain yang bukan fakultas kedokterannya dia, lalu ditekan di sana. Atau dia masuk mau kerja dan ada seniornya, kemudian ditekan,” katanya.

Fenomena tersebut, lanjut Budi, menjadi perhatian serius pemerintah karena dapat memengaruhi kondisi psikologis dokter muda yang baru memulai karier maupun dokter yang mendapatkan penugasan di wilayah tertentu.

Menurutnya, tenaga medis yang sedang menjalankan tugas seharusnya memperoleh perlindungan dan dukungan agar dapat memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat.

Budi menilai praktik perundungan yang terjadi di lingkungan profesi kesehatan harus segera diatasi secara sistematis. Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk melindungi dokter muda serta tenaga medis yang bertugas di daerah-daerah tertentu.

“Ini merupakan gangguan yang paling banyak dan kita secara sistematis harus melindungi mereka, terutama dokter-dokter muda dan dokter yang ditugaskan di tempat lain,” ujarnya.

Selain persoalan perundungan, Kementerian Kesehatan juga menyoroti berbagai tekanan lain yang dihadapi tenaga kesehatan di lapangan. Salah satunya adalah ancaman fisik yang diterima tenaga medis.

Budi mengungkapkan bahwa ancaman terhadap tenaga kesehatan tidak selalu berasal dari pasien. Dalam beberapa kasus, tekanan dan intimidasi juga dapat muncul dari lingkungan kerja maupun kondisi tertentu di wilayah penugasan.

Menurut dia, tenaga medis dan tenaga kesehatan harus mendapatkan perlindungan yang memadai agar dapat bekerja secara aman dan profesional.

“Ada ancaman fisik, belum tentu dari pasien. Ini juga harus kita jaga, terutama di daerah-daerah tertentu,” katanya.

Ia menegaskan, Kementerian Kesehatan saat ini sedang mengidentifikasi berbagai bentuk tekanan dan ketidaknyamanan yang dialami dokter.

Setiap persoalan yang ditemukan akan dievaluasi dan diselesaikan secara bertahap agar lingkungan kerja tenaga medis menjadi lebih sehat dan profesional.

“Masing-masing kelompok tekanan atau ketidaknyamanan dokter ini kita identifikasi dan akan kita bereskan satu per satu,” tegas Budi.

Pernyataan Menteri Kesehatan tersebut kembali membuka perhatian publik terhadap persoalan perundungan di dunia kedokteran yang selama ini kerap menjadi perbincangan. Berbagai kasus dugaan bullying terhadap dokter muda maupun peserta pendidikan dokter spesialis beberapa kali mencuat ke publik.

Pemerintah berharap upaya pembenahan sistem dan perlindungan terhadap tenaga medis dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. (Sumber : kompas.com, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *