KBOBABEL.COM (PALEMBANG) — H. Darwis Akbar, S.H., M.M. merupakan salah satu wartawan senior yang telah mengabdikan diri di dunia jurnalistik selama lebih dari empat dekade. Lahir sekitar 1952, Darwis memulai kiprahnya sebagai wartawan sejak 1980 dan hingga kini masih aktif mengelola media siber. Sabtu (22/8/2026)
Darwis Akbar saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi Berita Fakta News dan Fakta Detik News. Semangatnya untuk tetap berada di dunia pers menunjukkan bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk terus menjalankan profesi jurnalistik.
Perjalanan karier Darwis dimulai pada era 1980-an sebagai wartawan media cetak. Ia pernah bertugas di Harian Mimbar Umum Medan serta Majalah Fakta Surabaya.
Setelah pensiun secara formal dari media arus utama cetak pada 2012, Darwis memilih beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Ia kemudian mendirikan dan mengelola portal media siber Berita Fakta News.
Peralihan dari media cetak ke media digital menjadi bagian dari perjalanan panjangnya mengikuti perubahan zaman. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi, Darwis tetap mempertahankan prinsip jurnalistik yang independen, berimbang dan berorientasi pada fakta.
Sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), kiprah Darwis juga menjadi bagian dari perjalanan panjang organisasi pers di Indonesia.
Dengan usia yang telah memasuki kelompok senior, ketentuan mengenai status keanggotaan senior dan Kartu Tanda Anggota (KTA) seumur hidup PWI menjadi bagian yang relevan dalam konteks perjalanan organisasinya. Namun, pemberian atau perubahan status tersebut tetap harus mengacu pada Peraturan Rumah Tangga (PRT) PWI serta persyaratan administrasi yang berlaku.
Bagi Darwis, dunia jurnalistik bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga bentuk pengabdian kepada masyarakat. Prinsip independensi, keberimbangan dan kebenaran fakta menjadi landasan yang terus dipegang dalam menjalankan tugas pers.
Di tengah derasnya arus informasi digital, ia juga menaruh perhatian terhadap maraknya disinformasi dan berita bohong atau hoaks. Menurutnya, insan pers memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi yang dapat dipercaya sekaligus menjadi sumber pencerahan bagi masyarakat.
Lebih dari 40 tahun berada di dunia jurnalistik, Darwis Akbar menjadi gambaran wartawan yang mampu melewati perubahan besar industri pers, dari era media cetak hingga memasuki era media siber.
Semangatnya untuk tetap berkarya di usia senja sekaligus menjadi bukti bahwa pengabdian seorang wartawan tidak berhenti hanya karena perubahan zaman. Selama masih mampu memberikan informasi yang faktual dan bermanfaat bagi masyarakat, dunia jurnalistik tetap menjadi ruang pengabdian. (Red)

















