DPR Bentuk Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kantor Pusat Ditempatkan di Aceh

DPR RI Resmi Bentuk Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera, Libatkan Kementerian dan Daerah

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (Aceh) – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia membentuk Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera yang akan berkantor di Provinsi Aceh guna memperkuat koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam penanganan dampak bencana di wilayah Sumatera. Pembentukan satgas ini diumumkan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memimpin rapat koordinasi yang digelar DPR RI di Aceh, Selasa, 30 Desember 2025. 

Dasco menjelaskan, penempatan kantor Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Aceh dilakukan agar proses koordinasi dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Menurutnya, lokasi tersebut dipilih karena Aceh menjadi salah satu daerah strategis dalam pemulihan bencana yang melibatkan banyak wilayah di Sumatera.

banner 336x280

“Satgas Pemulihan Pascabencana yang didirikan oleh DPR RI memang berkantor di lokasi ini. Dan kita harapkan nanti mungkin ada perwakilan dari kementerian dan lembaga masing-masing satu untuk ikut berkantor di sini,” ujar Dasco.

Ia menambahkan, keberadaan perwakilan kementerian dan lembaga dalam satu lokasi yang sama akan memudahkan sinkronisasi program serta pemantauan langsung terhadap perkembangan pemulihan di lapangan. Dengan demikian, hambatan koordinasi yang selama ini kerap terjadi akibat jarak dan perbedaan jalur birokrasi dapat diminimalkan.

“Supaya semua terkoordinasi dan bisa kemudian kita selalu mengupdate perkembangan tugas-tugas dari masing-masing,” katanya.

Lebih lanjut, Dasco menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut juga bertujuan menjawab harapan pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Aceh, agar fokus pemulihan pascabencana dapat dirumuskan secara jelas. Ia menegaskan pentingnya penentuan prioritas agar setiap langkah yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat terdampak.

“Seperti yang diharapkan oleh Pak Gubernur Aceh, harus jelas antara apa yang kita fokuskan dan yang kita kerjakan,” ucap Dasco.

Ketua Harian Partai Gerindra itu menegaskan, DPR RI melalui satgas ini berkomitmen memastikan seluruh proses pemulihan pascabencana berjalan terkoordinasi, terarah, dan terfokus. Ia menilai, tanpa koordinasi yang kuat, berbagai program pemulihan berpotensi berjalan sendiri-sendiri dan tidak optimal.

“Tujuan kita melakukan rapat koordinasi supaya semua terkoordinasi dengan baik dan fokus,” kata Dasco menegaskan.

Rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari tingkat pusat hingga daerah. Sejumlah kepala daerah hadir langsung, antara lain Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Utara, dan Gubernur Sumatera Barat. Selain itu, turut hadir para wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati dari daerah-daerah yang terdampak bencana di Sumatera.

Dari unsur pemerintah pusat, rapat dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat negara. Mereka antara lain Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, Menteri Sosial dan Wakil Menteri Sosial, Menteri Keuangan, serta Wakil Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Hadir pula Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Kepala Satuan Tugas Darurat Jembatan, Utusan Khusus Presiden Bidang Kepemudaan, serta pimpinan badan usaha milik negara seperti Direktur Utama PT Telkomsel dan Direktur Utama PLN.

Dalam sambutannya, Dasco menekankan bahwa rapat koordinasi tersebut secara khusus difasilitasi oleh DPR RI sebagai bentuk tanggung jawab lembaga legislatif dalam mengawal pemulihan pascabencana. Menurutnya, DPR tidak hanya berperan dalam fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga memastikan sinergi antarlembaga berjalan baik demi kepentingan masyarakat.

“Khusus pada hari ini, pertemuan sengaja diadakan dan difasilitasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dalam rangka pemulihan pascabencana,” ujar Dasco.

Melalui pembentukan Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera ini, DPR RI berharap seluruh upaya pemulihan, mulai dari perbaikan infrastruktur, pemulihan layanan dasar, hingga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat, dapat dilaksanakan secara terpadu. Keberadaan satgas yang berkantor di Aceh diharapkan menjadi pusat koordinasi yang efektif sehingga proses pemulihan pascabencana di berbagai wilayah Sumatera dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (Sumber : Kompas.com, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *