Dukung Ekonomi Kerakyatan, PT TIMAH Tbk Konsisten Bina Lebih dari 10 Ribu UMKM Sejak Tahun 2000

Dari Modal hingga Pemasaran, PT TIMAH Tbk Dorong Ribuan UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing

PT Timah Tbk, UMKM81 Dilihat
banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu pilar utama penggerak ekonomi kerakyatan di Indonesia. Menyadari peran strategis tersebut, PT TIMAH Tbk secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan dan kemandirian UMKM di wilayah operasional perusahaan melalui berbagai program pembinaan yang berkelanjutan sejak tahun 2000. Sabtu (20/12/2025)

Dukungan PT TIMAH Tbk terhadap UMKM tidak hanya sebatas pemberian bantuan modal usaha, tetapi dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi. Perusahaan menghadirkan program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) yang memberikan akses pembiayaan, pelatihan peningkatan kapasitas, pendampingan usaha, bantuan alat produksi, hingga fasilitasi promosi dan pemasaran produk UMKM binaan.

banner 336x280

Sebagai perusahaan pertambangan yang memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar, PT TIMAH Tbk menempatkan penguatan UMKM sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan ekonomi lokal. Melalui PUMK, perusahaan berupaya menciptakan pelaku usaha yang tangguh, mandiri, serta mampu bersaing di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.

Hingga Juni 2025, PT TIMAH Tbk telah mendukung sebanyak 10.265 pelaku UMKM yang tersebar di berbagai daerah, meliputi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Riau, Jawa Barat, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Angka ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam membina UMKM selama lebih dari dua dekade.

Tidak berhenti pada dukungan permodalan, PT TIMAH Tbk juga aktif menyelenggarakan berbagai pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Materi pelatihan meliputi pengelolaan keuangan usaha, peningkatan kualitas produk, pengemasan yang menarik, hingga strategi pemasaran modern, termasuk pemanfaatan platform digital dan media sosial.

Pelatihan tersebut bertujuan agar pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan konsumen serta perkembangan teknologi, sehingga produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan peningkatan kapasitas ini, UMKM diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas dan berkembang secara berkelanjutan.

Selain pelatihan, PT TIMAH Tbk juga menyalurkan bantuan alat produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses produksi, menjaga kualitas produk, serta memperbesar volume usaha. Pada tahun 2025, perusahaan telah menyalurkan bantuan alat produksi kepada 23 UMKM di berbagai bidang usaha, seperti kuliner, peternakan, kerajinan, dan sektor lainnya.

Upaya penguatan UMKM juga dilakukan melalui pemberian ruang promosi bagi produk mitra binaan. PT TIMAH Tbk secara aktif melibatkan UMKM dalam berbagai pameran, bazar, serta event nasional dan daerah. Selain itu, perusahaan menyediakan sarana promosi seperti TINS Gallery untuk membantu memperluas akses pasar dan meningkatkan visibilitas produk UMKM.

Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan bahwa program PUMK dirancang secara terintegrasi agar memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. “Melalui program PUMK ini, PT TIMAH Tbk berharap dapat mendorong tumbuhnya pelaku usaha lokal yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Anggi.

Menurutnya, komitmen tersebut sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dengan pembinaan berkelanjutan, UMKM diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Manfaat program PUMK juga dirasakan langsung oleh para mitra binaan. Yuliana, pelaku UMKM kuliner dan owner Stik Ikan Pak Umar, mengaku banyak merasakan dampak positif setelah menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk. Ia menyebutkan bahwa pemasaran produknya semakin luas berkat dukungan perusahaan.

“Alhamdulillah saya sudah beberapa kali ikut pelatihan dari PT TIMAH Tbk dan itu sangat bermanfaat. Kami juga dibantu pemasaran sehingga bisa terus mengenalkan produk kami yang berdampak pada peningkatan omset,” kata Yuliana.

Hal serupa disampaikan Tina, pelaku UMKM makanan khas Bangka Kue Semprong. Ia mengungkapkan bahwa sejak menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk, produknya semakin dikenal dan pemasarannya kini menjangkau berbagai kota besar di Indonesia.

“Banyak manfaat yang saya rasakan setelah menjadi mitra binaan. Saya bisa mendapatkan modal usaha untuk menambah peralatan, dibina, dan dibantu pemasaran seperti di TINS Gallery yang membuat produk saya semakin dikenal,” ucap Tina.

Melalui program pembinaan UMKM yang berkelanjutan ini, PT TIMAH Tbk terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung ekonomi kerakyatan serta menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *