Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Istri Dinas di MA, Hakim Rizal Taufani Bantah Ada Main Kasus

Istri Dinas di MA, Hakim Rizal Taufani Bantah Ada Main Kasus

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Nama hakim Rizal Taufani kembali mencuat ke publik setelah Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA) RI menjatuhkan sanksi berat berupa non palu selama dua tahun. Keputusan itu membuat mantan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Koba tersebut kehilangan kewenangan untuk memimpin persidangan maupun menjatuhkan putusan. Sabtu (20/9/2025)

Sanksi yang ditetapkan pada 28 Februari 2025 ini ditandatangani langsung oleh Plt. Kepala Badan Pengawasan MA, Sugiyanto. Dalam surat keputusan tersebut, Rizal dinyatakan melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim sehingga dijatuhi hukuman disiplin berat. Selama menjalani sanksi, Rizal ditempatkan di Pengadilan Tinggi Tanjung Karang, Lampung, tanpa kewenangan sidang dan tanpa menerima tunjangan jabatan hakim.

Vonis Bebas Perkara Timah

Publik Bangka Belitung tentu tidak asing dengan sosok Rizal Taufani. Selama menjabat sebagai Ketua PN Koba sejak Juni 2021 hingga November 2023, ia memimpin sejumlah perkara timah yang menjadi sorotan besar.

Pada Januari 2023, Rizal bersama dua hakim lainnya, Trema Femula Grafit dan Derit Werdiningsih, memutus bebas terdakwa Erwin cs dalam kasus penyelundupan timah. Vonis ini langsung menuai kritik lantaran dianggap tidak sejalan dengan fakta persidangan.

Tak lama berselang, pada Agustus 2023, Rizal kembali mengetuai majelis yang membebaskan Suratno alias Akon dalam dua perkara timah. Akon merupakan anak dari Sung Sak Men sekaligus adik dari Athaw, salah satu pemain besar di bisnis timah Bangka Belitung. Putusan bebas itu semakin menambah catatan kontroversi Rizal di mata masyarakat.

Yang tak kalah mengundang tanda tanya, Rizal kerap menyusun keanggotaan majelis secara tak lazim dengan melibatkan wakil ketua PN, Derit Werdiningsih, sebagai anggota. Praktik ini dianggap janggal karena biasanya wakil ketua pengadilan jarang ditempatkan sebagai anggota majelis dalam perkara besar.

Sorotan Publik dan Isu Keluarga

Selain soal vonis, kehidupan pribadi Rizal juga menjadi sorotan. Publik mengetahui istrinya bekerja di Mahkamah Agung. Kehadiran sang istri di lembaga tinggi negara itu memunculkan dugaan adanya “penjaga gawang” ketika putusan Rizal naik ke kasasi.

Namun, Rizal membantah keras tudingan tersebut.

“Benar istri saya di sana (dinas di MA). Tapi istri bekerja secara profesional di sana, dia tidak macam-macam. Tak ada istri saya main-main seperti itu,” tegasnya kepada wartawan.

Meski sudah memberikan klarifikasi, isu itu tetap bergulir di masyarakat. Terlebih, dua kali vonis bebas dalam kasus besar timah menambah persepsi negatif terhadap dirinya.

Karier yang Terhenti

Rizal Taufani lahir di Yogyakarta pada 7 April 1977. Ia mengawali kariernya di peradilan hingga dipercaya menjabat sebagai Ketua PN Koba sejak pertengahan 2021. Selama lebih dari dua tahun, ia menduduki posisi strategis tersebut sebelum akhirnya digantikan oleh Derit Werdiningsih pada November 2023.

Setelah dari Koba, Rizal dipindahkan menjadi Wakil Ketua PN Kalianda, Lampung. Namun, alih-alih menanjak, kariernya justru tersendat setelah dijatuhi sanksi. Kini, ia hanya bisa menjalankan tugas administratif terbatas tanpa palu sidang di Pengadilan Tinggi Tanjung Karang.

Pelanggaran Kode Etik

Menurut surat keputusan, Rizal terbukti melanggar sejumlah ketentuan dalam Keputusan Bersama Ketua MA dan Ketua Komisi Yudisial Nomor 047/KMA/SKB/IV/2009-02/SKB/P.KY/IV/2009 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim, serta Peraturan Bersama Ketua MA dan Ketua KY Nomor 02/PB/MA/IX/2012-02/PB/P.KY/09/2012 tentang Panduan Penegakan Kode Etik.

Pasal-pasal yang dilanggar berkaitan dengan integritas, profesionalisme, hingga larangan penyalahgunaan jabatan. Disposisi Ketua MA tanggal 31 Oktober 2024 serta disposisi Ketua Kamar Pengawasan MA tanggal 8 November 2024 memperkuat rekomendasi Bawas. Akhirnya, pada Februari 2025, Rizal resmi dijatuhi sanksi non palu selama dua tahun.

Dampak terhadap Wibawa Peradilan

Kasus Rizal Taufani memberi catatan serius bagi dunia peradilan, terutama di Bangka Belitung yang selama ini kerap diliputi kasus-kasus timah bernilai fantastis. Keputusan bebas dalam dua perkara besar membuat publik kehilangan kepercayaan.

Meski Bawas MA sudah bertindak tegas dengan menjatuhkan sanksi, publik menilai langkah ini belum cukup. Banyak pihak meminta agar pengawasan terhadap hakim diperketat, khususnya dalam perkara ekonomi sumber daya alam yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Bagi Rizal sendiri, sanksi ini menjadi pukulan telak. Karier panjang yang ia bangun sejak awal kini terhenti, reputasi tercoreng, dan kewibawaannya di mata publik runtuh.

Perjalanan karier seorang hakim idealnya menjadi teladan integritas dan keadilan. Namun, kasus Rizal Taufani menunjukkan bagaimana keputusan yang kontroversial dapat menjatuhkan nama baik seorang penegak hukum.

Kini, dengan sanksi non palu selama dua tahun, Rizal harus menerima kenyataan pahit. Palu sidang yang dulu menjadi simbol kekuasaan dan kewenangannya, kini tak lagi berada di tangannya. Ia hanya bisa menunggu waktu, apakah ke depan masih ada kesempatan untuk menata ulang kariernya, atau sanksi ini menjadi awal dari berakhirnya langkah panjangnya di dunia peradilan. (Sumber : Babel Pos, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Pembalakan Liar, Prabowo Instruksikan Penambahan Polisi Hutan dan Cabut PBPH Nakal

    Cegah Pembalakan Liar, Prabowo Instruksikan Penambahan Polisi Hutan dan Cabut PBPH Nakal

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan Kementerian Kehutanan untuk melipatgandakan jumlah polisi hutan sebagai langkah tegas mencegah pembalakan liar dan kerusakan kawasan hutan. Instruksi tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rapat terbatas yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 14 Desember 2025. Selasa (16/12/2025) […]

  • Bos Sawit Acan Tolak Wartawan, Dugaan Kuasai Ratusan Hektar Lahan Hutan Produksi Tanpa Legalitas

    Bos Sawit Acan Tolak Wartawan, Dugaan Kuasai Ratusan Hektar Lahan Hutan Produksi Tanpa Legalitas

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka) – Fakta mengejutkan terungkap di balik sikap arogan seorang pengusaha kelapa sawit bernama Acan, yang beberapa waktu lalu ramai diberitakan karena tindakannya menolak kedatangan sejumlah wartawan. Kejadian yang berlangsung pada Minggu (25/5) itu menjadi sorotan publik setelah Acan, yang disebut-sebut menguasai ratusan hektar lahan hutan produksi (HP) di Kabupaten Bangka, menunjukkan sikap […]

  • Dugaan Mafia Tanah Tambak Udang Pulau Lepar, Pengusaha Batubara Disinyalir Jadi ‘Jembatan’ Aliran Dana

    Dugaan Mafia Tanah Tambak Udang Pulau Lepar, Pengusaha Batubara Disinyalir Jadi ‘Jembatan’ Aliran Dana

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Penanganan perkara dugaan mafia tanah dalam proyek pembebasan lahan tambak udang PT Sumber Alam Segara (SAS) di Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan, terus bergulir dan memasuki fase baru. Setelah Kejaksaan Negeri Bangka Selatan menetapkan mantan Bupati Bangka Selatan Justiar Noer serta putranya, Aditya Rizki, sebagai tersangka, kini muncul satu nama lain […]

  • Tim HSE Kundur Tingkatkan Kesiagaan Kebakaran di Klinik Pratama Bakti Timah Perayun

    Tim HSE Kundur Tingkatkan Kesiagaan Kebakaran di Klinik Pratama Bakti Timah Perayun

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (KUNDUR) – Departemen HSE (Health, Safety, and Environment) Area Kundur menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja dengan menggelar pembinaan pemadam kebakaran di Klinik Pratama Bakti Timah Perayun, Kundur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pegawai klinik dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kerja. Kamis (15/5/2025) Kegiatan yang berlangsung beberapa waktu lalu tersebut […]

  • Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar, PT TIMAH Gaungkan Edukasi Anti Narkoba Sejak Dini

    Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar, PT TIMAH Gaungkan Edukasi Anti Narkoba Sejak Dini

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT TIMAH (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi perusahaan dalam Grand Final Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sabtu (25/4/2026) Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar ini […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Tolak Masuk dan Pulangkan WN Ethiopia Buronan Interpol Red Notice Kasus Penipuan

    Imigrasi Ngurah Rai Tolak Masuk dan Pulangkan WN Ethiopia Buronan Interpol Red Notice Kasus Penipuan

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BADUNG) – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai berhasil melakukan pengawasandan pemulangan terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Ethiopia berstatus buronan Interpol (Red Notice) . WNA tersebut dipulangkan ke negara asalnya pada Selasa(15/9/2026) dini hari, di bawah pengawalan ketat National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia. Sabtu (19/9/2026) WNA berinisial S. […]

expand_less