Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas: Marwan Sebut Dirinya Jadi Tumbal Kekuasaan

Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas: Marwan Sebut Dirinya Jadi Tumbal Kekuasaan

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Marwan, kembali menyoroti keras proses hukum yang menjerat dirinya dalam kasus dugaan korupsi pemanfaatan lahan seluas 1.500 hektare milik PT Narina Keisha Imani (NKI) di Kabupaten Bangka. Jumat (31/10/2025)

Dalam orasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Babel, Kamis (30/10/2025), Marwan yang kini berstatus terpidana menuding adanya kejanggalan serius dan “drama hukum” di tingkat kasasi Mahkamah Agung (MA). Ia bahkan menyebut bahwa Kejaksaan dan MA terlibat dalam tarik-menarik kepentingan yang disebutnya “saling sandera”.

“Mereka melakukan kasasi, di MA terjadi saling sandera antara Kejaksaan, MA dan Hakim Agung. Kalau hakim-hakim berani memperkuat putusan pengadilan maka bobrok-bobrok hakim agung akan dibongkar oleh kejaksaan,” ujar Marwan lantang di hadapan simpatisannya.

Marwan yang didampingi ratusan pendukung dari kalangan majelis taklim dan masyarakat menilai bahwa penegakan hukum di Indonesia sudah jauh dari keadilan. Ia menyebut hukum di negeri ini hanya berani menindak masyarakat kecil, namun tumpul terhadap kalangan elit.

“Kenapa hukum tidak berani menyentuh para pengusaha? Kenapa hukum tidak berani menyentuh para gubernur yang nyata-nyata melakukan kesalahan?” tegas Marwan.

Tudingan Kriminalisasi dan Tumbal Kekuasaan

Marwan mengklaim dirinya hanyalah korban kriminalisasi dan dijadikan tumbal oleh kekuasaan. Ia menegaskan bahwa selama proses penyidikan hingga persidangan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, jaksa tidak mampu membuktikan dua alat bukti yang sah untuk menjerat dirinya.

“Saya ditahan tanpa dua alat bukti. Dari awal sampai akhir sidang, penuntut umum tidak pernah bisa menjawab apa dasar hukum yang membuat saya tersangka. Apakah ini bukan kezaliman?” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam persidangan yang berlangsung hampir satu tahun, hakim Pengadilan Negeri telah memeriksa seluruh aspek, baik administratif maupun fisik, dan menyatakan dirinya bebas murni. Namun, jaksa tetap mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, yang akhirnya membatalkan putusan bebas tersebut dan menjatuhkan hukuman enam tahun penjara serta denda Rp300 juta.

“Saya dinyatakan bebas murni karena kejaksaan tidak bisa membuktikan dakwaan dan tuntutannya. Tapi mereka tidak punya hati nurani, masih juga ajukan kasasi untuk menghukum kami,” kata Marwan dengan nada kecewa.

Kritik terhadap Integritas Hakim Agung

Lebih jauh, Marwan menuding ada konspirasi dan tekanan politik di balik putusan kasasi yang menjerat dirinya. Ia menuduh adanya permainan di kalangan elit penegak hukum tingkat pusat yang mempertaruhkan keadilan demi kepentingan tertentu.

“Kalau hakim agung memperkuat putusan bebas kami, bobrok mereka akan dibongkar kejaksaan. Jadi saling sandera antara aparat dan lembaga tinggi negara ini benar-benar mempermalukan penegakan hukum,” tegasnya.

Marwan juga menyebut bahwa kondisi ini menjadi bukti bahwa hukum di Indonesia hanya tajam ke bawah, namun tumpul ke atas. Ia menyerukan agar penegakan hukum dibersihkan dari intervensi kekuasaan dan kepentingan bisnis.

“Kalau hukum sudah tidak berjalan, otomatis aparat penegak hukum juga sudah tidak ada. Yang ada hanyalah keparat penegak hukum,” katanya dengan nada tinggi.

Kejati Babel Masih Pelajari Putusan

Sementara itu, Aspidsus Kejati Babel Adi Purnama sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu salinan lengkap putusan Mahkamah Agung sebelum melakukan langkah eksekusi terhadap Marwan Cs. Ia menegaskan bahwa Kejati akan menjalankan prosedur sesuai aturan hukum acara pidana, tanpa tergesa-gesa.

“Kami akan pelajari dulu pertimbangan putusannya. Tidak ada tindakan sekonyong-konyong. Semua akan dilakukan sesuai prosedur,” ujar Adi.

Adi juga membuka peluang untuk mendalami dugaan keterlibatan tiga perusahaan sawit yang disebut Marwan dalam kasus lahan PT NKI, termasuk PT SAML, PT BAM, dan PT FAL yang disebut-sebut terhubung dengan sejumlah nama elit politik dan pengusaha besar Babel.

Dengan kasus ini, publik kini menanti langkah Kejati Babel dalam menegakkan hukum secara transparan. Sementara Marwan dan simpatisannya bersumpah akan terus memperjuangkan apa yang mereka anggap sebagai “keadilan yang mati di negeri sendiri.” 

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Babel dan Pemprov Jadwalkan Pertemuan dengan Wamenkeu, Kejar Royalti Timah Rp2 Triliun

    DPRD Babel dan Pemprov Jadwalkan Pertemuan dengan Wamenkeu, Kejar Royalti Timah Rp2 Triliun

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersiap melakukan langkah strategis dengan menemui Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Republik Indonesia guna menagih sisa dana royalti timah yang hingga kini belum dicairkan oleh pemerintah pusat. Selasa (7/4/2026) Langkah tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, […]

  • PT TIMAH Tbk Raih Gold Rank ASRRAT 2025, Bukti Konsistensi Perusahaan Perkuat Implementasi ESG

    PT TIMAH Tbk Raih Gold Rank ASRRAT 2025, Bukti Konsistensi Perusahaan Perkuat Implementasi ESG

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BALI) — PT TIMAH Tbk kembali menorehkan prestasi di tingkat regional setelah berhasil meraih Gold Rank pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. Penghargaan yang diberikan oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) ini menjadi bentuk pengakuan atas kualitas laporan keberlanjutan perusahaan serta konsistensi PT TIMAH Tbk dalam mengimplementasikan prinsip Environment, Social […]

  • PIP Serbu Teluk Inggris, Nelayan Ultimatum Aparat: Kami Akan Hadang!

    PIP Serbu Teluk Inggris, Nelayan Ultimatum Aparat: Kami Akan Hadang!

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — Malam itu, laut Teluk Inggris tampak tenang. Namun di balik gelapnya ombak, deru mesin ponton isap produksi (PIP) terdengar lirih tapi pasti. Seperti pasukan bayangan, puluhan unit tambang timah ilegal menyerbu perairan di Kabupaten Bangka Barat, Selasa (26/8/2025). Jumat (29/8/2025) Mereka bekerja cepat, terorganisir, dan penuh perhitungan. Saat fajar tiba, […]

  • PT TIMAH Tingkatkan Tata Kelola Pengamanan Obvitnas dengan Sistem Terintegrasi

    PT TIMAH Tingkatkan Tata Kelola Pengamanan Obvitnas dengan Sistem Terintegrasi

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT TIMAH (Persero) Tbk memperkuat Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) sebagai bagian dari upaya memastikan kegiatan operasional perusahaan sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) berjalan aman, tertib, efektif, dan berkelanjutan. Senin (28/9/2026) )Penguatan tersebut dilakukan melalui Pembinaan Teknis Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional PT TIMAH (Persero) Tbk bersama jajaran Kepolisian Daerah Kepulauan […]

  • Sudah Menunggu Tiga Tahun, Penambang Belitung Timur Minta IPR Segera Diterbitkan Secara Bersamaan

    Sudah Menunggu Tiga Tahun, Penambang Belitung Timur Minta IPR Segera Diterbitkan Secara Bersamaan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (MANGGAR) – Penambang rakyat di Kabupaten Belitung Timur kembali menyuarakan harapan agar Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung segera menerbitkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) secara serentak di seluruh Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang telah ditetapkan. Permintaan tersebut muncul setelah masyarakat menunggu kepastian perizinan selama lebih dari tiga tahun sejak WPR resmi ditetapkan pada Maret […]

  • INDODAX Perkenalkan DAX Rewards, Hadirkan Pengalaman Trading yang Lebih Interaktif

    INDODAX Perkenalkan DAX Rewards, Hadirkan Pengalaman Trading yang Lebih Interaktif

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – INDODAX melihat bahwa kebutuhan pengguna terhadap sebuah platform tidak lagi hanya terbatas pada layanan transaksi yang aman dan mudah digunakan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana menghadirkan pengalaman yang mampu membangun keterlibatan dan loyalitas pengguna secara berkelanjutan, sekaligus memberikan nilai tambah dari setiap aktivitas yang dilakukan di dalam aplikasi. Kamis (13/8/2026) Menjawab kebutuhan […]

expand_less