KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Semangat memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas insan pers mewarnai pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 yang digelar di Restaurant and Cafe Lucky 88 Pangkalpinang, Minggu (12/7/2026). Senin (13/7/2026)
Mengusung tema “Meneguhkan Integritas dan Kompetensi Wartawan untuk PJS yang Lebih Mandiri, Profesional dan Diakui,” forum tertinggi organisasi tersebut menjadi momentum strategis bagi keluarga besar PJS Bangka Belitung untuk memperkokoh soliditas organisasi sekaligus mempertegas komitmen melahirkan wartawan yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan era digital.

Musdalub dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina sebagai kehormatan PJS Babel mewakili tamu undangan, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pers memiliki peran yang sangat vital sebagai pilar demokrasi, pengawal keterbukaan informasi publik, sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PJS dari seluruh kabupaten dan kota se-Bangka Belitung yang hadir sebagai peserta Musdalub.
Forum berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan dengan semangat membangun organisasi yang semakin kuat, profesional, dan berdaya saing.
Turut hadir Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS, Mahmud Marhaba, yang juga merupakan Ahli Pers Dewan Pers. Kehadiran Mahmud tidak hanya memberikan arahan kepada seluruh peserta, tetapi juga memimpin secara langsung jalannya sidang Musdalub hingga seluruh agenda organisasi terlaksana sesuai mekanisme Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PJS.
Pembukaan Musdalub juga dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta mitra strategis PJS, di antaranya Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Penerangan Korem (Penrem) 045/Garuda Jaya, Penerangan Lanal Bangka Belitung, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pemerintah Kota Pangkalpinang yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Kota Pangkalpinang, Kepala Lapas Kelas IIA Tua Tunu Pangkalpinang, serta tokoh masyarakat dan insan pers di Bangka Belitung.

Dalam sambutannya, Ade Agustina memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musdalub PJS Babel. Menurutnya, forum tersebut bukan hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, melainkan ruang konsolidasi organisasi untuk memperkuat kapasitas wartawan sekaligus menjaga marwah profesi jurnalistik.
Ia mengatakan, derasnya arus informasi di era digital menuntut media tidak hanya cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga mampu menjaga akurasi, keberimbangan, serta tanggung jawab moral kepada masyarakat.
“Pers memiliki posisi yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di era digital, kecepatan informasi memang penting, tetapi yang jauh lebih utama adalah akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab dalam setiap pemberitaan kepada publik,” ujar Ade Agustina.
Menurutnya, profesionalisme wartawan harus terus ditingkatkan melalui pendidikan, sertifikasi kompetensi, dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik. Organisasi pers memiliki tanggung jawab besar memastikan setiap anggotanya memiliki kualitas yang sama sehingga kepercayaan publik terhadap media tetap terjaga.
“Pers yang berpegang teguh pada kode etik, mengedepankan fakta, dan menjunjung tinggi integritas akan menjadi pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara,” tegasnya.
Ade Agustina juga menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memandang media sebagai mitra strategis dalam membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Menurutnya, media memiliki peran besar dalam menyampaikan berbagai program pemerintah secara utuh kepada masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi publik dan kontrol sosial yang konstruktif.
“Kami memandang media sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun transparansi, mengedukasi masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan negara,” katanya.
Ia berharap hubungan antara pemerintah dan insan pers terus terjalin secara harmonis dengan tetap menghormati independensi masing-masing.
Pemerintah harus membuka akses informasi secara luas, sementara pers menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab.
Selain memperkuat kualitas jurnalistik, Ade Agustina juga mengajak insan pers Bangka Belitung untuk berkontribusi mempromosikan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan investasi melalui karya jurnalistik yang inspiratif, faktual, dan berkualitas.
“Saya berharap insan pers ikut memajukan pariwisata Bangka Belitung melalui pemberitaan yang positif, akurat, dan didukung visual yang menarik sehingga potensi daerah semakin dikenal luas,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Ade Agustina mengucapkan selamat mengikuti Musdalub kepada seluruh peserta. Ia berharap forum tersebut melahirkan kepengurusan yang mampu membawa PJS Bangka Belitung semakin solid, mandiri, profesional, serta menjadi organisasi pers yang disegani, dipercaya masyarakat, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Bangka Belitung.
Musdalub PJS Babel 2026 pun menjadi tonggak penting perjalanan organisasi dalam memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kompetensi wartawan, mempererat solidaritas antarpengurus dan anggota, sekaligus menegaskan komitmen PJS untuk terus menghadirkan jurnalisme yang beretika, independen, dan berpihak pada kepentingan publik di tengah dinamika perkembangan media digital yang terus bergerak cepat. (PJS Babel)















