Kebakaran Hanguskan Lebih 2 Hektare TPA Parit Enam, 10 Armada Gabungan Turun Tangan

Kebakaran Hebat TPA Parit Enam Pangkalpinang, Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang Pengendara

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Parit Enam, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terbakar pada Rabu (23/9/2026). Kebakaran yang terjadi sejak siang hingga menjelang malam tersebut menghanguskan lebih dari dua hektare area TPA. Kamis (24/9/2026)

Kobaran api dengan cepat membesar karena material sampah yang mendominasi lokasi berupa bahan-bahan mudah terbakar, seperti plastik dan sampah kering lainnya. Kondisi cuaca yang masih memasuki musim kemarau turut membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit.

banner 336x280

Plt Kepala Satpol PP Kota Pangkalpinang, Romi Alfauza, mengatakan kebakaran di kawasan TPA Parit Enam bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, kondisi kemarau membuat potensi kebakaran di lokasi penampungan sampah tersebut semakin tinggi.

“Kebakaran ini sudah berulang terjadi, apalagi ini kan lagi musim kemarau dan bahan-bahan sampah seperti plastik sangat mudah terbakar,” kata Romi.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan suplai air serta tebalnya kabut asap di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra untuk menjangkau titik-titik api yang berada di antara tumpukan sampah.

Sebanyak 10 unit armada gabungan dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran. Armada tersebut berasal dari sejumlah instansi, yakni Damkar Satpol PP Pangkalpinang, Damkar Kodim, Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung, Damkar Provinsi Babel, Damkar Angkasa Pura, serta BPBD Babel.

Selain armada pemadam kebakaran, dua unit ekskavator juga diterjunkan ke lokasi. Alat berat tersebut digunakan untuk membongkar dan mengurai tumpukan sampah sehingga petugas dapat menjangkau titik api yang berada di bagian dalam.

Upaya tersebut dilakukan karena api tidak hanya membakar bagian permukaan tumpukan sampah. Material yang mudah terbakar membuat bara api dapat bertahan di bagian dalam dan berpotensi kembali menyala apabila tidak ditangani secara menyeluruh.

Setelah lebih dari enam jam petugas berjibaku, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski demikian, kondisi di sekitar lokasi masih dipenuhi kabut asap sehingga masyarakat yang melintas di kawasan tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan.

Jarak pandang pengguna jalan menjadi terbatas akibat asap yang menyelimuti kawasan sekitar TPA. Petugas juga membagikan masker kepada warga dan pengendara sebagai langkah antisipasi terhadap dampak asap, khususnya gangguan pernapasan.

“Lokasi kebakaran memang cukup dekat dengan permukiman, tapi api masih bisa kami kendalikan. Petugas kami juga bagikan masker ke warga,” ujar Romi.

Kondisi TPA yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman menjadi perhatian tersendiri. Selain ancaman meluasnya api, asap tebal juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Hingga kebakaran berhasil dipadamkan, penyebab pasti munculnya api belum diketahui. Petugas masih perlu melakukan penelusuran untuk memastikan sumber awal kebakaran.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama di sekitar kawasan yang terdapat tumpukan material mudah terbakar.

Petugas mengingatkan bahwa kondisi sampah kering, khususnya plastik dan material lainnya, dapat membuat api berkembang dengan cepat. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi di kawasan TPA Parit Enam maupun wilayah lainnya di Pangkalpinang. (Sumber : Lintasbabel.iNews.id, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *