KBOBABEL.COM (BANGKA) — Sebanyak 450 atlet bulutangkis ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Bangka Belitung 2026 yang berlangsung di GOR Orom, Kabupaten Bangka. Kejuaraan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan atlet bulutangkis di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kamis (3/9/2026)
Kejurprov PBSI Babel 2026 digelar selama lima hari, mulai 1 hingga 5 September 2026. Ajang ini mempertemukan para pebulutangkis dari tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Bangka Belitung.
Ketua PBSI Provinsi Bangka Belitung, Johan Daniel, mengatakan Kejurprov tidak hanya menjadi ajang kompetisi antaratlet, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit muda potensial.
Menurutnya, keberadaan Kejurprov sangat penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus memberikan pengalaman bertanding dalam kompetisi yang lebih kompetitif.
“Dari Kejurprov ini kita harapkan lahir atlet-atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama Bangka Belitung,” ujar Johan Daniel.
Ia berharap seluruh atlet dapat memanfaatkan kejuaraan tersebut dengan sebaik-baiknya. Selain mengejar prestasi, para peserta diminta tetap menjunjung tinggi semangat sportivitas selama mengikuti pertandingan.
Johan juga berpesan agar para atlet bertanding dengan penuh semangat dan disiplin, baik ketika berada di dalam maupun di luar lapangan.
“Kepada para wasit dan juri, pimpinlah pertandingan dengan adil dan profesional. Kepada panitia, terima kasih atas kerja kerasnya sehingga kejuaraan ini dapat terlaksana,” katanya.
Kejurprov PBSI Babel 2026 juga menawarkan motivasi tambahan bagi para peserta. Selain memperebutkan total hadiah sebesar Rp100 juta, kejuaraan ini menjadi bagian dari proses seleksi atlet yang akan mewakili Bangka Belitung pada ajang tingkat nasional.
Berbagai nomor pertandingan dipertandingkan dalam Kejurprov, baik untuk kategori pembinaan maupun kategori dewasa. Setiap pertandingan diharapkan dapat menjadi wadah bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi PBSI dalam menentukan program pembinaan berikutnya.
Johan menyebutkan, salah satu perhatian khusus diberikan kepada kategori taruna. Atlet yang terpilih dari proses seleksi tersebut nantinya akan diberangkatkan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI yang berlangsung di Kudus, Jawa Tengah.
“Khusus seleksi untuk taruna, akan kita berangkatkan ke Kejuaraan Nasional PBSI di Kudus, Jawa Tengah,” tuturnya.
Kesempatan tersebut menjadi peluang bagi atlet-atlet muda Babel untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional. Mereka juga diharapkan mampu membawa nama baik daerah sekaligus bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Johan menegaskan, pembinaan prestasi bulutangkis membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, PBSI Babel menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, KONI Provinsi Bangka Belitung, para sponsor, serta Kabupaten Bangka selaku tuan rumah.
“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, KONI Provinsi Bangka Belitung, para sponsor dan tuan rumah, dalam misi mencetak juara mengharumkan Provinsi Bangka Belitung,” ungkapnya.
Dengan diikuti 450 atlet dari seluruh kabupaten dan kota, Kejurprov PBSI Babel 2026 diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta bulutangkis potensial. Ajang tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat regenerasi atlet dan meningkatkan prestasi bulutangkis Bangka Belitung di tingkat nasional. (Sumber : Bangkapos.com, Editor : KBO Babel)











