Kelola Lingkungan Berkelanjutan, PT TIMAH Tbk Tekan Sampah Plastik Lewat Program Eco Brick

Komitmen Hijau PT TIMAH Tbk, Sampah Plastik Diolah Jadi Eco Brick di Area Produksi

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — PT TIMAH Tbk terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan di seluruh wilayah operasional perusahaan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menekan volume sampah plastik melalui penerapan Program Eco Brick yang dilaksanakan oleh Division Processing & Refinery PT TIMAH Tbk

Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengurangi limbah plastik di area produksi, sekaligus mendorong perubahan perilaku ramah lingkungan di kalangan karyawan. Eco Brick merupakan metode pengelolaan sampah plastik dengan memanfaatkannya kembali menjadi bata ramah lingkungan yang dapat digunakan sebagai material bangunan.

banner 336x280

Pelaksanaan program Eco Brick diawali dengan pembenahan sistem pengelolaan sampah dari sumbernya. PT TIMAH Tbk telah menyiapkan fasilitas tempat sampah terpilah dengan lima kategori di sejumlah titik strategis di area kerja. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan karyawan memilah sampah sesuai dengan jenisnya sejak awal.

Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen nyata perusahaan dalam mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas operasional.

“Program Eco Brick ini dilaksanakan di Division Processing & Refinery PT TIMAH Tbk sebagai langkah konkret perusahaan dalam mengurangi sampah plastik. Program ini diawali dengan pemilahan sampah lima jenis. Sampah plastik dimasukkan ke tempat sampah guna ulang, sementara sampah kertas ke tempat daur ulang. Fasilitas ini sudah kami siapkan di beberapa titik,” ujar Anggi.

Selain menyiapkan sarana pendukung, PT TIMAH Tbk juga aktif mendorong kedisiplinan karyawan dalam melakuk

an pemilahan sampah sesuai kategori dan warna tempat sampah yang telah ditentukan. Menurut Anggi, keterlibatan seluruh karyawan menjadi kunci keberhasilan program pengurangan sampah plastik ini.

“Setiap karyawan kami dorong untuk membuang sampah sesuai warna dan kategorinya. Ini menjadi bagian penting dari upaya membangun budaya peduli lingkungan di internal perusahaan,” jelasnya.

Sampah plastik yang telah terkumpul kemudian dikelola oleh Tim K3LH dan disimpan sementara di Tempat Penampungan Sementara (TPS) domestik yang berada di sekitar area kantor. Selanjutnya, limbah plastik tersebut diolah menjadi eco brick.

“Eco brick ini semacam batu bata yang disusun menjadi sebuah bangunan, namun berbahan dasar plastik yang ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan kembali. Inilah wujud nyata pengurangan sampah plastik yang kami lakukan,” tambah Anggi.

Ia menambahkan, pelaksanaan program Eco Brick juga sejalan dengan kampanye nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup yang mengusung tema pengurangan sampah plastik.

“Kampanye yang kami jalankan sejalan dengan tema nasional ‘No Plastic’. Karena itu, program ini kami namakan sebagai kegiatan pengurangan plastik,” tutupnya.

Selain program internal, PT TIMAH Tbk juga mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat melalui Bank Sampah Tanjung Elok Bersahabat di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Melalui Program Eco Brick, PT TIMAH Tbk menegaskan komitmennya untuk tidak hanya fokus pada operasional pertambangan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan serta mendorong praktik berkelanjutan di lingkungan kerja dan masyarakat sekitar. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed