Komisi XII DPR RI Pastikan Pasokan Listrik Babel Aman Jelang Hari Besar Keagamaan

Kunjungan Kerja Spesifik, DPR RI Soroti Cadangan Daya dan Sistem Siaga PLN Babel

banner 468x60
Advertisements

Kunjungan tersebut difokuskan pada evaluasi ketahanan energi dan keandalan pasokan listrik menjelang tiga momentum besar keagamaan, yakni Tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Idulfitri 1447 Hijriah. Komisi XII DPR RI ingin memastikan sistem kelistrikan di wilayah Bangka Belitung dalam kondisi aman dan siap menghadapi potensi lonjakan beban puncak.

Ketua Komisi XII DPR RI, Dr. Bambang Patijaya, menyampaikan bahwa kesiapan listrik menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pada momen hari besar keagamaan.

banner 336x280

“Kita menyampaikan harapan dan aspirasi bahwa ada tiga kegiatan besar yaitu Imlek, puasa dan Idul Fitri. Kami berharap ketersediaan listrik dapat terjaga dengan baik. PLN telah memaparkan kesiapan perlengkapan dan peralatan, termasuk penyiapan trafo maupun genset untuk mendukung agar listrik tetap menyala secara berkelanjutan,” ujar Bambang.

Ia menekankan bahwa gangguan pasokan listrik pada periode tersebut dapat berdampak luas, baik terhadap kegiatan ibadah, usaha, maupun pelayanan publik. Karena itu, pengawasan terhadap sektor ketenagalistrikan menjadi bagian penting dari fungsi DPR RI.

Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo, menjelaskan bahwa PLN telah melakukan berbagai langkah teknis untuk memastikan sistem kelistrikan di Pulau Bangka dan Belitung berada dalam kondisi siap operasi.

“PLN telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap unit pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi dan distribusi. Selain itu, kami menyiapkan peralatan cadangan seperti trafo bergerak dan genset guna memperkuat keandalan sistem. Seluruh personel juga disiagakan untuk merespons potensi gangguan secara cepat dan terukur,” jelas Rizal.

Menurutnya, langkah antisipatif tersebut merupakan bagian dari pola siaga rutin yang ditingkatkan menjelang hari besar keagamaan. PLN juga memastikan ketersediaan bahan bakar pembangkit dalam kondisi aman serta sistem proteksi jaringan berfungsi optimal.

Sementara itu, General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menegaskan bahwa kondisi sistem kelistrikan di wilayah Bangka Belitung saat ini berada dalam keadaan aman dengan cadangan daya yang memadai.

“Kami memastikan kesiapan pasokan listrik di Bangka Belitung dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk pada periode beban puncak saat hari besar keagamaan. Koordinasi intensif terus kami lakukan dengan seluruh unit operasional untuk menjaga keandalan pasokan listrik,” ungkap Ira.

Ia menambahkan, PLN telah menempatkan personel siaga di sejumlah titik strategis, termasuk lokasi pusat keramaian dan fasilitas publik. Penguatan sistem pengamanan jaringan juga dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan teknis maupun nonteknis.

Dalam sesi diskusi, sejumlah anggota Komisi XII DPR RI memberikan apresiasi sekaligus masukan konstruktif terhadap kesiapan PLN. Anggota Komisi XII dari Partai Golkar, Alfons Manibiu, menilai kesiapan PLN Bangka Belitung dapat dijadikan tolok ukur bagi daerah lain.

“PLN menunjukkan tingkat kesiapan yang baik. Sebagai bentuk kewibawaan institusi, daerah pemilihan Ketua Komisi dapat dijadikan tolok ukur. Apabila kesiapan di daerah tersebut berjalan optimal, maka diharapkan hal yang sama juga dapat diterapkan di daerah pemilihan anggota lainnya,” ujar Alfons.

Ia juga mengingatkan agar pengawasan terhadap keandalan sistem kelistrikan dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang momen tertentu. Daerah pemilihan di luar Bangka Belitung, menurutnya, juga perlu dipersiapkan secara optimal melalui langkah antisipatif.

Apresiasi senada disampaikan Anggota Komisi XII dari PAN, Totok Sudaryanto. Ia menilai PLN telah bergerak cepat dan responsif dalam melakukan persiapan.

“Secara keseluruhan, kesiapan PLN sudah sangat gesit dan dilakukan langkah antisipatif. Persiapan telah dilakukan sejak dini, serta didukung oleh respons pimpinan yang cepat dan tepat,” ujar Totok.

Sementara itu, Anggota Komisi XII dari PKS, Jalal Abdul Nasir, turut memberikan penilaian positif terhadap pola kerja dan koordinasi internal PLN.

“Persiapan PLN sangat baik atas dinamika di lapangan. Cara kerja dan koordinasi PLN ini dapat menjadi contoh yang baik,” ungkap Jalal.

Melalui kunjungan ini, Komisi XII DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal sektor energi agar tetap andal dan berkelanjutan. Sinergi antara legislatif dan BUMN strategis seperti PLN dinilai penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.

PLN sendiri menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan kesiapan infrastruktur, personel siaga, serta dukungan peralatan cadangan, pasokan listrik di Bangka Belitung diharapkan tetap stabil selama perayaan Imlek, Ramadan, dan Idulfitri 2026, sehingga aktivitas ibadah dan ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar tanpa gangguan. (Sumber : Babelpos.id, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *