Kualifikasi Piala Dunia 2026 Berakhir Pahit, Netizen Ramai Serbu Akun Erick Thohir

“Gagal Lolos ke Piala Dunia, Erick Thohir dan Kluivert Jadi Sasaran Kemarahan Publik

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (Jakarta) – Kegagalan Tim Nasional Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026 zona Asia menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Usai kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak, media sosial milik Erick Thohir, Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, diserbu oleh ribuan komentar warganet yang melayangkan kritik tajam. Senin (13/10/2025)

Timnas Indonesia dipastikan tersingkir setelah menempati posisi buncit di klasemen putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam laga perdana pada Kamis (9/10/2025), skuad Garuda kalah 2-3 dari tuan rumah Arab Saudi. Pertandingan yang sempat diwarnai harapan besar itu berakhir pahit setelah dua gol Indonesia tak mampu menahan serangan balik cepat lawan.

banner 336x280

Peluang Indonesia untuk melaju ke babak berikutnya semakin menipis. Harapan terakhir terletak pada pertandingan pamungkas melawan Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu (12/10/2025). Namun, hasil akhir berkata lain — Garuda kembali tumbang dengan skor tipis 0-1. Kekalahan tersebut mengakhiri perjuangan Indonesia di kualifikasi dan sekaligus menutup mimpi tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.

Kegagalan ini langsung memicu reaksi keras di dunia maya. Tagar seperti #ErickOut, #TimnasGagalLagi, dan #PSSIBerbenah menjadi trending di platform X (Twitter) sejak Minggu malam. Banyak netizen menuding Erick Thohir sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas kondisi sepak bola nasional saat ini.

“Visi besar tapi hasil nol. Timnas sudah berjuang, tapi kesalahan ada di manajemen yang tidak konsisten,” tulis akun @bola_rakyat.

Sementara akun lain menyoroti pemilihan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert, yang dianggap tidak cocok dengan karakter pemain Indonesia. “Kluivert bukan pilihan tepat. Erick harusnya tahu ini taruhan besar, bukan ajang eksperimen,” ujar pengguna @garudapride.

Kritik juga datang dari pengamat sepak bola nasional, Ronggo Wahyudi, yang menilai PSSI terlalu ambisius tanpa memperhatikan kesiapan teknis dan mental pemain.

“Kita terlalu cepat bermimpi lolos ke Piala Dunia tanpa fondasi yang kuat. Program pembinaan dan kompetisi usia muda masih jauh dari ideal,” ujarnya saat dihubungi, Senin (13/10/2025).

Di sisi lain, beberapa warganet juga membela Erick Thohir dengan menilai kegagalan ini bukan hanya tanggung jawab individu.

“Sepak bola kita sakit dari lama. Erick memang harus disalahkan sebagian, tapi ini penyakit sistemik. Dari pembinaan sampai infrastruktur,” tulis akun @indoballtalk.

Hingga Senin siang, kolom komentar di akun Instagram pribadi Erick Thohir, terutama pada unggahan terakhirnya terkait doa untuk Timnas, telah dibanjiri lebih dari 40 ribu komentar. Sebagian besar berisi nada kekecewaan dan desakan agar Erick segera mengevaluasi jajaran pelatih dan manajemen tim nasional.

Menanggapi hal itu, Erick Thohir melalui pernyataan singkatnya menyebut akan segera melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kami memahami kekecewaan masyarakat. Timnas sudah berjuang maksimal. Namun, kami perlu evaluasi total, mulai dari sistem pembinaan, liga, hingga pemilihan pelatih,” katanya.

Meski tersingkir, Erick memastikan bahwa pembenahan sepak bola nasional akan terus berjalan.

“Gagal kali ini bukan akhir. Justru harus menjadi titik balik agar Indonesia bisa tampil lebih kuat di masa depan,” ujarnya menutup pernyataan.

Kegagalan Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi pelajaran pahit sekaligus ujian besar bagi kepemimpinan Erick Thohir di PSSI. Publik kini menantikan langkah konkret dari federasi untuk membenahi sepak bola nasional agar mimpi tampil di Piala Dunia tak sekadar jadi slogan. (Sumber : Putraindonews, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *