Mudik Aman dan Nyaman, Pemprov Babel dan TNI AL Hadirkan Fasilitas Gratis

Mudik Gratis 2026, Perantau Babel Antusias Pulang Kampung Tanpa Biaya

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BELINYU) — Program Mudik Gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah pemudik dari Jakarta tiba di Pelabuhan Belinyu, Kabupaten Bangka, Senin (16/3/2026), mengaku terbantu dengan adanya fasilitas perjalanan gratis ini yang memudahkan mereka pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri. Selasa (17/3/2026)

Salah seorang penumpang, Sudirman (50), menyatakan rasa syukurnya karena program ini membantu meringankan biaya perjalanan yang biasanya cukup tinggi. “Program ini sangat membantu kami para perantau yang ingin pulang kampung. Biaya perjalanan biasanya cukup besar, tapi dengan adanya mudik gratis ini kami bisa pulang dengan lebih ringan,” ujarnya kepada wartawan.

banner 336x280

Hal senada disampaikan Supriyadi (48), yang datang bersama keluarganya dari Jakarta. Ia menekankan bahwa perjalanan menggunakan kapal berlangsung aman dan nyaman.

“Alhamdulillah perjalanan lancar dan kami dilayani dengan baik selama di kapal. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dan TNI AL yang sudah menyediakan program mudik gratis ini,” katanya.

Tidak hanya penumpang dewasa, generasi muda juga mengapresiasi program tersebut. Mayang Kusmala (19) dan Khadijah Lestari (19) mengaku sangat terbantu karena dapat kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga.

“Kami sangat mengapresiasi program ini karena sangat membantu masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” ungkap mereka.

Program mudik gratis ini juga menjadi kesempatan bagi pemudik dari Bangka yang akan melanjutkan perjalanan menuju Belitung. Sejumlah calon penumpang tampak antusias menunggu keberangkatan kapal TNI AL yang sama untuk menyeberang antar pulau. Ridho Adityo (20), salah seorang calon penumpang tujuan Belitung, mengatakan bahwa program ini sangat membantu mahasiswa perantau yang ingin berkumpul dengan keluarga saat Lebaran.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan TNI AL yang sudah menyediakan mudik gratis ini. Dengan adanya program ini kami bisa pulang ke Belitung untuk berkumpul bersama keluarga saat Lebaran,” tuturnya.

Pengalaman serupa disampaikan Natasya (19), yang mengaku baru pertama kali mengikuti program mudik gratis. Ia berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang, bahkan dengan kuota lebih banyak agar lebih banyak warga yang bisa merasakan manfaatnya.

“Program ini sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga ke depan kuotanya bisa lebih banyak agar lebih banyak lagi warga yang bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, yang turut memantau jalannya program, menyebut bahwa program Mudik Gratis 2026 menargetkan sekitar 1.000 pemudik. Rute pelayaran meliputi Jakarta–Bangka–Belitung–Jakarta menggunakan kapal milik TNI Angkatan Laut. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan transportasi bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas menjelang Hari Raya Idulfitri.

Menurut pihak penyelenggara, program ini bukan hanya tentang transportasi gratis, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat perantau. Dengan tersedianya fasilitas ini, pemudik dapat fokus pada kebahagiaan berkumpul dengan keluarga tanpa terbebani biaya perjalanan yang tinggi.

Selain itu, keberadaan program mudik gratis juga menjadi sarana untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi dan institusi militer, khususnya TNI Angkatan Laut, dalam menyediakan layanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat. Pihak TNI AL memastikan kapal yang digunakan aman dan nyaman untuk menampung pemudik, dengan fasilitas standar dan pelayanan yang memadai selama pelayaran.

Masyarakat yang mengikuti program ini berharap kegiatan serupa dapat dijadikan agenda rutin setiap tahun, terutama menjelang Idulfitri, agar lebih banyak perantau yang terbantu dalam perjalanan pulang kampung. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap warga perantau menjadi nilai penting dari program ini, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang nyata dan berdampak langsung pada masyarakat.

Program Mudik Gratis 2026 ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan TNI AL dapat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para perantau yang ingin kembali ke kampung halaman. Ke depan, diharapkan kuota dan jangkauan program ini dapat terus diperluas, sehingga semakin banyak warga Bangka Belitung yang bisa menikmati kemudahan transportasi dan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga tercinta. (Sandy Batman/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *