Musrenbang RKPD 2027, Pemprov Babel Fokuskan Pembangunan Terukur dan Berdampak Nyata

Lewat Musrenbang, Babel Matangkan Strategi Pembangunan 2027 Berbasis Inovasi

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus mematangkan arah pembangunan daerah melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan strategis ini digelar di Ruang Pulau Ketawai, Kantor Bappeda Babel, Rabu (15/4/2026), dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari unsur pemerintah daerah, akademisi, hingga stakeholder pembangunan. Kamis (16/4/2026)

Musrenbang RKPD 2027 menjadi forum penting dalam menyelaraskan program dan kebijakan pembangunan agar lebih terukur, fokus, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi untuk menyatukan visi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, sekaligus mengakomodasi berbagai aspirasi publik.

banner 336x280

Mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Babel, Fery Afriyanto, menegaskan bahwa RKPD Tahun 2027 merupakan fase krusial dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Tahun 2027 merupakan tahun ketiga yang menjadi titik akselerasi berbagai program prioritas.

“RKPD Tahun 2027 difokuskan pada penguatan ketahanan pangan, hilirisasi komoditas unggulan, serta pengembangan pariwisata berkualitas. Ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujar Fery dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, penguatan ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas utama guna memastikan stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di tengah dinamika global. Sementara itu, hilirisasi komoditas unggulan diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

Di sektor pariwisata, Pemprov Babel menargetkan pengembangan destinasi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dan berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Selain memaparkan arah kebijakan ke depan, Pemprov Babel juga menyoroti berbagai capaian positif yang telah diraih dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah penghargaan nasional dari Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai pemerintah daerah terbaik kedua dalam upaya pencegahan korupsi.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa tata kelola pemerintahan di Babel semakin transparan, akuntabel, dan berintegritas. Hal ini juga sejalan dengan upaya reformasi birokrasi yang terus diperkuat oleh pemerintah daerah.

Berdasarkan data yang disampaikan, Indeks Reformasi Birokrasi Provinsi Babel pada tahun 2024 mencapai angka 84,37 dengan kategori A-. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja birokrasi, terutama dalam hal pelayanan publik, efektivitas organisasi, dan akuntabilitas kinerja.

Untuk menjaga momentum tersebut, Pemprov Babel mengusung kebijakan unggulan bertajuk “Satu Program, Satu Inovasi.” Melalui kebijakan ini, setiap perangkat daerah diwajibkan menghadirkan inovasi dalam setiap program yang dijalankan.

“Inovasi menjadi kunci agar program yang dijalankan tidak stagnan. Setiap perangkat daerah harus mampu menciptakan terobosan, baik dalam pelayanan publik, efisiensi kerja, maupun dampak langsung kepada masyarakat,” tegas Fery.

Musrenbang RKPD 2027 juga menjadi wadah sinkronisasi berbagai ide dan gagasan dari seluruh peserta. Setiap usulan yang masuk dibahas secara komprehensif dengan pendekatan berbasis data, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran.

Pendekatan kolaboratif ini dinilai penting untuk memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada target administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Dengan demikian, setiap program yang dirancang dapat memberikan manfaat yang maksimal.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja perangkat daerah, Pemprov Babel juga memberikan penghargaan kepada instansi yang dinilai paling inovatif. Penghargaan ini diharapkan dapat memacu semangat kompetisi positif di lingkungan birokrasi.

Untuk tahun 2024, perangkat daerah terinovatif diraih oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Babel sebagai terbaik pertama, diikuti Dinas Pendidikan (Dindik) sebagai terbaik kedua, dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) sebagai terbaik ketiga.

Sementara itu, pada tahun 2025, posisi terbaik pertama kembali diraih oleh Diskominfo, disusul Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) sebagai terbaik kedua, serta Dinas Kesehatan (Dinkes) sebagai terbaik ketiga.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa budaya inovasi terus tumbuh di lingkungan Pemerintah Provinsi Babel. Inovasi tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Dengan perencanaan yang matang, tata kelola pemerintahan yang bersih, serta komitmen terhadap inovasi, Pemprov Babel optimistis mampu mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.

Melalui Musrenbang RKPD 2027, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk tidak hanya melanjutkan pembangunan, tetapi juga melakukan lompatan kemajuan yang lebih signifikan. Babel diharapkan mampu tumbuh sebagai daerah yang kuat secara ekonomi, cerdas dalam pengelolaan sumber daya, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Musrenbang ini sekaligus menjadi penegas bahwa arah pembangunan Babel ke depan tidak hanya terencana dengan baik, tetapi juga terukur, inklusif, dan berorientasi pada hasil yang nyata. (Muhammad Farraz Naufal Prakasa/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *