Pangkalpinang Perkuat Mitigasi Banjir, Sekda Pimpin Gotong Royong di Titik Rawan Genangan

Gotong Royong Massal Digencarkan, Sekda Mie Go Minta Warga Jaga Lingkungan Secara Konsisten

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali memperkuat gerakan kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mitigasi banjir. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, saat memimpin langsung kegiatan Gotong Royong Bersama Masyarakat di sejumlah titik rawan banjir, Jumat (28/11/2025). Sabtu (29/11/2025)

Kegiatan gotong royong kali ini dipusatkan di Kelurahan Bintang, Kecamatan Rangkui, salah satu kawasan yang kerap menjadi perhatian karena sering tergenang air ketika musim hujan tiba. Sekda Mie Go hadir didampingi para camat, lurah, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta stakeholder terkait lainnya. Mereka bersama-sama membersihkan saluran drainase, memeriksa kondisi gorong-gorong, dan memastikan jalur air tidak tersumbat.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Mie Go menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kota dari ancaman banjir. Menurutnya, upaya pencegahan tidak dapat hanya dibebankan kepada Pemkot Pangkalpinang, melainkan harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya berharap gotong royong ini dapat menjadi habit di kalangan masyarakat bahwa tanggung jawab menjaga dan melindungi Kota Pangkalpinang ini termasuk dalam hal meningkatkan kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab Pemkot Pangkalpinang,” ujarnya.

Ia menilai, perilaku kolektif masyarakat masih menjadi faktor krusial dalam efektivitas pencegahan banjir. Kebiasaan membuang sampah sembarangan, kurangnya partisipasi dalam menjaga drainase sekitar, serta minimnya kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan masih menjadi tantangan besar yang harus diatasi bersama.

Sekda Mie Go juga menyoroti kondisi Kampung Bintang yang menurutnya membutuhkan evaluasi lebih mendalam mengingat frekuensi genangan air di wilayah tersebut cukup tinggi.

“Hal-hal semacam ini harus tetap dievaluasi dan dicarikan solusinya mengapa sering terjadi genangan,” tambahnya.

Pemkot Pangkalpinang sendiri telah menyusun sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi dan mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah kota. Serangkaian kebijakan tersebut termasuk meningkatkan kapasitas saluran air agar mampu menampung debit air yang lebih besar saat musim penghujan mencapai puncaknya.

Upaya berikutnya adalah pengerukan dan pembersihan gorong-gorong yang sedari awal telah terdeteksi mengalami penyumbatan. Dalam banyak kasus, penyebab banjir bukan hanya karena curah hujan tinggi, tetapi juga karena saluran air tidak berfungsi optimal akibat sampah dan sedimen yang menumpuk. Oleh karena itu, pembersihan rutin menjadi agenda prioritas yang didorong pemerintah kepada jajarannya maupun masyarakat.

Selain peningkatan saluran air, Pemkot juga memastikan kesiapan pompa penyedot air di titik-titik rawan. Pompa tersebut dipasang untuk mempercepat aliran air dari wilayah pemukiman ke sungai terdekat. Meski demikian, Sekda Mie Go mengingatkan agar seluruh perangkat terkait memastikan seluruh pompa berfungsi optimal.

“Tadi sudah saya sampaikan ke bidang sumber daya alam supaya ini menjadi perhatian, minta mereka cek langsung ke lapangan agar jangan sampai ketika banjir pompanya tidak bisa beroperasi saat banjir terjadi,” jelasnya.

Evaluasi terhadap peralatan dan infrastruktur penanggulangan banjir ini terus dilakukan secara berkala. Mie Go menegaskan bahwa ia tidak ingin masyarakat mengalami kesulitan karena kelalaian teknis yang seharusnya dapat dicegah dari awal.

Di sisi lain, Mie Go berulang kali mengajak masyarakat untuk tidak hanya menunggu tindakan pemerintah, tetapi turut serta menjaga lingkungannya masing-masing. Menurutnya, gerakan kecil seperti membersihkan pekarangan, tidak membuang sampah ke selokan, dan ikut serta dalam kerja bakti sudah sangat membantu mengurangi risiko banjir.

“Dan masyarakat juga harus ikut mendukung dengan cara menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing, jadikanlah ini sebagai kebiasaan,” tutup Mie Go.

Kegiatan gotong royong ini menjadi salah satu agenda rutin Pemkot Pangkalpinang menjelang musim penghujan, sekaligus bentuk nyata kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Pemkot berharap, partisipasi masyarakat semakin meningkat sehingga persoalan banjir yang selama ini menjadi tantangan tahunan dapat diminimalisir bersama. (Sumber : Babelpos, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed