Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polda Metro Jaya Serahkan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI, KontraS Kritik Dasar Hukum

Polda Metro Jaya Serahkan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI, KontraS Kritik Dasar Hukum

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus, memasuki babak baru. Polda Metro Jaya resmi melimpahkan penyelidikan kasus tersebut ke Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia setelah menemukan sejumlah fakta yang mengarah pada keterlibatan oknum prajurit TNI. Selasa (31/3/2026)

Pelimpahan ini disampaikan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Selasa (31/3/2026). Rapat tersebut digelar untuk membahas perkembangan penanganan kasus yang menjadi perhatian publik tersebut.

Iman menjelaskan, sejak menerima laporan, pihaknya langsung melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk pengumpulan bukti dan analisis rekaman kamera pengawas (CCTV). Berdasarkan hasil penyelidikan tersebut, ditemukan indikasi keterlibatan pihak dari institusi militer.

“Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan, setelah menemukan fakta-fakta yang ada, saat ini penanganan perkara telah kami limpahkan ke Puspom TNI,” ujar Iman di hadapan anggota dewan.

Namun, Iman tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait detail temuan penyelidikan tersebut. Hal ini sempat menjadi perhatian Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, yang kemudian menanyakan apakah ada tambahan keterangan yang dapat disampaikan. Meski demikian, Iman memilih tidak melanjutkan penjelasan.

Habiburokhman menyebut bahwa rapat tersebut bukan yang pertama kali digelar untuk membahas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Ia mengungkapkan bahwa Komisi III telah beberapa kali melakukan rapat serupa guna memastikan penanganan perkara berjalan transparan dan akuntabel.

“Ini sudah rapat yang ketiga. Kami akan terus menggelar rapat setiap ada perkembangan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan ruang kepada seluruh anggota Komisi III untuk mendalami kasus ini, baik kepada aparat kepolisian maupun pihak kuasa hukum korban yang turut hadir dalam rapat.

Di sisi lain, pelimpahan kasus ini justru menuai kritik dari pihak KontraS. Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyampaikan kekecewaannya terhadap langkah yang diambil Polda Metro Jaya.

Menurut Dimas, pelimpahan kasus ke Puspom TNI dinilai tidak memiliki dasar hukum yang jelas dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), khususnya terkait kewenangan penyidik.

“Saya cukup kecewa. Secara prosedur legal formal tidak ada satu pasal pun dalam KUHAP yang mengatur pelimpahan seperti ini kepada penyidik di luar sistem peradilan pidana nasional,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus yang melibatkan aparat negara, agar tidak menimbulkan kesan impunitas.

Dalam perkembangan penyelidikan, aparat kepolisian telah mengidentifikasi sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras tersebut. Berdasarkan analisis CCTV, dua orang teridentifikasi dengan inisial BHWC dan MAK.

Sementara itu, dari pihak Tentara Nasional Indonesia, Mabes TNI mengungkapkan adanya empat prajurit yang diduga terlibat. Mereka masing-masing berinisial NPD berpangkat Kapten, SL dan BHW berpangkat Lettu, serta ES berpangkat Serda.

Keempatnya diketahui berasal dari satuan Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS TNI), yang mencakup personel dari matra Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Keterlibatan anggota militer dalam kasus ini menjadi salah satu alasan utama dilakukannya pelimpahan ke Puspom TNI, yang memiliki kewenangan untuk menangani pelanggaran hukum yang melibatkan prajurit aktif.

Meski demikian, langkah ini tetap memunculkan perdebatan, terutama terkait mekanisme koordinasi antara aparat penegak hukum sipil dan militer dalam penanganan perkara pidana.

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sendiri menjadi sorotan publik karena menyasar seorang aktivis hak asasi manusia. Insiden tersebut dinilai sebagai bentuk kekerasan serius yang mengancam kebebasan sipil dan ruang demokrasi.

Komisi III DPR RI menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. DPR juga mendorong agar proses hukum berjalan secara transparan, profesional, dan tidak tebang pilih, termasuk jika melibatkan aparat dari institusi manapun.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan akan tetap berkoordinasi dengan Puspom TNI dalam rangka mendukung proses penegakan hukum. Hal ini dilakukan agar penanganan perkara tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa menghambat upaya pengungkapan fakta.

Di tengah polemik yang muncul, publik kini menaruh perhatian besar terhadap langkah lanjutan yang akan diambil oleh Puspom TNI. Proses investigasi yang transparan dan akuntabel menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Kasus ini sekaligus menjadi ujian bagi sinergi antara aparat sipil dan militer dalam menangani perkara yang melibatkan lintas institusi, serta komitmen negara dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu. (Sumber : Kabar24, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bazar UMKM PT TIMAH Jadi Ajang Promosi Produk Lokal, Dagangan Pelaku Usaha Laris Manis

    Bazar UMKM PT TIMAH Jadi Ajang Promosi Produk Lokal, Dagangan Pelaku Usaha Laris Manis

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Bazar UMKM menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan penjualan. Untuk itu, PT TIMAH (Persero) Tbk menghadirkan bazar UMKM dalam berbagai kegiatan perusahaan. Rabu (30/9/2026) Kali ini, PT TIMAH kembali menggelar Bazar UMKM mitra binaan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Perusahaan Jasa Penambangan (PJP), refreshment eProc […]

  • Warga Kacang Pedang Jadi Korban Jambret di Bukit Merapin, Pelaku Diburu Polisi

    Warga Kacang Pedang Jadi Korban Jambret di Bukit Merapin, Pelaku Diburu Polisi

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Seorang warga Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang, bernama Ernawarti (38), menjadi korban penjambretan di kawasan Bukit Merapin pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Dalam kejadian tersebut, korban yang mencoba mengejar pelaku menggunakan sepeda motor justru terjatuh karena hilang kendali, hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Selasa (13/5/2025) Kronologi kejadian […]

  • Temui Dewan Pers, PJS Mantapkan Langkah Menjadi Organisasi Konstituen

    Temui Dewan Pers, PJS Mantapkan Langkah Menjadi Organisasi Konstituen

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Pro Jurnalismedia Siber (PJS) kian mantap menatap status sebagai organisasi konstituen Dewan Pers. Langkah strategis ini ditandai dengan audiensi DPP PJS bersama jajaran pimpinan Dewan Pers di Kantor Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (7/7/2026), menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) III PJS. Rabu (8/7/2026) Rombongan DPP PJS dipimpin langsung oleh Ketua […]

  • Bekisah di Surau Dekat Reaktor

    Bekisah di Surau Dekat Reaktor

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM – Senja itu, langit Bangka membias warna jingga keemasan di atas barisan pohon kelapa. Angin laut berhembus lembut, membawa aroma garam dan tanah basah. Di kejauhan, menara pendingin yang belum selesai dibangun berdiri seperti raksasa yang baru bangun tidur, diam namun menggentarkan. Tak jauh dari situ, berdiri sebuah surau kecil—dindingnya dari papan, atapnya […]

  • Novika dan Kerupuk Kulit WanMiQ: UMKM Bangka yang Tumbuh Berkat Dukungan PT TIMAH Tbk

    Novika dan Kerupuk Kulit WanMiQ: UMKM Bangka yang Tumbuh Berkat Dukungan PT TIMAH Tbk

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Keinginan sederhana untuk menikmati camilan khas kampung halaman berubah menjadi peluang bisnis menjanjikan bagi Novika, seorang perempuan asal Tasikmalaya yang kini menetap di Bangka. Usaha kerupuk kulit sapi “WanMiQ” yang ia rintis sejak 2018 berkembang pesat berkat kerja keras dan dukungan sebagai Mitra Binaan CSR PT TIMAH Tbk. Jumat (28/11/2025) Novika […]

  • MBG Memanas! Digugat ke MK, Diserang Kritik, SDM Pelaksana Jadi Sorotan

    MBG Memanas! Digugat ke MK, Diserang Kritik, SDM Pelaksana Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini tengah menghadapi ujian serius. Tidak hanya digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sumber pendanaannya dalam APBN 2026, program ini juga dihantam kritik tajam terkait implementasi di lapangan. Senin (30/3/2026) Polemik yang berkembang menunjukkan bahwa persoalan […]

expand_less