Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » POTENSI NUKLIR UNTUK PERCEPATAN TRANSISI ENERGI

POTENSI NUKLIR UNTUK PERCEPATAN TRANSISI ENERGI

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (Jakarta) – Isu transisi energi kembali mengemuka setelah Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menegaskan bahwa Indonesia harus mempercepat langkahnya keluar dari ketergantungan energi impor. Pernyataan ini disampaikan Eddy dalam berita detikNews edisi Senin, 29 Desember 2025, berjudul “Waka MPR: Transisi Energi RI Harus Dipercepat, Kita Masih Bergantung Impor.”

Pesan yang disampaikan sebenarnya sederhana, namun menohok: Indonesia kaya sumber daya energi, tetapi justru masih bergantung pada energi dari luar negeri. Sebuah paradoks yang seharusnya tidak terjadi, apalagi bagi negara yang kerap disebut sebagai “surga energi”.

Dalam berita tersebut, Eddy Soeparno menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi energi yang sangat besar, baik energi fosil maupun energi baru dan terbarukan. Namun, di saat yang sama, kebutuhan energi nasional—terutama bahan bakar dan listrik—masih belum sepenuhnya ditopang oleh produksi dalam negeri.

“Indonesia memiliki sumber energi yang sangat besar, baik fosil maupun terbarukan. Namun, pada saat yang sama, kebutuhan energi kita masih bergantung pada impor,” ujar Eddy, dikutip dari detikNews.

Kondisi ini tentu berisiko. Ketergantungan impor membuat Indonesia rentan terhadap fluktuasi harga global, tekanan geopolitik, hingga krisis pasokan. Dalam jangka panjang, hal ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal ketahanan dan kedaulatan energi nasional.

Transisi Energi Bukan Sekadar Tren

Eddy menekankan bahwa transisi energi bukan sekadar mengikuti tren global atau tuntutan negara maju. Lebih dari itu, transisi energi adalah kebutuhan strategis Indonesia. Dengan memaksimalkan sumber energi domestik—khususnya energi bersih dan berkelanjutan—Indonesia bisa mengurangi impor sekaligus menjaga lingkungan.
Dalam konteks ini, transisi energi yang dimaksud tidak dapat dimaknai secara sempit hanya sebagai penggantian energi fosil dengan energi terbarukan intermiten semata. Indonesia membutuhkan sumber energi rendah karbon yang mampu menyediakan pasokan listrik stabil dalam skala besar.

Ia juga menyoroti pentingnya sinkronisasi kebijakan dan percepatan investasi. Menurutnya, banyak investor global sebenarnya tertarik menanamkan modal di sektor energi terbarukan Indonesia. Sayangnya, rantai birokrasi yang panjang dan rumit sering kali menjadi penghambat utama.

Padahal, investasi di sektor ini membawa banyak manfaat: mulai dari penciptaan green jobs, peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB), hingga lahirnya sumber pertumbuhan ekonomi baru berbasis rendah karbon.

Apa yang disampaikan Eddy Soeparno menggambarkan kondisi Indonesia saat ini. Kebutuhan listrik terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, industrialisasi, dan digitalisasi. Di sisi lain, target penurunan emisi karbon juga semakin mendesak, sejalan dengan komitmen Indonesia dalam berbagai forum internasional.
Jika transisi energi terus berjalan lambat, Indonesia berisiko terjebak dalam dua masalah sekaligus: krisis pasokan energi dan krisis lingkungan. Oleh karena itu, dibutuhkan terobosan nyata—bukan hanya wacana—untuk memastikan pasokan energi yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan.

Di sinilah diskusi tentang bauran energi nasional menjadi penting. Energi surya, air, angin, panas bumi, hingga energi nuklir mulai banyak dibicarakan sebagai solusi jangka panjang. Energi nuklir, sebagai sumber energi rendah karbon dengan emisi yang sangat minimal, secara internasional telah diakui sebagai bagian dari energi hijau yang mampu menopang sistem kelistrikan secara stabil (baseload).

Berbeda dengan energi terbarukan yang bergantung pada kondisi alam, nuklir menawarkan pasokan listrik bersih yang kontinu, sehingga relevan untuk negara dengan pertumbuhan kebutuhan energi setinggi Indonesia.
Pernyataan Waka MPR tersebut dapat dibaca sebagai sinyal bahwa isu energi kini semakin mendapat perhatian serius di level kebijakan tinggi. Namun, kebijakan saja tidak cukup. Implementasi di lapangan membutuhkan dukungan pelaku industri yang memiliki komitmen jangka panjang dan kesiapan teknologi.

Dalam konteks percepatan transisi energi ini, Indonesia juga mulai dilirik oleh pelaku industri energi bersih global. Salah satunya adalah PT Thorcon Power Indonesia, perusahaan energi nuklir swasta yang telah menunjukkan komitmen serius terhadap pengembangan energi nuklir di Indonesia.

Thorcon dikenal sebagai perusahaan nuklir swasta pertama yang memperoleh persetujuan evaluasi PET-SMET dan memiliki rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Pulau Kelasa. Langkah ini mencerminkan bahwa energi nuklir tidak lagi sebatas wacana jangka panjang, melainkan mulai masuk tahap persiapan konkret sebagai bagian dari transisi energi nasional.

Keterlibatan Thorcon menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mulai dipandang sebagai mitra strategis dalam pengembangan teknologi energi maju. Ini sekaligus menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap arah kebijakan energi nasional, selama didukung oleh regulasi yang jelas dan konsisten.

Indonesia berada pada titik krusial. Dengan sumber daya yang melimpah dan kebutuhan energi yang terus tumbuh, pilihan kebijakan hari ini akan menentukan apakah Indonesia mampu keluar dari jebakan ketergantungan impor, atau justru semakin terjerat di dalamnya.

Ketergantungan energi impor di tengah melimpahnya sumber daya domestik adalah alarm serius bagi Indonesia. Seperti disampaikan Waka MPR RI Eddy Soeparno, percepatan transisi energi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dengan memperbaiki iklim investasi, memangkas birokrasi, dan membuka ruang bagi teknologi energi bersih—termasuk nuklir—Indonesia memiliki peluang besar untuk mewujudkan kemandirian energi. Transisi energi yang dipercepat hari ini adalah investasi untuk Indonesia yang lebih berdaulat, hijau, dan berkelanjutan di masa depan. (Red)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Hangat Prabowo dan Lee Jae-myung di KTT APEC 2025, Bahas Masa Depan Ekonomi Asia-Pasifik

    Momen Hangat Prabowo dan Lee Jae-myung di KTT APEC 2025, Bahas Masa Depan Ekonomi Asia-Pasifik

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2025 yang digelar di Gyeongju, Korea Selatan. Kehadiran Prabowo dalam forum ekonomi bergengsi itu menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia di kawasan Asia-Pasifik serta mendorong kerja sama ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan. Sabtu (1/11/2025) Dalam tayangan […]

  • Data Sementara Bawaslu, Pilkada Ulang Pangkalpinang Catat Partisipasi 48 Persen, Bangka 54,92 Persen

    Data Sementara Bawaslu, Pilkada Ulang Pangkalpinang Catat Partisipasi 48 Persen, Bangka 54,92 Persen

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BELITUNG) — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bangka Belitung merilis data sementara mengenai partisipasi pemilih dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ulang 2025 di Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang. Kamis (28/8/2025) Ketua Bawaslu Babel, EM Osykar, mengungkapkan bahwa angka partisipasi pemilih di dua daerah tersebut masih dalam proses penghitungan karena tahapan pemilu […]

  • Dugaan Ijazah Palsu Wagub Babel: KPU Sebut Hellyana Gunakan Ijazah SMA saat Mendaftar Pilkada 2024

    Dugaan Ijazah Palsu Wagub Babel: KPU Sebut Hellyana Gunakan Ijazah SMA saat Mendaftar Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan bahwa Wakil Gubernur Bangka Belitung, Hellyana, menggunakan ijazah SMA sebagai persyaratan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pernyataan ini disampaikan menyusul tudingan masyarakat terkait dugaan penggunaan ijazah palsu bergelar Sarjana Hukum (S.H.) oleh Hellyana. Kamis (22/5/2025) Ketua KPU Bangka Belitung, Husin, menyatakan […]

  • 63 Siswa Lolos Seleksi Awal Program Beasiswa Pemali Boarding School PT Timah

    63 Siswa Lolos Seleksi Awal Program Beasiswa Pemali Boarding School PT Timah

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Sebanyak 63 pelajar berhasil lolos seleksi administrasi dan survei lapangan dalam Program Pemali Boarding School Kelas Beasiswa PT Timah pada SMAN 1 Pemali tahun ajaran 2025/2026. Pengumuman ini disampaikan oleh Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Selasa (6/5/2025). Kamis (8/5/2025) Program ini diikuti oleh 248 peserta dari Provinsi Kepulauan Bangka […]

  • Hari Jadi ke-268, Gubernur Hidayat Ajak Pangkalpinang Berbenah Demi Rakyat

    Hari Jadi ke-268, Gubernur Hidayat Ajak Pangkalpinang Berbenah Demi Rakyat

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-268 yang digelar melalui Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Rabu (17/9/2025), menjadi momentum refleksi sekaligus ajakan untuk berbenah dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani. Kamis (18/9/2025) Dalam acara yang dihadiri unsur Forkopimda, pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, dan tamu undangan […]

  • PT Timah Tegaskan Komitmen Lindungi Satwa Endemik Lewat Program Kehati dan PPS Alobi

    PT Timah Tegaskan Komitmen Lindungi Satwa Endemik Lewat Program Kehati dan PPS Alobi

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian satwa endemik di wilayah operasional perusahaan melalui berbagai program pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Upaya ini dilakukan karena satwa endemik memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk dalam rantai makanan, penyerbukan, pengendalian hama, hingga penyebaran benih tumbuhan. Selasa (22/7/2025) Keseimbangan ekosistem tidak […]

expand_less