Perkuat Kompetensi dan Budaya K3, PT TIMAH Tbk Gelar Pelatihan Terpadu Bagi Karyawan

Bangun SDM Unggul dan Profesional, PT TIMAH Tbk Fokuskan Pelatihan TOT, P3K, dan SOP

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA) — PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, profesional, dan berdaya saing melalui program pelatihan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar pelatihan terpadu bagi karyawan yang mencakup Training of Trainer (TOT), Diklat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Sertifikasi Kemenaker RI, serta pelatihan teknis penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP). Sabtu (31/1/2026)

Pelatihan ini berlangsung di Pemali Learning Center PT TIMAH Tbk, Selasa (27/1/2026), dan diikuti oleh karyawan dari berbagai unit kerja. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur SDM PT TIMAH Tbk, Ratih Mayasari, serta dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elius Gani, Direktur PT Mitra Sinergi Internasional Rini Apriliani, dan tim instruktur dari PT Fresh Galang Mandiri.

banner 336x280

Direktur SDM PT TIMAH Tbk, Ratih Mayasari, menjelaskan bahwa ketiga materi pelatihan yang diberikan memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan dan efektivitas operasional perusahaan. Program Training of Trainer (TOT), kata dia, dirancang untuk mencetak instruktur internal yang kompeten sehingga mampu mentransfer pengetahuan dan keterampilan secara berkelanjutan kepada sesama karyawan.

“Dengan adanya instruktur internal, proses pengembangan kompetensi akan lebih efektif, terukur, dan berkesinambungan sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ujar Ratih.

Selain itu, pelatihan teknis penyusunan SOP bertujuan memastikan setiap proses bisnis di PT TIMAH Tbk memiliki pedoman kerja yang jelas, sistematis, dan aplikatif. SOP tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar dapat diterapkan di lapangan dan menjadi acuan dalam setiap aktivitas kerja.

“SOP terlihat sederhana, tetapi ketika terjadi suatu kejadian dan dilakukan pemeriksaan, hal pertama yang dilihat adalah SOP. Menyusun SOP tidak mudah karena harus memahami proses bisnis secara menyeluruh dan memastikan SOP tersebut realistis untuk dijalankan,” tambahnya.

Sementara itu, Diklat P3K menjadi salah satu pelatihan krusial yang harus dimiliki karyawan, khususnya mereka yang bekerja di area operasional dan lapangan. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan karyawan dalam menghadapi situasi darurat, baik akibat kecelakaan kerja maupun potensi bencana lainnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elius Gani, mengapresiasi langkah PT TIMAH Tbk yang secara konsisten melaksanakan pelatihan P3K sebagai bagian dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Menurutnya, hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

“Kami berharap K3 benar-benar menjadi budaya kerja. Dengan kompetensi yang baik, pekerja dapat mendeteksi potensi risiko sejak dini dan mengetahui langkah yang tepat ketika terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Ia juga mendorong PT TIMAH Tbk untuk terus menjaga konsistensi pelaksanaan pelatihan K3 guna mewujudkan target zero accident di lingkungan kerja.

Manfaat pelatihan ini dirasakan langsung oleh para karyawan, khususnya pekerja lapangan. Salah satunya Andry Eka Saputra, karyawan yang bertugas di Area Bangka Selatan, menyampaikan bahwa pelatihan P3K sangat penting bagi pekerja tambang.

“Pelatihan ini sangat berarti karena di lapangan kami dituntut memiliki kesiapsiagaan tinggi. Jika terjadi kecelakaan, kami menjadi pihak pertama yang memberikan pertolongan agar risiko tidak semakin fatal,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan seperti TOT, P3K, dan tanggap darurat dapat dilaksanakan secara rutin agar seluruh personel tetap kompeten dan siap menghadapi berbagai tantangan kerja. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *