Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bangka » Skandal Plasma PT GML Memuncak, Warga dan Mahasiswa Kepung Perusahaan Sawit di Bangka

Skandal Plasma PT GML Memuncak, Warga dan Mahasiswa Kepung Perusahaan Sawit di Bangka

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA) — Ratusan warga bersama elemen mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Menggugat menggeruduk kawasan operasional PT GML pada Senin (9/2/2026). Aksi massa terpusat di pintu masuk perusahaan sawit tersebut, tepatnya di Portal Kayu Besi, Kabupaten Bangka. Sejak pagi hari, massa telah memadati area portal dan menghentikan sementara aktivitas keluar-masuk perusahaan. Selasa (10/2/2026)

Aksi ini menjadi puncak kekecewaan masyarakat terhadap PT GML yang dinilai ingkar janji terkait kewajiban penyediaan kebun plasma sebesar 20 persen untuk masyarakat sekitar. Kewajiban tersebut, menurut warga, telah bertahun-tahun dijanjikan namun hingga kini belum juga direalisasikan secara nyata.

Pantauan di lapangan, massa membawa berbagai spanduk dan baliho berisi tuntutan keras. Salah satu tulisan yang paling mencolok berbunyi “Jangan Bodohi Kami!”, mencerminkan kemarahan warga yang merasa haknya diabaikan. Aksi berlangsung dengan orasi bergantian dari perwakilan warga dan mahasiswa, di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan empat tuntutan utama kepada manajemen PT GML.

Pertama, mendesak perusahaan segera menyerahkan kebun plasma 20 persen tanpa alasan dan penundaan lebih lanjut.

Kedua, menolak keberadaan NOP dan CUP PT GML yang dinilai tidak memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Ketiga, menolak perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT GML apabila kewajiban plasma belum direalisasikan.

Keempat, mendesak aparat penegak hukum untuk menangkap direksi PT GML yang diduga terlibat praktik “main mata” dengan oknum aparat desa.

Ketua pelaksana aksi dari unsur mahasiswa yang bertindak sebagai koordinator lapangan menyatakan, kehadiran mahasiswa merupakan bentuk solidaritas dan upaya menjadi penyambung lidah masyarakat. Menurutnya, selama ini suara warga kerap terabaikan meski telah berulang kali menyampaikan keluhan secara formal.

“Kami hadir untuk mengawal hak masyarakat. Warga sudah terlalu lama menunggu realisasi kebun plasma. Ada dugaan kuat praktik tidak sehat di balik mandeknya plasma ini, termasuk dugaan gratifikasi kepada enam kepala desa di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujarnya di hadapan massa dan awak media.

Ia menegaskan bahwa tudingan tersebut masih dalam asas praduga tak bersalah. Namun demikian, mahasiswa menilai indikasi yang muncul di lapangan tidak bisa diabaikan begitu saja. Masyarakat disebut telah lama mencium kejanggalan, terutama karena tidak adanya kemajuan meski lahan sawit PT GML terus berproduksi.

“Ini baru dugaan, tapi aromanya sangat kuat. Warga bosan dengan janji-janji manis yang terus diulang setiap kali ada mediasi. Yang dibutuhkan sekarang adalah kejelasan dan bukti, bukan lagi retorika,” tegasnya.

Mahasiswa juga menyoroti status PT GML sebagai perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia. Mereka menekankan bahwa setiap perusahaan, tanpa terkecuali, wajib tunduk pada regulasi nasional dan menghormati hak masyarakat lokal.

“PT GML harus patuh pada aturan Pemerintah Indonesia. Jangan sampai perusahaan asing justru membajak hak rakyat di negeri ini. Plasma 20 persen itu amanat undang-undang, bukan hadiah dari perusahaan,” kata orator aksi lainnya.

Warga yang turut berorasi mengungkapkan kekecewaan mendalam karena selama ini tidak pernah merasakan manfaat keberadaan perusahaan sawit tersebut. Alih-alih sejahtera, mereka justru merasa ruang hidupnya semakin menyempit tanpa kompensasi yang adil.

“Sudah bertahun-tahun sawit dipanen, tapi kami tidak pernah menikmati hasilnya. Plasma tidak ada, janji tinggal janji. Kalau begini terus, kami menolak HGU diperpanjang,” ujar salah seorang warga dengan nada geram.

Aksi ini disebut sebagai tindak lanjut dari berbagai upaya mediasi yang sebelumnya telah dilakukan antara warga, pemerintah desa, dan pihak perusahaan. Namun, menurut massa aksi, seluruh pertemuan tersebut tidak pernah menghasilkan keputusan yang berpihak pada masyarakat.

Aliansi Masyarakat Menggugat menegaskan, apabila tuntutan tersebut kembali diabaikan, warga bersama mahasiswa siap mengambil langkah lanjutan yang lebih tegas sesuai koridor hukum demi memperjuangkan hak plasma yang selama ini tak kunjung terwujud. (Sumber : Berita-Fakta, Editor: KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan PT Timah Berbuah Manis, Empat Karyawan Sabet Gelar Juara di JFX Olympic 2025

    Dukungan PT Timah Berbuah Manis, Empat Karyawan Sabet Gelar Juara di JFX Olympic 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh karyawan PT Timah Tbk. Empat orang karyawan berhasil meraih gelar juara pada ajang olahraga JFX Olympic 2025 yang mempertemukan ratusan atlet dari berbagai instansi di Indonesia. Selasa (30/9/2025) Kejuaraan olahraga tersebut diselenggarakan oleh Jakarta Futures Exchange (JFX) dalam rangka memperingati ulang tahun ke-26 JFX. Beragam cabang […]

  • Viral Video Pengerukan Sungai Buton, Aktivitas Alat Berat dan Dugaan Pembukaan Lahan Jadi Sorotan

    Viral Video Pengerukan Sungai Buton, Aktivitas Alat Berat dan Dugaan Pembukaan Lahan Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Aktivitas pengerukan dan penataan lahan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Buton, Desa Tumbak Petar, Kabupaten Bangka Barat, menjadi sorotan masyarakat. Warga mempertanyakan aktivitas alat berat yang diduga melakukan pengerukan di sepanjang aliran sungai hingga menyebabkan perubahan bentang alam dalam skala luas. Jum’at (24/7/2026) Keresahan tersebut mencuat setelah sebuah […]

  • GEMARI Jakarta Hadirkan Dialog Kebangsaan Soal Penegakan Hukum Berkeadilan

    GEMARI Jakarta Hadirkan Dialog Kebangsaan Soal Penegakan Hukum Berkeadilan

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Gerakan Mahasiswa Riau Jakarta (GEMARI Jakarta) menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk “Dari Riau untuk Indonesia” di Gedung Condet Park, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi publik untuk membahas harapan masyarakat terhadap penegakan hukum yang berkeadilan sekaligus mendorong penguatan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Sabtu (17/10/2026) Dialog kebangsaan tersebut mengangkat […]

  • UP PMPTSP Pulo Gadung Luncurkan MARKISHA PRO, Edukasi Warga Soal Izin Makam via Podcast

    UP PMPTSP Pulo Gadung Luncurkan MARKISHA PRO, Edukasi Warga Soal Izin Makam via Podcast

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada warga Jakarta khususnya di wilayah Kecamatan Pulo Gadung, Unit Pengelola Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UP PMPTSP) se-Kecamatan Pulogadung melaksanakan inovasi pelayanan pada Triwulan III Tahun 2025 yaitu MARKISHA (Mari Kita Sharing) PRO. Jumat (25/7/2025) Inovasi Markisha Pro ini merupakan pengembangan dari […]

  • Perkuat Kesiapsiagaan, PT TIMAH Tbk dan Pemdes Air Putih Gelar Pelatihan Tanggap Bencana

    Perkuat Kesiapsiagaan, PT TIMAH Tbk dan Pemdes Air Putih Gelar Pelatihan Tanggap Bencana

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan, PT TIMAH Tbk berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Air Putih menggelar pelatihan tanggap bencana bagi Tim Tanggap Darurat Desa Air Putih serta warga setempat. Kegiatan yang digelar di Kantor Pemerintah Desa Air Putih pada Selasa (11/11/2025) ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam meningkatkan […]

  • Kejari Bangka Tengah Selidiki Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI 2023

    Kejari Bangka Tengah Selidiki Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI 2023

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Tengah mulai mengusut dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangka Tengah tahun anggaran 2023. Proses penyelidikan saat ini masih berada pada tahap pemeriksaan dan pengumpulan keterangan dari sejumlah pihak terkait. Senin (11/5/2026) Penyelidikan tersebut menjadi perhatian publik lantaran dana […]

expand_less