Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PN Jakpus Tolak Keberatan Paramount Land, Ruko Milik Istri Aon Tetap Disita untuk Uang Pengganti

PN Jakpus Tolak Keberatan Paramount Land, Ruko Milik Istri Aon Tetap Disita untuk Uang Pengganti

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (Jakarta) —  Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat resmi menolak keberatan yang diajukan Paramount Land terkait penyitaan satu unit ruko yang dinilai berkaitan dengan terpidana kasus korupsi tata niaga timah, Thamron alias Aon. Dalam sidang putusan yang dibacakan pada Kamis (27/11/2025), majelis hakim menyatakan upaya hukum keberatan tersebut tidak dapat diterima karena diajukan melewati batas waktu yang diatur peraturan perundang-undangan. Senin (1/12/2025)

Juru Bicara PN Jakarta Pusat, Andi Saputra, menegaskan bahwa keberatan Paramount Land secara hukum dianggap kadaluarsa.

“Keberatan tidak dapat diterima karena diajukan sudah melampaui tenggat waktu sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ujar Andi. Dengan demikian, penyitaan ruko tersebut oleh Kejaksaan Agung tetap sah dan berlaku sebagai bagian dari pelaksanaan putusan pidana.

Ruko Dibeli Atas Nama Istri Terpidana, Namun Dianggap Aset Terkait TPPU

Objek sengketa berupa satu unit ruko Maggiore Business Loft senilai Rp30,23 miliar yang diketahui dibeli menggunakan nama istri Thamron, yakni Kian Nie. Namun, dalam konstruksi perkara tipikor dan TPPU yang menjerat Thamron, ruko tersebut diyakini sebagai aset hasil tindak pidana dan dibeli menggunakan aliran dana yang terkait dengan kejahatan.

Penyitaan ini sendiri merujuk pada putusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang sebelumnya telah dikuatkan oleh Mahkamah Agung (MA). Dalam amar putusan tersebut, Thamron alias Aon dinyatakan terbukti bersalah atas tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang dalam skandal tata niaga timah tahun 2015–2022. Ia dijatuhi hukuman 18 tahun penjara, denda Rp1 miliar, serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp3,538 triliun lebih.

Majelis hakim juga menyatakan bahwa seluruh aset yang disita, termasuk ruko yang menjadi objek keberatan Paramount Land, diperhitungkan sebagai bagian dari pembayaran uang pengganti. Dengan ditolaknya keberatan Paramount Land, maka posisi hukum penyitaan tersebut tetap sah dan tidak terganggu.

Gugatan Telat, Upaya Hukum Tak Bisa Dilanjutkan

Paramount Land sebelumnya mengajukan keberatan dengan alasan bahwa ruko tersebut dibeli secara sah melalui pihak ketiga dan tidak terkait dengan tindak pidana yang dilakukan Thamron. Namun PN Jakpus menilai bahwa keberatan tersebut tidak diajukan dalam jangka waktu yang seharusnya, sehingga proses tidak dapat dilanjutkan.

Menurut Andi Saputra, keberatan semestinya diajukan segera setelah penyitaan dilakukan atau setidaknya dalam tenggat waktu tertentu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Keterlambatan ini membuat keberatan tidak dapat diterima secara administratif maupun substantif.

Kasus Turunan Tipikor Timah Terus Bergulir

Meski perkara utama Thamron alias Aon telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) setelah diputus MA, berbagai kasus turunan terkait tindak pidana tersebut terus bergulir di sejumlah pengadilan. Salah satunya adalah gugatan perdata yang diajukan Aon dan Hasan Tjie terhadap PT Timah atas dugaan perbuatan melawan hukum (PMH).

Gugatan tersebut saat ini sedang disidangkan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang. Tidak hanya menggugat PT Timah, para penggugat juga menyeret sejumlah mantan petinggi PT Timah yang kini telah menjadi terpidana dalam kasus yang sama, seperti:

  • Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (eks Dirut PT Timah)

  • Alwin Albar (eks Direktur Operasional)

  • Emil Ermindra (eks Direktur Keuangan)

  • Bambang Gatot Ariyono (eks Dirjen Minerba Kementerian ESDM)

Gugatan tersebut menyoroti kerja sama pengolahan timah antara PT Timah dan sejumlah smelter swasta yang diduga tidak memenuhi syarat kompetensi. Perusahaan-perusahaan tersebut termasuk PT Refined Bangka Tin, CV Venus Inti Perkasa (VIP), PT Sariwiguna Binasentosa, dan PT Menara Cipta Mulia (MCM) yang juga dikaitkan dengan Thamron.

Kasus Korupsi Timah Bernilai Ratusan Triliun Belum Berakhir

Kasus Tipikor Tata Niaga Timah 2015–2022 merupakan salah satu skandal korupsi terbesar dalam sejarah Indonesia, dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp300 triliun. Meski sejumlah pelaku utama telah dijatuhi hukuman berat termasuk Aon, Hasan Tjie, Hendry Lie, serta para mantan pejabat PT Timah, rangkaian proses hukum terhadap aset dan pihak terkait masih terus berlangsung.

Putusan PN Jakpus pada Kamis kemarin kembali menegaskan posisi aparat penegak hukum dalam memulihkan kerugian negara melalui penyitaan aset yang terbukti berasal dari tindak pidana. Dengan ditolaknya keberatan Paramount Land, maka ruko senilai puluhan miliar rupiah tersebut resmi tetap disita negara dalam upaya pemenuhan uang pengganti.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Paramount Land belum memberikan tanggapan resmi atas penolakan tersebut. Sementara itu, proses hukum terkait aset-aset lain dalam perkara tipikor timah diperkirakan masih panjang dan akan terus mendapat sorotan publik. (Sumber : koranbabelpos.id, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Lingkar Tambang Koba Datangi Kejari Bateng, Dana Pascatambang PT Koba Tin Dipersoalkan

    Warga Lingkar Tambang Koba Datangi Kejari Bateng, Dana Pascatambang PT Koba Tin Dipersoalkan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) — Kelompok masyarakat lingkar tambang di Kecamatan Koba menggelar audiensi dengan jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Tengah, Kamis (29/1/2026), guna membahas perkembangan penegakan hukum terkait dugaan penyalahgunaan dana reklamasi dan dana jaminan pascatambang PT Koba Tin. Jum’at (30/1/2026) Audiensi tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat terdampak aktivitas pertambangan, termasuk Kepala Desa Nibung, […]

  • Sodikin Akhirnya Ditahan, Publik Soroti Lambannya Eksekusi Putusan Hakim

    Sodikin Akhirnya Ditahan, Publik Soroti Lambannya Eksekusi Putusan Hakim

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (KOBA) – Setelah sempat menuai kontroversi, terdakwa kasus asusila Sodikin Bin Sarkawi Mafa akhirnya resmi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuatunu, Senin (26/5/2025). Selasa (27/5/2025) Keputusan ini datang setelah proses eksekusi putusan hukum yang sebelumnya dianggap lamban dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas II Koba, yang diketuai Derit […]

  • Hukum Berat Perompak Bersenpi! Nelayan Bintan Takut Pelaku Kembali Mengganas

    Hukum Berat Perompak Bersenpi! Nelayan Bintan Takut Pelaku Kembali Mengganas

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BINTAN) – Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dijadwalkan membacakan vonis terhadap terdakwa kasus dugaan perompakan bersenjata di perairan Bangka Belitung, Rabu (26/8/2026). Dua terdakwa utama dalam perkara tersebut yakni Baharudin alias Pak Uban dan Curidi alias Ompong. Keduanya didakwa melakukan aksi premanisme di laut serta penguasaan senjata api secara ilegal […]

  • Mesin Bermasalah dan Kabin Panas, Sriwijaya Air Tujuan Pangkalpinang Batal Terbang

    Mesin Bermasalah dan Kabin Panas, Sriwijaya Air Tujuan Pangkalpinang Batal Terbang

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle kbobabelgroup@gmail.com
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBabel.Com (Jakarta) — Penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 072 dengan rute Jakarta–Pangkalpinang mengeluhkan penundaan penerbangan yang mencapai lebih dari delapan jam pada Selasa (22/10/2025). Penerbangan yang dijadwalkan boarding pukul 09.10 WIB itu gagal berangkat sesuai waktu karena mengalami gangguan teknis pada mesin. Situasi sempat menegangkan ketika pesawat yang sudah bersiap menuju landasan (runway) mendadak kembali […]

  • Basit Cinda Berpotensi Menang, Makanya Mulai Diserang

    Basit Cinda Berpotensi Menang, Makanya Mulai Diserang

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Kian menanjaknya tren popularitas Basit Cinda, menyentak banyak pihak. Serangan mulai diarahkan kepada tokoh muda karismatik yang didorong berbagai kalangan untuk maju ke Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang 2025. Rabu (28/5/2025) Serangan negatif kepada usaha, dan bahkan tulisan calon wali kota Pangkalpinang pada baliho yang dipasang di bawah nama Basit Cinda, mulai […]

  • Dermaga II Tanjung Kalian Dibangun, Hidayat Arsani Optimistis Dongkrak Ekonomi dan Investasi Babel

    Dermaga II Tanjung Kalian Dibangun, Hidayat Arsani Optimistis Dongkrak Ekonomi dan Investasi Babel

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (MENTOK) — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi memulai pembangunan Dermaga II sekaligus peningkatan kapasitas Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Pembangunan tersebut ditandai dengan kegiatan groundbreaking yang dilaksanakan pada Senin (22/6/2026). Selasa (23/6/2026) Pembangunan Dermaga II dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan […]

expand_less