
KBOBABEL.COM (TOBOALI) — Upaya pemulihan lingkungan pascatambang terus dilakukan di wilayah Kabupaten Bangka Selatan. Polres Bangka Selatan turut ambil bagian dalam gerakan rehabilitasi lingkungan dengan melaksanakan penanaman ratusan bibit pohon di kawasan lahan eks tambang di Kecamatan Toboali, Selasa (30/12/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian alam di daerah yang terdampak aktivitas pertambangan. Rabu (31/12/2025)
Penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari Operasi Tertib Tambang Menumbing 2025 yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Operasi ini tidak hanya difokuskan pada penertiban aktivitas pertambangan, tetapi juga pada langkah rehabilitasi dan pemulihan lingkungan yang telah mengalami kerusakan.

Di wilayah Bangka Selatan, rehabilitasi lahan eks tambang dilakukan melalui penanaman pohon di kawasan Jalan Bagger, Kecamatan Toboali. Sebanyak 500 bibit pohon ditanam sebagai bagian dari program penanaman sejuta pohon yang dicanangkan dalam Operasi Tertib Tambang Menumbing 2025.
Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi petei, nyatoh, ketapang kencana, dan cemara laut. Pemilihan jenis tanaman tersebut disesuaikan dengan kondisi lahan dan karakteristik lingkungan setempat, dengan tujuan untuk mempercepat pemulihan fungsi ekologis lahan pascatambang serta menjaga keseimbangan lingkungan dalam jangka panjang.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto, mengatakan kegiatan penanaman pohon ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian Polri terhadap keberlanjutan lingkungan hidup, khususnya di wilayah yang terdampak aktivitas pertambangan.
“Penanaman pohon ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk ikut memulihkan lahan pascatambang. Harapannya, kawasan yang sebelumnya rusak akibat aktivitas tambang dapat kembali hijau, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan sekitar,” ujar AKBP Agus Arif Wijayanto.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung di wilayah masing-masing. Untuk Bangka Selatan, fokus penanaman diarahkan pada lahan-lahan pascatambang yang dinilai membutuhkan pemulihan segera agar tidak menimbulkan dampak lingkungan berkepanjangan.
Selain sebagai langkah rehabilitasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Menurut Kapolres, pemulihan lingkungan tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan dan kepedulian semua pihak, termasuk masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan penanaman pohon ini, Polres Bangka Selatan berharap rehabilitasi lahan eks tambang tidak berhenti pada seremonial semata. Penanaman ini diharapkan menjadi awal dari proses pemulihan berkelanjutan, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan.
Dari lahan yang pernah rusak akibat aktivitas pertambangan, Polres Bangka Selatan berupaya menumbuhkan harapan baru. Pohon-pohon yang ditanam hari ini diharapkan kelak menjadi penyangga kehidupan, menjaga keseimbangan alam, serta memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang. (Sumber : Babel Hebat, Editor : KBO Babel)








