KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dijadwalkan resmi dibuka pada 7 November 2026 mendatang. Sebanyak 26 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Rabu (2/9/2026)
Panitia Besar (PB) Porprov VII Babel 2026 saat ini terus mematangkan berbagai persiapan, termasuk memastikan kesiapan venue yang akan digunakan untuk pertandingan. Sejumlah lokasi pertandingan tersebar di tiga wilayah, yakni Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, dan Kabupaten Bangka Tengah.
Ketua Umum PB Porprov VII Babel 2026, Budi Utama, mengatakan persiapan penyelenggaraan saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Setelah tahapan pemantapan dilakukan, panitia akan mulai bergerak lebih intensif untuk memastikan seluruh kebutuhan pertandingan terpenuhi.
“Yang jelas setelah ini kita sudah langsung action. Saya selaku Ketua Umum akan melihat venue dari 26 cabor yang akan dilakukan di Bangka Tengah, Pangkalpinang, dan Kabupaten Bangka,” kata Budi, Rabu (2/9/2026).
Menurut Budi, pengecekan venue menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan karena lokasi pertandingan harus dipastikan memenuhi standar dan layak digunakan oleh para atlet dari seluruh kabupaten/kota di Babel.
Selain venue, PB Porprov juga telah membahas sejumlah agenda penting lainnya. Rapat pemantapan telah dilakukan untuk memastikan tahapan penyelenggaraan, mulai dari pembukaan dan penutupan hingga proses keabsahan atlet serta penyusunan jadwal pertandingan.
“Alhamdulillah sudah progres kurang lebih sekitar 60 persen. Kita sudah menentukan berkenaan dengan pembukaan dan penutupan, serta keabsahan-keabsahan dan jadwal keabsahan untuk penentuan para atlet,” jelasnya.
Budi mengatakan, saat ini panitia tengah melakukan finalisasi berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan. Setiap bidang dalam kepanitiaan diminta segera menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing agar seluruh persiapan dapat diselesaikan sesuai target.
Koordinasi antarunsur penyelenggara juga menjadi perhatian PB Porprov. Menurut Budi, kekompakan antara PB Porprov, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Babel, serta seluruh pengurus cabang olahraga sangat diperlukan untuk memastikan pelaksanaan Porprov berjalan lancar.
“Harapan saya, PB Porprov dengan KONI dapat bersinergi agar pelaksanaan Porprov berjalan lancar,” ujarnya.
Budi juga memastikan dirinya akan turun langsung meninjau venue pertandingan yang berada di tiga wilayah penyelenggaraan. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang masih harus dibenahi sebelum pertandingan dimulai.
Porprov VII Babel sendiri dijadwalkan dibuka pada 7 November 2026. Namun, tidak seluruh pertandingan akan dimulai setelah seremoni pembukaan. Beberapa cabor, seperti sepak bola dan voli pasir, dijadwalkan mulai dipertandingkan lebih awal karena membutuhkan waktu pertandingan yang relatif panjang.
Pelaksanaan pertandingan lebih awal tersebut menjadi bagian dari strategi panitia untuk menyesuaikan jadwal kompetisi dengan durasi pelaksanaan Porprov secara keseluruhan. Dengan jumlah cabor yang mencapai 26, pengaturan jadwal dan venue menjadi salah satu tantangan utama yang harus dipastikan sejak jauh hari.
Selain menjadi ajang kompetisi bagi para atlet daerah, Porprov VII Babel juga diharapkan memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat. Penyelenggaraan kegiatan olahraga ini diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah yang menjadi lokasi pertandingan.
Budi berharap Porprov VII Babel tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan kualitas olahraga di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Kita inovasi ide dan gagasan yang bisa membawa masyarakat senang, gembira dengan kehadiran Porprov, ekonomi tumbuh, atlet kita berkualitas dan menuju Bangka Belitung hebat, Bangka Belitung juara,” pungkasnya.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, PB Porprov bersama KONI dan seluruh pemangku kepentingan kini dituntut memperkuat koordinasi. Finalisasi venue, keabsahan atlet, jadwal pertandingan, serta kesiapan teknis lainnya menjadi pekerjaan yang harus segera dituntaskan agar Porprov VII Babel dapat berlangsung aman, tertib, dan kompetitif. (Sumber : Bangkapos.com, Editor : KBO Babel)

















