Prabowo Bantah MBG Hamburkan Uang: Itu Hasil Efisiensi, Bukan Bebani APBN

Dikritik dan Diejek, Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukanlah bentuk pemborosan anggaran negara. Ia membantah tudingan sejumlah pihak yang menyebut program tersebut menghambur-hamburkan uang. Jum’at (13/2/2026)

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peresmian 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan, serta groundbreaking 107 SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

banner 336x280

“Mereka meramalkan proyek ini pasti gagal, program ini menghambur-hamburkan uang,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Menurutnya, anggapan tersebut tidak berdasar karena dana untuk program MBG bukan diambil dari pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sudah berjalan, melainkan dari hasil efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.

“Padahal saudara-saudara, uang ini adalah hasil penghematan, hasil efisiensi dari anggaran yang saya dan tim saya yakin, kalau tidak kita hemat, uang ini akan dimakan oleh korupsi, akan dihabis-habiskan untuk memperkaya oknum-oknum pribadi-pribadi,” ujar Prabowo.

Ia menjelaskan, pemerintah melakukan penghematan pada sejumlah pos belanja yang dinilai tidak memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Di antaranya pengurangan rapat-rapat di luar kota, seminar, konferensi, hingga kunjungan kerja yang dianggap kurang produktif.

“Ini yang kita hemat, uang ini yang kita alihkan untuk hal-hal seperti ini, saudara-saudara,” katanya.

Prabowo juga memastikan bahwa kondisi APBN tetap dalam keadaan sehat. Ia menegaskan defisit anggaran masih berada di bawah batas maksimal 3 persen sebagaimana ketentuan yang ditetapkan negara.

Dengan demikian, menurutnya, pelaksanaan program MBG tidak mengganggu stabilitas fiskal nasional. Sebaliknya, program tersebut justru merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini.

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku menerima berbagai kritik bahkan ejekan terkait kebijakan MBG. Ia menyebut sebagian kritik datang dari kalangan intelektual dan akademisi.

“Bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal, mengejek dan menghina saya,” ucapnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan tidak akan mundur atau menghentikan program tersebut. Ia meyakini MBG merupakan kebijakan yang tepat dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama untuk mengatasi persoalan stunting dan kekurangan gizi pada anak.

Menurutnya, stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berdampak pada masa depan bangsa. Anak-anak yang mengalami kekurangan gizi berisiko mengalami hambatan pertumbuhan fisik maupun perkembangan kognitif.

“Stunting juga bagian dari pemiskinan,” kata Prabowo.

Ia menilai program MBG menjadi salah satu solusi konkret untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang. Dengan gizi yang baik, diharapkan kualitas pendidikan dan daya saing generasi muda Indonesia dapat meningkat.

Prabowo juga menyebut kritik yang diarahkan kepadanya sebagai bagian dari dinamika demokrasi. Namun ia mengingatkan bahwa program pemerintah harus dinilai dari tujuan dan manfaatnya bagi rakyat.

“Saya yakin waktu itu saya berada di atas jalan yang benar. Saya yakin tujuan kita benar dan baik,” tegasnya.

Program MBG sendiri menjadi salah satu prioritas pemerintahan Prabowo dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau anak-anak sekolah dan kelompok rentan di berbagai daerah secara bertahap.

Melalui dukungan fasilitas seperti SPPG dan gudang ketahanan pangan, pemerintah berharap distribusi makanan bergizi dapat berjalan efektif dan merata. Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (Sumber : Kompas.com, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *