KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan 18 gudang ketahanan pangan Polri yang tersebar di seluruh Indonesia. Peresmian dilakukan secara serentak dan dipusatkan di SPPG Palmerah, Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 09.05 WIB dan disambut langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan groundbreaking sejumlah fasilitas pendukung program pemenuhan gizi.
Dalam kunjungannya, Presiden meninjau langsung dapur SPPG, melihat proses pengolahan makanan, serta memeriksa standar kebersihan dan kelayakan fasilitas. Selain itu, Kepala Negara juga meninjau kolam bioflok ikan dan area budidaya tanaman hidroponik yang menjadi bagian dari konsep ketahanan pangan terintegrasi di lingkungan Polri.
Setelah peninjauan, Presiden memasuki lokasi acara utama dan mengikuti rangkaian peresmian bersama jajaran pejabat tinggi Polri serta anggota Kabinet Merah Putih. Peresmian SPPG di berbagai daerah turut diikuti secara virtual dan ditayangkan secara langsung di lokasi acara. Presiden juga sempat berdialog interaktif dengan sejumlah kapolda untuk memastikan kesiapan operasional program di wilayah masing-masing.
Sejumlah menteri dan pejabat negara hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Pratikno, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Staf Kepresidenan M Qodari, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Program SPPG Polri bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak-anak, mencegah kekurangan gizi, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi muda. Melalui fasilitas ini, Polri berkontribusi langsung dalam penyediaan makanan bergizi yang memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.
Selain fokus pada pemenuhan gizi, pembangunan 18 gudang ketahanan pangan Polri juga menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan bahan pangan. Gudang-gudang tersebut difungsikan untuk mendukung distribusi logistik serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi krisis pangan di berbagai daerah.
Program ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap agenda pemerintahan Presiden Prabowo yang tertuang dalam program Asta Cita. Inisiatif tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan nasional, termasuk di sektor pangan dan kesehatan masyarakat, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan keberhasilan program. Ia mengapresiasi langkah Polri yang tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut ambil bagian dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan beroperasinya 1.179 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan secara serentak, pemerintah berharap layanan pemenuhan gizi dapat berjalan optimal dan merata di berbagai wilayah. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan asupan gizi seimbang untuk menunjang tumbuh kembang yang sehat dan produktif. (Sumber : detiknews, Editor : KBO Babel)










