KBOBABEL.COM (BANGKA SELATAN) — PT Timah Tbk kembali memperlihatkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah operasional perusahaan. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Desa Tepus, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, perusahaan mendukung pemanfaatan lahan pascatambang menjadi kawasan perkebunan produktif yang dapat mendorong ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pangan desa. Kamis (27/11/2025)
Upaya ini dilakukan pada lahan seluas tiga hektare yang berada di Dusun Kelidang, Desa Tepus. Di area tersebut telah ditanam sebanyak 200 pohon yang terdiri dari 100 pohon kelapa hibrida dan 100 pohon mangga harum manis. Program penghijauan dan pengembangan perkebunan desa ini merupakan inisiatif Pemerintah Desa Tepus dan mendapat dukungan penuh dari PT Timah Tbk.
Kepala Desa Tepus, Acai, mengatakan bahwa pemilihan komoditas kelapa dan mangga bukan tanpa alasan. Selain untuk memperkuat ketahanan pangan, kedua komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan peminat yang besar di pasaran.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PT TIMAH Tbk. Ini menjadi bukti kepedulian perusahaan terhadap masyarakat kami. Kelapa dan mangga dipilih karena nilai jualnya cukup tinggi dan kebutuhan konsumsi juga besar,” ujar Acai.
Ia menjelaskan bahwa Desa Tepus sebenarnya memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pertambangan. Namun banyak lahan bekas galian tambang milik masyarakat yang sudah tidak produktif dan dibiarkan terbengkalai. Melihat kondisi tersebut, pemerintah desa berinisiatif mengubah kawasan yang tidak lagi produktif itu menjadi lahan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Lokasi ini merupakan lokasi ketahanan pangan desa. Selain perkebunan, kami ingin mengembangkan peternakan ayam dan tambak ikan untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi warga,” jelasnya.
Tidak hanya berfokus pada ketahanan pangan, keberadaan kebun desa ini juga berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes). Selain itu, program ini memberikan dampak ekonomi langsung dengan membuka peluang kerja bagi warga. Banyak masyarakat yang dilibatkan dalam proses pengolahan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman.
“Banyak masyarakat terlibat dalam kegiatan ini. Kami senang karena program ini dapat menciptakan peluang kerja bagi warga,” tambah Acai.
Ia juga berharap agar kerja sama antara PT Timah Tbk dan Pemerintah Desa Tepus tidak berhenti di tahap ini saja. Menurutnya, dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar lahan ketahanan pangan ini dapat berkembang menjadi kawasan yang lebih besar dan lebih produktif.
“Kami berharap PT Timah dapat terus bersinergi dalam mengembangkan kawasan ketahanan pangan Desa Tepus ke depannya,” tutupnya.
Program pemanfaatan lahan pascatambang ini menjadi salah satu bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah desa dapat menghasilkan dampak positif bagi masyarakat. Selain meningkatkan produktivitas lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan, inisiatif ini juga menjadi langkah nyata dalam membangun ketahanan pangan lokal sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)
















