PT Timah Gandeng Pelajar dan Masyarakat Sungailiat Bersihkan Taman Sari di World Clean Up Day

World Clean Up Day 2025, PT Timah dan Warga Gotong Royong Jaga Kebersihan Taman Sari

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA) — Dalam rangka memperingati World Clean Up Day 2025, PT Timah Tbk melalui Division Engineering & Operation Excellence menggelar kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Kawasan Taman Sari Sungailiat, Kabupaten Bangka, Jumat (26/9/2025). Senin (29/9/2025)

World Clean Up Day yang setiap tahun diperingati pada 20 September merupakan gerakan sosial global yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk bersama-sama membersihkan dan menjaga kelestarian bumi. Gerakan ini telah menjadi momentum internasional untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.

banner 336x280

Pada peringatan tahun ini, PT Timah melibatkan banyak pihak dalam aksi peduli lingkungan di Taman Sari Sungailiat. Kegiatan gotong royong tersebut terlaksana berkat kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, Ikatan Istri Karyawan Timah (IIKT) Wilayah Sungailiat, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka, serta siswa-siswi SD Maria Goretti dan karyawan PT Timah Tbk. Semua pihak bahu membahu membersihkan kawasan jogging track dan lingkungan sekitar Taman Sari.

Sebagai salah satu aset PT Timah yang dimanfaatkan masyarakat luas, Taman Sari Sungailiat selama ini menjadi ruang publik untuk berolahraga, rekreasi, maupun penyelenggaraan berbagai kegiatan masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan ruang terbuka hijau tersebut sangat penting untuk dijaga bersama agar tetap bersih, nyaman, dan lestari.

Kegiatan gotong royong kali ini bukan sekadar membersihkan taman dan ruang publik, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. PT Timah berharap melalui gerakan sederhana ini, masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan dapat terbiasa menerapkan pola hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Ismir Rachmaddinianto, yang turut hadir dalam kegiatan ini mengatakan, gotong royong merupakan langkah penting dalam memelihara ruang publik yang kerap dimanfaatkan masyarakat.

“Taman Sari ini salah satu aset dari PT Timah yang menjadi tujuan masyarakat Sungailiat untuk jogging atau jalan sehat, sekaligus tempat digelarnya banyak event. Jadi kita harus selalu berupaya menjaga kebersihannya demi kenyamanan bersama, salah satunya melalui gotong royong dalam rangka World Clean Up Day,” ujarnya.

Ismir menambahkan, gotong royong ini juga mampu membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan dan merawat fasilitas publik. Ia menilai partisipasi lintas elemen dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya kepedulian nyata dari masyarakat.

“Kalau tadi kita lihat peserta gotong royong berasal dari karyawan PT Timah, DLH, PMI, serta siswa-siswi SD Maria Goretti, ternyata ada juga siswa-siswi dari sekolah lain yang awalnya hanya datang untuk berolahraga. Namun, mereka akhirnya ikut serta membersihkan kawasan Taman Sari. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang peduli dan mau terlibat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan,” katanya.

Lebih lanjut, Ismir memberikan apresiasi kepada PT Timah yang dinilainya konsisten dalam menyelenggarakan kegiatan peduli lingkungan. Ia mengingatkan bahwa masyarakat perlu memiliki rasa memiliki atau sense of belonging terhadap lingkungan sekitar agar kesadaran menjaga kebersihan dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Hal senada juga disampaikan oleh Fenny, Wali Kelas 6 SD Maria Goretti, yang mendampingi para siswanya dalam kegiatan gotong royong tersebut. Menurutnya, keterlibatan siswa menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter sejak dini.

“Saya sangat senang melihat anak-anak begitu antusias berpartisipasi. Mereka bahkan dengan semangat membawa alat kebersihan dari rumah masing-masing,” ucapnya.

Fenny menilai pengalaman ini memberikan pembelajaran berharga bagi para siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dengan ikut serta dalam kegiatan nyata, para pelajar dapat memahami bagaimana cara sederhana menjaga kebersihan dan kelestarian alam sekitar.

“Saya pikir anak-anak hari ini pasti mendapat pembelajaran yang berarti dari kegiatan gotong royong dalam rangka World Clean Up Day. Mereka bisa merefleksikan diri bagaimana cara menjaga lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Selain itu, Fenny juga mengapresiasi langkah PT Timah yang konsisten melibatkan pelajar dalam kegiatan peduli lingkungan. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut sehingga kepedulian dan kesadaran anak-anak terhadap lingkungan semakin tertanam kuat.

Bagi PT Timah, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dari komitmen keberlanjutan perusahaan. PT Timah menyadari bahwa menjaga kelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan secara sepihak. Diperlukan kerja sama dan kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, lembaga sosial, hingga generasi muda untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.

Melalui peringatan World Clean Up Day, PT Timah ingin menunjukkan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil dan sederhana. Dengan bergotong royong, semua pihak bisa berkontribusi nyata dalam menjaga ruang publik agar tetap nyaman digunakan masyarakat. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed