PT TIMAH Tbk Jalankan Reklamasi dan Mangrove, Seimbangkan Tambang dan Lingkungan

Reklamasi Darat dan Laut Jadi Fokus PT TIMAH Tbk Dorong Ekosistem Pulih

PT Timah Tbk106 Dilihat
banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — PT TIMAH Tbk terus memperkuat komitmennya dalam menerapkan pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui berbagai program terpadu, mulai dari reklamasi darat, rehabilitasi ekosistem laut, hingga penanaman mangrove di wilayah operasional perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk meminimalkan dampak aktivitas pertambangan sekaligus memulihkan fungsi ekologis lingkungan pascatambang secara berkelanjutan. Kamis (18/12/2025)

Dalam pengelolaan lingkungan darat, PT TIMAH Tbk secara konsisten melaksanakan reklamasi lahan pascatambang dengan pendekatan berkelanjutan. Area bekas tambang ditata ulang melalui penyesuaian kontur, perbaikan kualitas tanah, serta penanaman berbagai jenis tanaman produktif, tanaman kehutanan, dan tanaman lokal yang sesuai dengan karakteristik wilayah. Program reklamasi ini tidak hanya berorientasi pada pemulihan lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pemanfaatan lahan secara produktif.

banner 336x280

Pemanfaatan lahan reklamasi tersebut mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat, seperti pertanian, perikanan darat, perkebunan, hingga pengembangan kawasan wisata berbasis lingkungan. Beberapa lokasi reklamasi bahkan dikembangkan menjadi kawasan edu ecotourism yang menggabungkan fungsi edukasi, konservasi, dan ekonomi. Contohnya adalah Kampoeng Reklamasi Air Jangkang dan Kampoeng Reklamasi Selinsing yang memanfaatkan lahan bekas tambang sebagai ruang pembelajaran dan destinasi wisata lingkungan.

Sepanjang tahun 2025, PT TIMAH Tbk telah mereklamasi ratusan hektare lahan pascatambang yang tersebar di wilayah operasional perusahaan. Reklamasi tersebut dilaksanakan sesuai dengan kaidah teknis dan regulasi yang berlaku, serta melalui pengawasan berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan pertumbuhan vegetasi dan pemulihan ekosistem.

Selain reklamasi darat, PT TIMAH Tbk juga aktif melakukan rehabilitasi ekosistem laut. Perusahaan menjalankan berbagai program pemulihan lingkungan pesisir, seperti penenggelaman artificial reef, restocking biota laut, serta penanaman mangrove. Hingga kuartal III tahun 2025, PT TIMAH Tbk telah menenggelamkan 1.920 unit artificial reef. Selain itu, perusahaan juga melakukan restocking kepiting bakau sebanyak 1.000 ekor dan ribuan cumi untuk meningkatkan populasi biota laut.

Upaya rehabilitasi laut ini bertujuan mengembalikan fungsi ekosistem, menjaga keseimbangan perairan, serta mendukung keberlanjutan mata pencaharian nelayan di sekitar wilayah operasional. Mangrove menjadi salah satu fokus utama karena berperan penting dalam mencegah abrasi, menjaga kualitas perairan, dan menjadi habitat alami berbagai biota.

Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen melaksanakan pengelolaan lingkungan berkelanjutan sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG. “PT TIMAH Tbk melaksanakan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, salah satunya melalui reklamasi di darat dan laut. Program ini dilaksanakan secara konsisten dan melibatkan masyarakat,” ujarnya.

Pelibatan masyarakat dilakukan melalui berbagai skema pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan, seperti agroforestri dan pengelolaan ekowisata. Di Kampoeng Reklamasi Selinsing, PT TIMAH Tbk berkolaborasi dengan BUMDes setempat agar manfaat reklamasi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Melalui upaya ini, perusahaan berupaya menyeimbangkan kegiatan operasional dengan pelestarian lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang.

Ke depan, PT TIMAH Tbk menyatakan akan terus meningkatkan kualitas program pemulihan lingkungan dengan mengedepankan inovasi, kolaborasi multipihak, serta transparansi pelaksanaan. Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan setiap program memberikan dampak ekologis dan sosial yang nyata.

Dengan pengelolaan lingkungan yang terukur dan partisipatif, PT TIMAH Tbk berharap praktik pertambangan yang dijalankan dapat berjalan selaras dengan upaya perlindungan alam, penguatan ekonomi lokal, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Komitmen ini juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap target pembangunan nasional dan daerah secara bertanggung jawab. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *