PT TIMAH Tbk Salurkan 80 Life Jacket di Karimun, Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas

Kurangi Risiko Kecelakaan Laut, PT TIMAH Tbk Perkuat Keselamatan Nelayan Karimun Lewat Bantuan Life Jacket

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (KARIMUN) — PT TIMAH Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan tradisional. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menyalurkan bantuan sebanyak 80 life jacket kepada sejumlah kelompok nelayan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Jumat (28/11/2025)

Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan (CDKP) Provinsi Kepri di Karimun. Adapun kelompok nelayan penerima bantuan berasal dari beberapa wilayah, seperti Kundur Barat, Ranggam, dan Leho. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan aspek keselamatan para nelayan selama melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut yang kerap memiliki risiko tinggi.

banner 336x280

Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri di Karimun, Yova Apriazir, mengungkapkan bahwa kondisi keselamatan nelayan tradisional di wilayah tersebut masih memprihatinkan. Banyak dari mereka belum memiliki peralatan keselamatan yang memadai, termasuk life jacket yang menjadi perlengkapan dasar.

“Banyak nelayan kita yang belum memiliki life jacket karena harganya cukup mahal, bisa mencapai Rp300 ribu per unit. Sehingga kita bersama PT TIMAH Tbk memberikan bantuan life jacket yang merupakan salah satu alat keselamatan utama yang harus dimiliki nelayan,” kata Yova.

Menurutnya, penggunaan life jacket memiliki peran vital terutama dalam situasi darurat di laut. Dalam kondisi cuaca buruk atau kecelakaan kapal, alat tersebut dapat menjadi penyelamat selama nelayan menunggu pertolongan.

“Life jacket sangat penting untuk menyelamatkan nyawa ketika terjadi musibah di laut. Dengan life jacket, setidaknya dua jam pertama mereka masih bisa bertahan untuk menunggu pertolongan. Ini sangat vital bagi keselamatan jiwa nelayan,” ujar Yova menegaskan.

Ia pun mengapresiasi konsistensi PT TIMAH Tbk yang selama ini aktif memberikan kontribusi bagi masyarakat pesisir. Selain bantuan alat keselamatan, menurut Yova, perusahaan juga kerap menyalurkan bantuan sosial lain seperti paket sembako dan dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian PT TIMAH Tbk yang peduli terhadap keselamatan nelayan. Semoga ke depan lebih banyak lagi CSR yang dapat membantu, tidak hanya alat keselamatan, tetapi juga alat tangkap atau bahkan pompong,” tambahnya.

Bantuan life jacket tersebut tidak hanya dipandang sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan kerja nelayan, tetapi juga sebagai langkah strategis memperkuat keberlanjutan sektor perikanan tradisional. Aktivitas melaut yang penuh risiko, terutama pada musim angin kencang, membuat perlengkapan keselamatan menjadi kebutuhan mendesak.

PT TIMAH Tbk melalui program TJSL menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi komunitas yang berada di wilayah operasional. Dukungan terhadap nelayan dianggap sebagai bagian penting dari usaha menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

Pemberian life jacket ini juga menjadi pengingat bahwa keselamatan dalam bekerja tidak boleh diabaikan. Dengan tersedianya alat keselamatan yang layak, risiko kecelakaan yang mengancam jiwa nelayan diharapkan dapat ditekan.

Melalui program ini, PT TIMAH Tbk kembali membuktikan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada aktivitas operasional, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *