KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) — PT TIMAH Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penyaluran bantuan alat tangkap kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Pesisir Dusun Kedimpel, Desa Baskara Bakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Rabu (11/2/2026)
Bantuan yang diserahkan berupa berbagai jenis alat tangkap sesuai kebutuhan nelayan, antara lain jaring ikan, jaring udang, jaring kepiting, batu pemberat, serta perlengkapan pendukung lainnya. Dukungan ini diharapkan mampu menunjang aktivitas melaut para nelayan sekaligus meningkatkan produktivitas hasil tangkapan mereka.
Ketua Kelompok Nelayan Pesisir Dusun Kedimpel, M. Riduan, menjelaskan bahwa nelayan di wilayah tersebut memiliki pola tangkapan yang sangat bergantung pada musim. Pada musim tertentu, hasil laut yang dominan adalah kepiting, sementara di musim lainnya lebih banyak udang atau ikan.
Menurutnya, kondisi tersebut mengharuskan nelayan memiliki lebih dari satu jenis jaring agar dapat menyesuaikan alat tangkap dengan potensi hasil laut yang sedang melimpah.
“Nelayan memang harus punya beberapa jenis jaring karena ada musimnya masing-masing. Kalau beli sekaligus harganya lumayan, apalagi jaring udang lumayan mahal. Biasanya kalau mau beli jaring ini mikirin biaya, kalau beli juga paling sedikit-sedikit,” ujar Riduan.
Ia menambahkan, sebagai nelayan tradisional, penghasilan yang diperoleh umumnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keterbatasan modal seringkali membuat nelayan kesulitan memperbarui alat tangkap yang sudah rusak atau tidak layak pakai.
Dengan adanya bantuan dari PT TIMAH Tbk, para nelayan kini memiliki perlengkapan yang lebih memadai untuk melaut. Riduan mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian perusahaan terhadap kelompok nelayan di desanya.
“Dengan adanya bantuan dari PT TIMAH Tbk, kami sangat terbantu untuk melengkapi alat tangkap. Kami senang dan Alhamdulillah, terima kasih kepada PT TIMAH Tbk. Semoga bantuan seperti ini bisa berkelanjutan,” katanya.
Hal senada disampaikan anggota kelompok nelayan, Iwan. Ia merasakan langsung dampak positif dari penggunaan jaring baru yang masih dalam kondisi baik. Menurutnya, kualitas alat tangkap sangat berpengaruh terhadap hasil tangkapan.
“Kalau sebelumnya hasil tangkapan sekitar 1 kilogram, sekarang bisa meningkat sampai 3 kilogram karena alatnya masih baru dan layak pakai,” ungkapnya.
Iwan menyebutkan, bantuan tersebut sangat berarti bagi nelayan yang selama ini menggantungkan hidup sepenuhnya dari hasil laut. Meski pendapatan tidak selalu stabil, peningkatan hasil tangkapan memberikan harapan baru untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.
Sementara itu, Kepala Desa Baskara Bakti, Bahtiar Efendi, mengapresiasi konsistensi PT TIMAH Tbk dalam mendukung masyarakat pesisir di wilayahnya. Ia menyebutkan, sebelumnya nelayan di Dusun Batu Kemiri Tanah Merah juga telah menerima bantuan serupa.
“Terima kasih PT TIMAH Tbk yang sudah peduli kepada masyarakat kami. Sekarang nelayan di Dusun Kedimpel mendapat bantuan, semoga nanti bisa terus berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui program bantuan ini, PT TIMAH Tbk tidak hanya memberikan dukungan sarana produksi, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir di wilayah operasionalnya. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)










