Tekan Harga Pangan, Hidayat Arsani Turun Langsung Buka Pasar Murah di Terminal Selindung

Bantu Warga Sambut Lebaran, Gubernur Hidayat Arsani Subsidi Beras dan Salurkan Sembako

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengambil langkah cepat untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pasar murah dan bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digelar di Terminal Selindung, Kota Pangkalpinang, Kamis (12/3/2026). Jum’at (13/3/2026)

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Babel, Noni Hidayat Arsani. Selain meninjau langsung pelaksanaan pasar murah, Gubernur juga menyerahkan bantuan sembako kepada sejumlah warga yang membutuhkan.

banner 336x280

Program pasar murah ini merupakan salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pada periode tersebut, permintaan bahan pangan biasanya meningkat sehingga berpotensi memicu kenaikan harga di pasar.

Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok merupakan bagian dari tanggung jawab negara kepada masyarakat.

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Melalui pasar murah ini kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dan dapat dijangkau oleh masyarakat sehingga mereka dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang,” ujar Hidayat di sela-sela peninjauan kegiatan.

Menurutnya, kegiatan pasar murah tidak hanya bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mengendalikan inflasi daerah yang sering meningkat menjelang hari besar keagamaan.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan terus memperluas pelaksanaan pasar murah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah.

Jika sebelumnya pasar murah lebih banyak dilaksanakan di lingkungan kantor pemerintahan, ke depan pemerintah berencana menghadirkan kegiatan tersebut langsung di tengah masyarakat hingga tingkat kecamatan.

“Ke depan kita ingin pasar murah hadir di seluruh kecamatan di Bangka Belitung sehingga masyarakat bisa lebih mudah mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Hidayat juga berdialog dengan sejumlah warga yang datang untuk berbelanja. Ia menanyakan langsung harga bahan pokok serta memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan manfaat dari kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Subekti Saputra, menjelaskan bahwa pasar murah merupakan program rutin yang dilaksanakan pemerintah daerah setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, program tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

“Program pasar murah ini dilaksanakan bekerja sama dengan para distributor bahan pokok yang menyediakan berbagai komoditas kebutuhan masyarakat,” jelas Subekti.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Sejumlah komoditas yang tersedia antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, telur, serta berbagai produk hortikultura seperti sayuran dan bumbu dapur.

Beberapa komoditas dijual dengan harga yang cukup jauh di bawah harga pasar. Misalnya beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga Rp59.000 per lima kilogram. Minyak goreng dijual seharga Rp19.000 per liter, gula pasir Rp17.000 per kilogram, serta tepung terigu Rp11.000 per kilogram.

Selain kebutuhan pokok, masyarakat juga dapat membeli berbagai bumbu dapur serta aneka bahan untuk membuat kue lebaran yang biasanya meningkat permintaannya menjelang Idul Fitri.

Tak hanya menyediakan bahan pangan murah, Gubernur Hidayat Arsani juga memberikan subsidi tambahan untuk komoditas beras premium. Harga beras premium yang semula dijual Rp75.000 per lima kilogram diturunkan menjadi Rp50.000 per lima kilogram melalui subsidi pemerintah daerah.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya.

Selain pasar murah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan bazar UMKM yang melibatkan para pelaku usaha kecil dan menengah di Bangka Belitung. Berbagai produk lokal seperti makanan olahan, kerajinan tangan, serta produk khas daerah turut dipamerkan dan dijual kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Hidayat Arsani juga menyerahkan bantuan sembako kepada sejumlah warga kurang mampu. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kebahagiaan terlihat dari wajah para penerima bantuan. Salah satunya Sutiara (78), warga Kelurahan Selindung yang menerima bantuan langsung dari Gubernur Babel.

Dengan wajah haru, nenek yang memiliki empat anak dan tujuh cucu tersebut mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas bantuan ini. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan dimudahkan dalam memimpin,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan sembako tersebut sangat membantu dirinya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan pasar murah dan bazar UMKM ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah optimistis stabilitas harga bahan pokok dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di Bangka Belitung menjelang perayaan Idul Fitri.

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung pun berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan warga di tengah dinamika harga kebutuhan pokok. (Faras Prakasa/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *