KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Warga Perumahan Ceria Village, Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam sebuah rumah kosong, Selasa (21/6/2026) malam. Rabu (22/7/2026)
Jasad pria tersebut ditemukan dalam kondisi telah mengeluarkan bau menyengat. Penemuan itu sontak membuat warga sekitar berdatangan dan memenuhi area sekitar rumah kosong yang menjadi lokasi kejadian.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Sejumlah personel terlihat melakukan pemeriksaan awal di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi juga dipasang untuk membatasi warga agar tidak mendekati lokasi penemuan jasad.
Proses evakuasi jasad berlangsung pada malam hari dan disaksikan oleh sejumlah warga yang sejak petang telah berkumpul di sekitar lokasi. Jasad korban kemudian dievakuasi oleh petugas untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Bangka Belitung guna menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Kapolsek Bukit Intan, AKP Epriansyah, mengatakan jasad tersebut dibawa oleh Tim Inafis bersama Dokpol ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Babel. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan identitas korban sekaligus mengetahui secara lebih mendalam penyebab kematian.
“Untuk jenazah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda, untuk keperluan identifikasi intensif baik dari Tim Inafis ataupun Dokpol Polda,” ujar AKP Epriansyah.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan olah TKP yang dilakukan oleh petugas kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Meski demikian, kepolisian belum dapat menyimpulkan secara pasti penyebab kematian pria tersebut. Pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan melalui proses visum dan identifikasi yang dilakukan oleh Tim Inafis dan Dokpol.
“Berdasarkan hasil olah TKP sementara, bahwa jenazah tersebut tidak ada mengalami tanda-tanda kekerasan. Untuk lebih jelasnya mungkin kita menunggu hasil Tim Inafis dan Dokpol melakukan visum lebih dalam lagi,” jelasnya.
Kepolisian juga masih melakukan pendalaman terkait identitas korban serta kronologi hingga pria tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di rumah kosong tersebut.
Sementara itu, informasi mengenai penemuan jasad pertama kali diketahui warga menjelang waktu Magrib. Ketua RT 2 Kelurahan Air Itam, Aswani, mengatakan dirinya mendapat laporan dari warga mengenai adanya dugaan penemuan mayat di sebuah rumah yang sudah lama tidak ditempati.
Menurut Aswani, penemuan tersebut bermula dari kecurigaan warga terhadap bau menyengat yang tercium dari sekitar rumah kosong. Warga kemudian berusaha mencari sumber bau tersebut hingga akhirnya mengarah ke rumah yang berada di lokasi kejadian.
Warga yang penasaran kemudian mencoba melihat kondisi bagian dalam rumah melalui sela-sela jendela. Dari situ, warga melihat adanya sosok seorang pria yang telah tergeletak dan tidak bergerak di dalam rumah.
“Sekitar Magrib dapat kabar. Warga lapor ke saya, katanya ada penemuan mayat,” kata Aswani.
Ia menuturkan, warga awalnya hanya mencium bau tidak sedap yang semakin lama semakin menyengat. Setelah dilakukan pencarian, bau tersebut diduga berasal dari dalam rumah kosong.
“Kata warga mereka penasaran dengan bau menyengat. Dicari-cari, dari dalam rumah ini. Dilihat dari sela, ada mayat di dalam,” ujarnya.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan area sekitar rumah dengan memasang garis polisi.
Saat proses evakuasi berlangsung, bau menyengat dari jasad korban masih tercium di sekitar lokasi. Sejumlah warga bahkan terlihat menutup hidung ketika petugas membawa jasad korban keluar dari rumah menuju mobil ambulans kepolisian.
Jasad pria tersebut selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Babel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian masih menunggu hasil identifikasi dan visum untuk mengungkap secara pasti identitas serta penyebab kematian korban.
Hingga proses pemeriksaan selesai, polisi belum menyampaikan informasi lebih jauh mengenai identitas pria tersebut. Masyarakat juga diminta tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian diperoleh.
Pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap fakta di balik penemuan jasad pria tersebut di rumah kosong kawasan Perumahan Ceria Village, Air Itam. (Sumber : Bangkapos.com, Editor : KBO Babel)
















