KBOBABEL.COM (BABEL)– Suasana mencekam menyelimuti warga Payak Ubi Sukadamai, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), setelah ditemukannya mayat seorang perempuan berinisial KS (55) pada Rabu siang (3/9/2025). Penemuan ini sontak menggegerkan masyarakat setempat, terlebih lokasi jasad korban berada di sebuah parit di kawasan jalan gang kubur, Jalan Damai, Kecamatan Toboali. Kamis (4/9/2025)
Informasi yang dihimpun di lapangan, korban terakhir terlihat masih beraktivitas pada Selasa malam. Namun keesokan harinya, warga justru menemukan tubuh KS sudah tak bernyawa dalam kondisi telungkup di parit. Kabar ini cepat menyebar sehingga membuat rumah korban dipadati warga yang ingin mengetahui kejadian sebenarnya. Tangis keluarga pun pecah ketika mendengar kabar duka tersebut.
Salah seorang kerabat korban menuturkan, KS dikenal sebagai sosok yang ramah dengan tetangga.
“Terakhir malam tadi beliau masih terlihat. Kami semua kaget dapat kabar siang ini sudah ditemukan meninggal dunia,” ujar salah satu anggota keluarga dengan nada terisak.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Toboali bersama tim INAFIS Polres Basel serta Tim Macan Selatan segera turun ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Polisi langsung memasang garis polisi di sekitar area penemuan untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Toboali, Iptu M. Syah Fetrianto, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
“Benar, kami menerima laporan penemuan mayat ini sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah itu, kami langsung menuju lokasi penemuan untuk melakukan olah TKP,” ujar Iptu M. Syah.
Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, polisi menemukan korban dalam posisi telungkup dengan kondisi wajah mengalami luka. Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti dari kematian KS.
“Korban ditemukan dalam keadaan telungkup dan ada bagian wajah yang terluka. Namun, untuk penyebab kematian kami belum bisa memastikan. Saat ini jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah untuk dilakukan visum,” tegasnya.
Proses visum di RSUD diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas apakah korban meninggal akibat kecelakaan, sakit mendadak, atau ada unsur tindak pidana yang menyertainya. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk keluarga dan warga sekitar, yang terakhir kali melihat keberadaan korban.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di rumah duka masih dipenuhi pelayat. Beberapa tetangga mengaku masih tidak percaya dengan kabar tersebut karena sehari-hari korban dikenal aktif berinteraksi dengan masyarakat sekitar.
“Kami berharap polisi bisa segera mengungkap penyebab kematian beliau. Warga di sini jadi resah karena kejadian ini di luar dugaan,” ungkap salah seorang warga setempat.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban.
“Kami mohon masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Serahkan sepenuhnya pada kami untuk melakukan penyelidikan,” tambah Kapolsek.
Penemuan mayat ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kepolisian juga membuka kemungkinan untuk melakukan autopsi apabila hasil visum mengarah pada dugaan tindak pidana.
Kasus ini kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Basel bersama Polsek Toboali. Polisi berjanji akan menginformasikan perkembangan terbaru kepada publik setelah hasil visum keluar dan keterangan saksi-saksi diperoleh secara lengkap.
Dengan adanya peristiwa ini, warga Toboali diingatkan untuk tetap waspada serta menjaga lingkungan sekitar. Kejadian penemuan mayat KS menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat, sekaligus menimbulkan tanda tanya besar yang kini tengah dicari jawabannya oleh pihak berwenang. (Sumber : RADARBAHTERA.COM, Editor : KBO Babel)










