
KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, secara resmi membuka Turnamen Futsal Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) ke-7 se-Pangkalpinang yang digelar di GOR Sahabuddin, Minggu (19/4/2026). Pembukaan ditandai dengan sepakan pertama sebagai simbol dimulainya kompetisi yang diikuti puluhan tim dari berbagai gereja. Senin (20/4/2026)
Turnamen ini diikuti sebanyak 29 tim yang berasal dari 20 gereja di Kota Pangkalpinang. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda olahraga yang tidak hanya menonjolkan kompetisi, tetapi juga mempererat hubungan antarjemaat melalui semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Dessy Ayutrisna mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa olahraga, khususnya futsal, dapat menjadi sarana efektif untuk membangun karakter sportivitas sekaligus memperkuat tali persaudaraan.
“Melalui turnamen ini kita melihat sportivitas dan ini merupakan kegiatan yang positif di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dalam setiap pertandingan. Menurutnya, kompetisi tidak hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang bagaimana para peserta dapat menjunjung tinggi fair play dan saling menghargai satu sama lain.
Turnamen futsal GKPS ke-7 ini dijadwalkan berlangsung hingga 3 Mei 2026. Selain memperebutkan piala bergilir, para peserta juga berkesempatan mendapatkan uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan prestasi yang diraih.
Dessy berharap, seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar dan kondusif hingga akhir turnamen. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai sarana memperluas pergaulan dan mempererat hubungan antar gereja.
“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan saling kenal antar pemain. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membanggakan Kota Pangkalpinang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Turnamen GKPS ke-7, Dedi Purba, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek kompetisi olahraga, tetapi juga memiliki tujuan sosial dan spiritual.
Menurutnya, turnamen ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarjemaat gereja di Pangkalpinang. Melalui olahraga, nilai-nilai kebersamaan, kasih, dan persaudaraan dapat diwujudkan dalam suasana yang santai namun tetap kompetitif.
“Kami ingin turnamen ini menjadi olahraga bersama, secara sportif menunjukkan kasih persaudaraan gereja se-Pangkalpinang sebagai pengikut Kristus. Pada kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak,” ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi, terlihat dari jumlah tim yang berpartisipasi. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan olahraga berbasis komunitas keagamaan masih memiliki daya tarik besar di tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya turnamen ini, diharapkan dapat lahir semangat kebersamaan yang semakin kuat di antara masyarakat lintas gereja. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk aktif dalam kegiatan positif serta menjauhi hal-hal yang bersifat negatif.
Turnamen futsal GKPS ke-7 menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi jembatan yang efektif dalam membangun harmoni sosial, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat sportivitas di tengah keberagaman masyarakat Kota Pangkalpinang. (Muhammad Rizky Ramadhan/KBO Babel)











